Tugas Kampus untuk DosenKu Mr. Muhamad Danuri, M.Kom


You are not connected. Please login or register

Tugas pengumpulan data

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

1 Tugas pengumpulan data on Sat Nov 25, 2017 11:00 am

admin

avatar
Admin
Dikumpulkan disini.......

Lihat profil user http://tugasku.netgoo.org

2 Re: Tugas pengumpulan data on Sun Nov 26, 2017 8:57 am

TUGAS ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI
MATERI : PENGUMPULAN DATA
[/color]

KELOMPOK :
1. Rika Salsa Ervitaningsih ( 16021278 )
2. Minto ( 16021272 )

1. Pengumpulan data adalah teknik atau cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian.

2. Metode-metode dalam pengumpulan data penelitian :
1. Wawancara
   Wawancara adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara peneliti dan narasumber. Seiring perkembangan teknologi, metode wawancara dapat pula dilakukan melalui media-media tertentu, misalnya telepon, email, atau skype. Wawancara terbagi atas dua kategori, yakni wawancara terstruktur dan tidak terstruktur.
a. Wawancara terstruktur
   Dalam wawancara terstruktur, peneliti telah mengetahui dengan pasti informasi apa yang hendak digali dari narasumber. Pada kondisi ini, peneliti biasanya sudah membuat daftar pertanyaan secara sistematis. Peneliti juga bisa menggunakan berbagai instrumen penelitian seperti alat bantu recorder, kamera untuk foto, serta instrumen-instrumen lain.
b. Wawancara tidak terstruktur
   Wawancara tidak terstruktur adalah wawancara bebas. Peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang berisi pertanyaan-pertanyaan spesifik, namun hanya memuat poin-poin penting dari masalah yang ingin digali dari responden.
2. Observasi
  Observasi adalah metode pengumpulan data yang kompleks karena melibatkan berbagai faktor dalam pelaksanaannya. Metode pengumpulan data observasi tidak hanya mengukur sikap dari responden, namun juga dapat digunakan untuk merekam berbagai fenomena yang terjadi. Teknik pengumpulan data observasi cocok digunakan untuk penelitian yang bertujuan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja, dan gejala-gejala alam. Metode ini juga tepat dilakukan pada responden yang kuantitasnya tidak terlalu besar. Metode pengumpulan data observasi terbagi menjadi dua kategori, yakni:
a. Participant observation
  Dalam participant observation, peneliti terlibat secara langsung dalam kegiatan sehari-hari orang atau situasi yang diamati sebagai sumber data.
b. Non participant observation
   Berlawanan dengan participant observation, non participant observation merupakan observasi yang penelitinya tidak ikut secara langsung dalam kegiatan atau proses yang sedang diamati.
3. Angket (kuesioner)
   Kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang lebih efisien bila peneliti telah mengetahui dengan pasti variabel yag akan diukur dan tahu apa yang diharapkan dari responden. Selain itu kuesioner juga cocok digunakan bila jumlah responden cukup besar dan tersebar di wilayah yang luas.
Berdasarkan bentuk pertanyaannya, kuesioner dapat dikategorikan dalam dua jenis, yakni
a. Kuesioner Terbuka
   Kuesioner terbuka adalah kuesioner yang memberikan kebebasan kepada objek penelitian untuk menjawab. Sementara itu.
b. Kuesioner Tertutup
   Kuesioner tertutup adalah kuesioner yang telah menyediakan pilihan jawaban untuk dipilih oleh objek penelitian. Seiring dengan perkembangan, beberapa penelitian saat ini juga menerapkan metode kuesioner yang memiliki bentuk semi terbuka. Dalam bentuk ini, pilihan jawaban telah diberikan oleh peneliti, namun objek penelitian tetap diberi kesempatan untuk menjawab sesuai dengan kemauan mereka.
4. Studi Dokumen
   Studi dokumen adalah metode pengumpulan data yang tidak ditujukan langsung kepada subjek penelitian. Studi dokumen adalah jenis pengumpulan data yang meneliti berbagai macam dokumen yang berguna untuk bahan analisis. Dokumen yang dapat digunakan dalam pengumpulan data dibedakan menjadi dua, yakni:
a. Dokumen primer
   Dokumen primer adalah dokumen yang ditulis oleh orang yang langsung mengalami suatu peristiwa, misalnya: autobiografi
b. Dokumen sekunder
   Dokumen sekunder adalah dokumen yang ditulis berdasarkan oleh laporan/ cerita orang lain, misalnya: biografi.

3. Persiapan yang dibuat untuk pengumpulan data dengan metode interview :
- Membaca materi latar belakang.
- Menetapkan tujuan interview.
- Menentukan siapa yang akan diinterview.
- Menyiapkan orang yang akan diinterview.
- Penguasaan materi, berkenaan dengan tema dan poin-poin permasalahan penting yang akan ditanyakan.
- Mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan berkenaan dengan informasi yang diperlukan.
- Mempersiapkan diri secara mental untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
- Mempersiapkan peralatan yang diperlukan untuk interview.

4. Persiapan yang dibuat untuk pengumpulan data dengan metode quesioner :
- Menentukan tujuan penelitian.
- Menentukan kelompok sampel.
- Merancang kuesioner.
- Menguji cobakan kuesioner.
- Komunikasi awal dengan sampel.
- Surat pengantar kuesioner.
- Tindak lanjut.
- Menganalisis data kuesioner.

5. Keunggulan dan kelemahan metode observasi pada kegiatan pengumpulan data dibanding dengan metode lain.
KEUNGGULAN :
1. Merupakan alat yang langsung untuk menyelidiki bermacam-macam gejala.
2. Data yang dikumpulkan melalui observasi cenderung mempunyai keandalan yang tinggi.
3. Memungkinkan pencatatan yang serempak dengan terjadinya suatu gejala.
4. Penganalisis melalui observasi dapat melihat langsung apa yang sedang dikerjakan. Pekerjaan yang rumit kadang-kadang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Melalui observasi, penganalisis dapat mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang tidak tepat yang telah digambarkan oleh teknik pengumpulan data yang lain.  
5. Dengan observasi, penganalisis dapat lingkungan fisik dari kegiatan-kegiatan. Misalnya tata letak fisik peralatan, penerangan, dll.

KELEMAHAN :
1. Banyak kejadian-kejadian yang tidak dicapai dengan observasi langsung/ observasi langsung tidak sesuai untuk penelitian kehidupan pribadi seseorang yang sangat rahasia.
2. Jika observer mengetahui dirinya diselidiki mungkin dengan sengaja menimbulkan kesan yang menyenangkan atau sebaliknya.
3. Timbulnya kejadian tidak selalu dapat diramalkan sehingga observer dapat hadir untuk mengobservasi kejadian itu.
4. Tugas observasi dapat terganggu sewaktu-waktu.
5. Terbatasi oleh lamanya waktu kejadian.

6. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data :
Metode yang digunakan dalam pengumpulan data saya adalah metode wawancara. Metode wawancara dilakukan dengan tatap muka dan tanya jawab langsung antara peneliti dan narasumber. Seiring perkembangan teknologi, metode wawancara dapat pula dilakukan melalui media-media tertentu seperti telepon, email atau skype. Menggunakan metode wawancara menurut saya sangat efektif karena kita dapat menanyakan secara langsung kepada objek yang pernah melakukan penelitian sebelumnya.



Terakhir diubah oleh Rika Salsa E. tanggal Wed Nov 29, 2017 3:56 am, total 3 kali diubah

Lihat profil user
1. Pengumpulan data
adalah teknik atau cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Sementara itu instrumen pengumpulan data merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data.

2. Metode-metode dalam pengumpulan data penelitian :
Metode pengumpulan data berdasarkan konsep operasional pengumpulan data ada 3:

A. Observasi : adalah metode pengumpulan data yang kompleks melalui proses pencatatan secara cermat dan sistematis terhadap objek yang diamati secara langsung karena melibatkan berbagai faktor dalam pelaksanaannya. Metode pengumpulan data observasi terbagi menjadi dua kategori, yakni:
a. Participant observation
Peneliti terlibat secara langsung dalam kegiatan sehari-hari orang atau situasi yang diamati sebagai sumber data.
b. Non participant observation
Observasi yang penelitinya tidak ikut secara langsung dalam kegiatan atau proses yang sedang diamati.
B. Wawancara: yaitu metode pengumpulan data dengan cara bertanya langsung kepada resonden .Wawancara terbagi atas dua kategori, yakni wawancara terstruktur dan tidak terstruktur.
a. Wawancara terstruktur
- peneliti telah mengetahui dengan pasti informasi apa yang hendak digali dari narasumber
- peneliti sudah membuat daftar pertanyaan secara sistematis.
- Peneliti juga bisa menggunakan berbagai instrumen penelitian seperti alat bantu recorder, kamera untuk foto, serta instrumen-instrumen lain.
b. Wawancara tidak terstruktur
Wawancara tidak terstruktur adalah wawancara bebas. Peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang berisi pertanyaan-pertanyaan spesifik, namun hanya memuat poin-poin penting dari masalah yang ingin digali dari responden.
C. Penyebaran data isian/angket: daftar lisan yang memadai sebagai bahan dasar pengumpulan informasi serta informasi tentang keberadaan calon responden dimana mereka bermukim. Berdasarkan bentuk pertanyaannya, kuesioner dapat dikategorikan dalam dua jenis, yakni :
- Kuesioner Terbuka
Kuesioner terbuka adalah kuesioner yang memberikan kebebasan kepada objek penelitian untuk menjawab.
- Kuesioner Tertutup
Kuesioner tertutup adalah kuesioner yang telah menyediakan pilihan jawaban untuk dipilih oleh objek penelitian. Dalam bentuk ini, pilihan jawaban telah diberikan oleh peneliti, namun objek penelitian tetap diberi kesempatan untuk menjawab sesuai dengan kemauan mereka.
D. Studi Dokumen
Studi dokumen adalah metode pengumpulan data yang tidak ditujukan langsung kepada subjek penelitian. Studi dokumen adalah jenis pengumpulan data yang meneliti berbagai macam dokumen yang berguna untuk bahan analisis. Dokumen yang dapat digunakan dalam pengumpulan data dibedakan menjadi dua, yakni:
a. Dokumen primer
Dokumen primer adalah dokumen yang ditulis oleh orang yang langsung mengalami suatu peristiwa, misalnya: autobiografi
b. Dokumen sekunder
Dokumen sekunder adalah dokumen yang ditulis berdasarkan oleh laporan/ cerita orang lain, misalnya: biografi
3. Persiapan yang dibuat untuk pengumpulan data dengan metode interview :
- Seleksi individu untuk diwawancarai.
- Pendekatan terhadap orang yang telah diseleksi.
- Membaca materi latar belakang.
- Menetapkan tujuan interview.
- Menyiapkan orang yang akan diinterview.
- Penguasaan materi, berkenaan dengan tema dan poin-poin permasalahan penting yang akan ditanyakan.
- Mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan berkenaan dengan informasi yang diperlukan.
- Mempersiapkan diri secara mental untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
- Mempersiapkan peralatan yang diperlukan untuk interview.

4. Persiapan yang dibuat untuk pengumpulan data dengan metode quesioner :

1. Merumuskan tujuan yang akan dicapai dengan kuesioner.
2. Mengidentifikasikan variabel yang akan dijadikan sasaran kuesioner.
3. Menjabarkan setiap variabel menjadi sub variabel yang lebih spesifik dan tunggal
4. Menentukan jenis data yang akan dikumpulkan, sekaligus untuk menentukan teknik analisisnya


5. Keunggulan dan kelemahan metode observasi pada kegiatan pengumpulan data dibanding dengan metode lain.

a. Kelebihan Metode Observasi :
1) Merupakan alat yang langsung untuk menyelidiki bermacam-macam gejala;
2) Untuk observer, teknik observasi lebih sedikit tuntutannya;
3) Memungkinkan pencatatan yang serempak dengan terjadinya suatu gejala;
4) Tidak tergantung kepada self- report;
5) Banyak kejadian-kejadian penting tidak dapat diperoleh dengan pengamatan langsung.
b. Kelemahan Metode Observasi:
1) Banyak kejadian-kejadian yang tidak dicapai dengan observasi langsung/observasi langsung tidak sesuai untuk penelitian kehidupan pribadi seseorang yang sangat rahasia;
2) Jika observer mengetahui dirinya diselidiki mungkin dengan sengaja menimbulkan kesan yang menyenangkan atau sebaliknya;
3) Timbulnya kejadian tidak selalu dapat diramalkan sehingga observer dapat hadir untuk mengobservasi kejadian itu;
4) Tugas observasi dapat terganggu pada sewaktu-waktu;
5) Terbatasi oleh lamanya waktu kejadian.

6. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data :
Pada penelitian ini kami menggunakan metode observasi, yaitu metode pengumpulan data yang kompleks melalui proses pencatatan secara cermat dan sistematis terhadap objek yang kami amati secara langsung karena melibatkan berbagai faktor dalam pelaksanaannya. Kami menggunakan Metode pengumpulan data Participant observation dan Non participant observation karena pada penelitian kali ini, kami terlibat secara langsung sebagai konsumen dalam kegiatan sehari-hari atau situasi yang kami amati sebagai sumber data. Tapi disisi lain kami tidak ikut secara langsung dalam beberapa kegiatan atau proses yang sedang diamati.



Terakhir diubah oleh nadhir tanggal Tue Dec 05, 2017 12:01 pm, total 1 kali diubah

Lihat profil user

4 Re: Tugas pengumpulan data on Fri Dec 01, 2017 5:02 pm

Nama : Niswatul Khoiriyah (16021274)
         Ratih Triandari      (16021276)


1. Pengumpulan data
adalah teknik atau cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian.
2. Metode-metode dalam pengumpulan data penelitian :
1. Wawancara
  Wawancara adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara peneliti dan narasumber. Seiring perkembangan teknologi, metode wawancara dapat pula dilakukan melalui media-media tertentu, misalnya telepon, email, atau skype. Wawancara terbagi atas dua kategori, yakni wawancara terstruktur dan tidak terstruktur.
a. Wawancara terstruktur
  Dalam wawancara terstruktur, peneliti telah mengetahui dengan pasti informasi apa yang hendak digali dari narasumber. Pada kondisi ini, peneliti biasanya sudah membuat daftar pertanyaan secara sistematis. Peneliti juga bisa menggunakan berbagai instrumen penelitian seperti alat bantu recorder, kamera untuk foto, serta instrumen-instrumen lain.
b. Wawancara tidak terstruktur
  Wawancara tidak terstruktur adalah wawancara bebas. Peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang berisi pertanyaan-pertanyaan spesifik, namun hanya memuat poin-poin penting dari masalah yang ingin digali dari responden.
2. Observasi
 Observasi adalah metode pengumpulan data yang kompleks karena melibatkan berbagai faktor dalam pelaksanaannya. Metode pengumpulan data observasi tidak hanya mengukur sikap dari responden, namun juga dapat digunakan untuk merekam berbagai fenomena yang terjadi. Teknik pengumpulan data observasi cocok digunakan untuk penelitian yang bertujuan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja, dan gejala-gejala alam. Metode ini juga tepat dilakukan pada responden yang kuantitasnya tidak terlalu besar. Metode pengumpulan data observasi terbagi menjadi dua kategori, yakni:
a. Participant observation
 Dalam participant observation, peneliti terlibat secara langsung dalam kegiatan sehari-hari orang atau situasi yang diamati sebagai sumber data.
b. Non participant observation
  Berlawanan dengan participant observation, non participant observation merupakan observasi yang penelitinya tidak ikut secara langsung dalam kegiatan atau proses yang sedang diamati.
3. Angket (kuesioner)
  Kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang lebih efisien bila peneliti telah mengetahui dengan pasti variabel yag akan diukur dan tahu apa yang diharapkan dari responden. Selain itu kuesioner juga cocok digunakan bila jumlah responden cukup besar dan tersebar di wilayah yang luas.
Berdasarkan bentuk pertanyaannya, kuesioner dapat dikategorikan dalam dua jenis, yakni
a. Kuesioner Terbuka
  Kuesioner terbuka adalah kuesioner yang memberikan kebebasan kepada objek penelitian untuk menjawab. Sementara itu.
b. Kuesioner Tertutup
  Kuesioner tertutup adalah kuesioner yang telah menyediakan pilihan jawaban untuk dipilih oleh objek penelitian. Seiring dengan perkembangan, beberapa penelitian saat ini juga menerapkan metode kuesioner yang memiliki bentuk semi terbuka. Dalam bentuk ini, pilihan jawaban telah diberikan oleh peneliti, namun objek penelitian tetap diberi kesempatan untuk menjawab sesuai dengan kemauan mereka.
4. Studi Dokumen
  Studi dokumen adalah metode pengumpulan data yang tidak ditujukan langsung kepada subjek penelitian. Studi dokumen adalah jenis pengumpulan data yang meneliti berbagai macam dokumen yang berguna untuk bahan analisis. Dokumen yang dapat digunakan dalam pengumpulan data dibedakan menjadi dua, yakni:
a. Dokumen primer
  Dokumen primer adalah dokumen yang ditulis oleh orang yang langsung mengalami suatu peristiwa, misalnya: autobiografi
b. Dokumen sekunder
  Dokumen sekunder adalah dokumen yang ditulis berdasarkan oleh laporan/ cerita orang lain, misalnya: biografi.
3. Persiapan yang dibuat untuk pengumpulan data dengan metode interview :
- Seleksi individu untuk diwawancarai.
- Pendekatan terhadap orang yang telah diseleksi.
- Membaca materi latar belakang.
- Menetapkan tujuan interview.
- Menyiapkan orang yang akan diinterview.
- Penguasaan materi, berkenaan dengan tema dan poin-poin permasalahan penting yang akan ditanyakan.
- Mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan berkenaan dengan informasi yang diperlukan.
- Mempersiapkan diri secara mental untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
- Mempersiapkan peralatan yang diperlukan untuk interview.
4. Persiapan yang dibuat untuk pengumpulan data dengan metode quesioner :
- Menentukan tujuan penelitian.
- Menentukan kelompok sampel.
- Merancang kuesioner.
- Menguji cobakan kuesioner.
- Komunikasi awal dengan sampel.
- Surat pengantar kuesioner.
- Tindak lanjut.
- Menganalisis data kuesioner.
5. Keunggulan dan kelemahan metode observasi pada kegiatan pengumpulan data dibanding dengan metode lain.
KEUNGGULAN :
1. Merupakan alat yang langsung untuk menyelidiki bermacam-macam gejala.
2. Data yang dikumpulkan melalui observasi cenderung mempunyai keandalan yang tinggi.
3. Memungkinkan pencatatan yang serempak dengan terjadinya suatu gejala.
4. Penganalisis melalui observasi dapat melihat langsung apa yang sedang dikerjakan. Pekerjaan yang rumit kadang-kadang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Melalui observasi, penganalisis dapat mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang tidak tepat yang telah digambarkan oleh teknik pengumpulan data yang lain.  
5. Dengan observasi, penganalisis dapat lingkungan fisik dari kegiatan-kegiatan. Misalnya tata letak fisik peralatan, penerangan, dll.
6. Tidak tergantung pada self report.
7. Banyak kejadian kejadian penting yang tidak dapat diperoleh dengan pegamatan langsung.

KELEMAHAN :
1. Banyak kejadian-kejadian yang tidak dicapai dengan observasi langsung/ observasi langsung tidak sesuai untuk penelitian kehidupan pribadi seseorang yang sangat rahasia.
2. Jika observer mengetahui dirinya diselidiki mungkin dengan sengaja menimbulkan kesan yang menyenangkan atau sebaliknya.
3. Timbulnya kejadian tidak selalu dapat diramalkan sehingga observer dapat hadir untuk mengobservasi kejadian itu.
4. Tugas observasi dapat terganggu sewaktu-waktu.
5. Terbatasi oleh lamanya waktu kejadian.
6. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data :
Metode yang digunakan dalam pengumpulan data kelompok saya adalah metode observasi. Metode observasi dilakukan dengan pengamatan langsung yaitu pengamatan dengan cara pengambilan data tanpa pertolongan alat standar lain karena kita sudah praktik langsung


Lihat profil user

5 Re: Tugas pengumpulan data on Fri Dec 08, 2017 7:30 pm

NIM:16021285

1. Apa yang di maksud dengan pengumpulan data

• Metode pengumpulan data adalah teknik atau cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Sementara itu instrumen pengumpulan data merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data

2. sebut dan jelaskan metode-metode dalam pengumpulan data penelitian

• Metode pengumpulan data berdasarkan konsep operasional pengumpulan data ada 3:
1. observasi: melalui proses pencatatan secara cermat dan sistematis terhadap objek yang diamati secara langsung.
2. Interview/wawancara: metode pengumpulan data dengan cara bertanya langsung.
3. quesioner/angket: daftar lisan yang memadai sebagai bahan dasar pengumpulan informasi serta informasi tentang keberadaan calon responden dimana mereka bermukim.
• secara umum metode pengumpulan data ada 5:
1. metode angket/quesioner
2. metode wawancara
3. metode observasi
4. metode kepustakaan
5. metode tes.


3. Persiapan apa saja yang harus dibuat untuk pengumpulan data dengan metode quesioner

• Sebelum kuesioner disusun, maka harus melalui prosedur:
1.    Merumuskan tujuan yang akan dicapai dengan kuesioner.
2.    Mengidentifikasikan variabel yang akan dijadikan sasaran kuesioner.
3.    Menjabarkan setiap variabel menjadi sub-variabel yang lebih spesifik dan tunggal.
4.    Menentukan jenis data yang akan dikumpulkan, sekaligus untuk menentukan teknik analisisnya.


4. Persiapan apa saja yang harus dibuat untuk pengumpulan data dengan metode interview.

• Daftar pertanyaan dan kategori jawaban telah dipersiapkan
• Kecepatan wawancara terkendali
• Tidak ada fleksibilitas (pertanyaan atau jawaban)
• Mengikuti Pedoman/Guideline Wawancara (dalam urutan pertanyaan,   penggunaan kata dan kalimat, pilihan jawaban dan tidak improvisasi)
• Tujuan wawancara biasanya untuk mendapatkan penjelasan tentang suatu fenomena.


5. Apa keunggulan dan kelemahan metode observasi pada kegiatan pengumpulan data dibanding metode yang lain


keunggulan
• Merupakan cara pengumpulan data yang murah, mudah dan langsung guna mengadakan penelitian terhadap macam-macam gejala.
• Tidak mengganggu, sekurang-kurangnya tidak terlalu mengganggu pada sasaran pengamatan (observee).
• Banyak gejala-gejala psychis yang penting tidak atau sukar diperoleh denga teknik angket ataupun interview, tetapi dengan metode ini mudah diperoleh.
• kemungkinan  mengadakan pencatatan secara serempak kepada sasaran pengamatan yang lebih banyak.


kelemahan
• Banyak kejadian-kejadian yang tidak dicapai dengan   observasi langsung/observasi langsung tidak sesuai untuk penelitian kehidupan pribadi seseorang yang sangat rahasia;
• Jika observer mengetahui dirinya diselidiki mungkin dengan sengaja menimbulkan kesan yang menyenangkan atau sebaliknya;
• Timbulnya kejadian tidak selalu dapat diramalkan sehingga observer dapat hadir untuk mengobservasi kejadian itu;
• Tugas observasi dapat terganggu pada sewaktu-waktu;
• Terbatasi oleh lamanya waktu kejadian.



6. Metode apa yang anda gunakan untuk pengumpulan data pada kelompok anda.jelaskan !

• Dengan observasi adalah studi yang disengaja dan sistematik tentang fenomena sosial dan gejala-gejala psychis dengan jalan “mengamati dan “mencatat”.
• Karena dengan observasi faktor yang diperlukan dan sudah dikelompokkan ke dalam kategori-kategori. Dengan demikian maka materi observasi mempunyai skope yang lebih analisis dan luas, sehingga pengamatan lebih terarah. Pada umumnya isi sistematika ini didahului suatu pengamatan lalau mencatatnya

Lihat profil user
=================================================
Materi : Pengumpulan Data
=================================================
1. Apa yang dimaksud dengan pengumpulan data?
Jawab :
Pengumpulan data adalah teknik atau cara yang dilakukan oleh penganalisis/peneliti untuk mengumpulkan data. Yang digunakan unt uk memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk mecapai tujuan penganalisaan/penlitian.

2. Sebut dan jelaskan metode-metode dalam pengumpulan data penelitian?
Jawab :
A. Observasi
Adalah suatu pengamatan & pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian. Observasi ini lebih banyak digunakan pada statitiska survey, misalnya akan meneliti kelakuan orang-orang suku tertentu. Observasi ke lokasi yang bersangkutan akan dapat alat ukur mana yang tepat dipergunakan.
B. Angket/kuesioner
Merupakan suatu teknik dalam mengumpulkan data secara tidak langsung (peneliti tidak langsung bertanya jawab dengan responden). Responden sendiri mempunyai kebiasaan untuk memberikan jawaban atau respon sesuai presepsinya sendiri. Kuesioner juga merupakan metode penelitian yang harus dijawab untuk menyatakan pandangannya terhadap suatu persoalan. Dan sebaiknya pertanyaan dibuat dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti serta kalimat –kalimat yang pendek dengan maksut yang jelas.
C . Wawancara
Merupakan salah satu metode dalam pengumpulan data untuk memperoleh data & informasi dari narasumber secara lisan. Dalam proses wawancara interviewer mengajukan beberapa pertanyaan, baik ddengan meminta penjelasan atau jawaban dari pertanyaan yang diberikan & membuat catatan mengenai hal-hal yang diungkapkan kepadanya.
D. Teknik sampling/contoh
Merupakan sebagian anggota populasi yang diambil dengan menggunakan teknik tertentu yang disebut dengan teknik sampling.


3.Persiapan apa saja yang harus dibuat untuk pengumpulan data dengan metode interview ?
Jawab :
A. Mempersiapkan kelengkapan peralatan interview : daftar pertanyaan dan kuesioner, alat perekam (voice recorder), kamera, alat tulis, dan lainya.
B. Kartu identitas
C. Denah lokasi penelitian.

4.Persiapan apa saja yang harus dibuat untuk pengumpulan data dengan metode Kuesioner?
Jawab :

Persiapan membuat kuesioner :
Menentukan Hipotesis
• Menentukan tipe survey yang akan digunakan
• Menentukan pertanyaan-pertanyaan survey
• Menentukan kategori jawaban
• mendesain letak survey
Syarat kuesioner :
a. Mnghindari kueioner yang singkat.
b. Jangan menggunakan istikah teknik, istikah khusus, istilah kompleks tyang tidak dapat dipahami responden.
c. hindari penggunaan kata-kata pertanyaan atau daftar pada formulir.
d. membuat kueioner yang menarik dengan teknik seperti menggunakan tinta berwarna cerah atas kertas dan percetakan laser.
e. mengatur item sehingga mudah dibaca dan lengkap.
f. menghindari setiap pertanyaan item negative karena memungkinkan responden salah mengartikan. Kalimat negative cenderung diabaikan dan responden mngkin memberikan jawaban yang berlwanan dengan pendapat mereka yang sesungguhnya.


5.Apa keunggulan dan kelemahan metode observasi pada pengumpulan data dibanding dengan metode yang lain?
Jawab :
Kelebihan metode observasi :
1.Obsever untuk langsung mencatat hal-hal tentang penelitian dan sebagainya, sewaktu kejadian tersebut masih berlaku, atau sewaktu perilaku sedang terjadi sehingga obsever tidak mengantungkan data-data dari ingatan seseorang.
2.Obsever dapat memperoleh data dan subjek, baik dengan berkomunikasi verbal maupun tidak, misalnya dengan melakukan penelitian. Sering subjek tidak mau berkomunikasi secara verbaldengan peneliti karena takut, tidak punya waktu atau enggan. Namun hal ini dapat diatasi dengan adanya pengamatan (obsevasi) langsung.

Kelemahan metode obsevasi
1. Memerlukan waktu yang relatif lama untuk memperoleh pengamatan langsung terhadap suatu kejadian.
2. Adanya kegiatan-kegiatan yang tidak mungkin diamati.


6. Metode apa yang anda gunakan untuk pengumpulan data pada kelompok anda ?  jelaskan !
Jawab :  
Metode pengumpulan data yang dilakukan oleh kelompok kami adalah metode observasi/pengamatan yaitu bentuk obsevasi biasa. Karena kita hanya  mengamati objek yang diteliti. Objek – objek dalam metode observasi ini adalah :
1. pelaku/ partisipan siapa yang terlibat dan hubungan mereka dengan kegiatan tersebut.
2. kegiatan, menyangkut apa yang dilakukan oleh partisipan, bagaimana mereka melakukannya, bagaimana bentuk kegiatan tersebut, dan apa akibat kegiatan tersebut.
3. tujuan, menyangkut apa yang diharapkan partisipan.
4. ruang atau tempat, menyangkut lokasi kegiatan yang diamati.
5. waktu, menyangkut waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan tersebut.
6. benda atau alat, menyangkut jenis, bentuk, bahan, dan kegunaan benda atau alat-alat yang dipakai pada saat kegiatan diamati.

Lihat profil user

7 APSI Pengumpulan Data on Fri Dec 08, 2017 8:27 pm

Nama Kelompok:
Siti Inayah(16021281)
Malikhatun Nafiah(16021266)


1. Pengertian Pengumpulan Data
Pengumpulan data adalah cara yang dilakukan oleh peneliti untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Tujuan yang diungkapkan dalam bentuk hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap petanyaan penelitian. Jawaban itu masih perlu diuji secara empiris, dan untuk maksud inilah dibutuhkan pengumpulan data. Data yang dikumpulkan ditentukan oleh variabel-variabel yang ada dalam hipotesis. Data itu dikumpulkan oleh sampel yang telah ditentukan sebelumnya. Sampel tersebut terdiri atas sekumpulan unit analisis sebagai sasaran penelitian.
Variabel-variabel yang diteliti terdapat pada unit analisis yang bersangkutan dalam sampel penelitian. Data yang dikumpulkan dari setiap variabel ditentukan oleh definisi operasional variabel yang bersangkutan. Definisi operasional itu menunjuk pada dua hal yang penting dalam hubungannya dengan pengumpulan data, yaitu indikator empiris dan pengukuran.
2. Metode Pengumpulan Data
Metode penelitian data(Sugiyono, 2002)yang umum di gunakan dalam suatu penelitian adalah:observasi, wawancara dan kuisioner
A.WAWANCARA
Menurut Prabowo (1996) wawancara adalah metode pengmbilan data dengan cara menanyakan sesuatu kepada seseorang responden, caranya adalah dengan bercakap-cakap secara tatap muka.Pada penelitian ini wawancara akan dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara.
Menurut Patton dalam proses wawancara dengan menggunakan pedoman umum wawancara ini, interview dilengkapi pedoman wawancara yang sangat umum, serta mencantumkan isu-isu yang harus diliput tampa menentukan urutan pertanyaan, bahkan mungkin tidak terbentuk pertanyaan yang eksplisit.
Pedoman wawancara digunakan untuk mengingatkan interviewer mengenai aspek-aspek apa yang harus dibahas, juga menjadi daftar pengecek (check list) apakah aspek-aspek relevan tersebut telah dibahas atau ditanyakan. Dengan pedoman demikian interviwer harus memikirkan bagaimana pertanyaan tersebut akan dijabarkan secara kongkrit dalam kalimat Tanya, sekaligus menyesuaikan pertanyaan dengan konteks actual saat wawancara berlangsung (Patton dalam poerwandari, 1998).
B.OBSERVASI
Disamping wawancara, penelitian ini juga melakukan metode observasi. Menurut Nawawi & Martini (1991) observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistimatik terhadap unsur-unsur yang tampak dalam suatu gejala atau gejala-gejala dalam objek penelitian.
Dalam penelitian ini observasi dibutuhkan untuk dapat memehami proses terjadinya wawancara dan hasil wawancara dapat dipahami dalam konteksnya. Observasi yang akan dilakukan adalah observasi terhadap subjek, perilaku subjek selama wawancara, interaksi subjek dengan peneliti dan hal-hal yang dianggap relevan sehingga dapat memberikan data tambahan terhadap hasil wawancara.
Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) tujuan observasi adalah mendeskripsikan setting yang dipelajari, aktivitas-aktivitas yang berlangsung, orang-orang yang terlibat dalam aktivitas, dan makna kejadian di lihat dari perpektif mereka yang terlihat dalam kejadian yang diamati tersebut.
C. Angket atau kuesioner (questionnaire)
Angket atau kuesioner merupakan suatu teknik pengumpulan data secara tidak langsung (peneliti tidak langsung bertanya jawab dengan responden). Instrumen atau alat pengumpulan datanya juga disebut angket berisi sejumlah pertnyaan-pertanyaan yang harus dijawab atau direspon oleh responden. Responden mempunyai kebiasaan untuk memberikan jawaban atau respon sesuai dengan presepsinya.
Kuesioner merupakan metode penelitian yang harus dijawab responden untuk menyatakan pandangannya terhadap suatu persoalan. Sebaiknya pertanyaan dibuat dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti dan kalimat-kalimat pendek dengan maksud yang jelas. Penggunaan kuesioner sebagai metode pengumpulan data terdapat beberapa keuntungan, diantaranya adalah pertanyaan yang akan diajukan pada responden dapat distandarkan, responden dapat menjawab kuesioner pada waktu luangnya, pertanyaan yang diajukan dapat dipikirkan terlebih dahulu sehingga jawabannya dapat dipercaya dibandingkan dengan jawaban secara lisan, serta pertanyaan yang diajukan akan lebih tepat dan seragam.

3.Persiapan untuk pengumpulan data dengan metode interview:

- Membaca materi latar belakang.
- Menetapkan tujuan interview.
- Menentukan siapa yang akan diinterview.
- Menyiapkan orang yang akan diinterview.
- Penguasaan materi, berkenaan dengan tema dan poin-poin permasalahan penting yang akan ditanyakan.
- Mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan berkenaan dengan informasi yang diperlukan.
- Mempersiapkan diri secara mental untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
- Mempersiapkan peralatan yang diperlukan untuk interview.

Tahap Persiapan Wawancara
- Seleksi individu untuk diwawancarai
- Pendekatan terhadap orang yang telah diseleksi
- Mengembangkan suasana lancar dalam wawancara

Tahap Pelaksanaan Wawancara
- Menerangkan kegunaan serta tujuan dari penelitian
- Menjelaskan mengapa responden tersebut terpilih untuk diwawancarai
- Menjelaskan institusi atau badan yang melaksanakan penelitian tersebut
- Menjelaskan sifat wawancara yang dilakukan, apakah rahasia atau tidak.
4. Persiapan yang harus dibuat dalam Pengumpulan data dengan Metode Angket/Quesioner
- Menentukan tujuan penelitian.
- Menentukan kelompok sampel.
- Merancang kuesioner.
- Menguji cobakan kuesioner.
- Komunikasi awal dengan sampel.
- Surat pengantar kuesioner.
- Tindak lanjut.
- Menganalisis data kuesioner.
Kriteria yang perlu diperhatikan dalam persiapan dan persiapan penyusunan angket, antara lain sebagai berikut:
Pertanyaan harus singkat dan jelas, terutama jelas bagi bagi calon penjawab.
– Jumlah pertanyaan hendaknya dibuat sedikit mungkin, supaya penjawab tidak terlalu membuang waktu.
– Pertanyaan hendaknya cukup merangsang minat penjawab.
– Pertanyaan dapat “memaksa” penjawab untuk memberikan jawaban yang mendalam, tetapi “to the point”.
– Pertanyaan jangan sampai menimbulkan jawaban yang meragukan.
– Pertanyaan jangan bersifat interogatif, dan jangan sampai menimbulkan kemarahan penjawab.
– Pertanyaan jangan sampai menimbulkan kecurigaan pada penjawab.
Di samping hal-hal tersebut, pada lembaran pertama dari angket harus dijelaskan tentang tujuan penelitian, serta petunjuk-petunjuk/ penjelasan tentang bagaimana cara menjawab atau mengisi formulir (angket) tersebut.

5.Kelebihan dan kelemahan Metode observasi:
Kelebihan Metode Observasi :
1) Merupakan alat yang langsung untuk menyelidiki bermacam-macam gejala;
2) Untuk observer, teknik observasi lebih sedikit tuntutannya;
3) Memungkinkan pencatatan yang serempak dengan terjadinya suatu gejala;
4) Tidak tergantung kepada self- report;
5) Banyak kejadian-kejadian penting tidak dapat diperoleh dengan pengamatan langsung.

Kelemahan Metode Observasi:
1) Banyak kejadian-kejadian yang tidak dicapai dengan observasi langsung/observasi langsung tidak sesuai untuk penelitian kehidupan pribadi seseorang yang sangat rahasia;
2) Jika observer mengetahui dirinya diselidiki mungkin dengan sengaja menimbulkan kesan yang menyenangkan atau sebaliknya;
3) Timbulnya kejadian tidak selalu dapat diramalkan sehingga observer dapat hadir untuk mengobservasi kejadian itu;
4) Tugas observasi dapat terganggu pada sewaktu-waktu;
5) Terbatasi oleh lamanya waktu kejadian.

6. Metode yang dilakukan untuk pengumpulan data dalam kelompok kami adalah Metode Observasi,yang mana kami mengumpulkan data dari pengamatan kami dengan cara atau tahap-tahap tertentu hingga mendapatkan data yang falid,karena kami sebagai observer juga terjun langsung dalam pengamatan tersebut.Pengamatan yang kami lakukan secara bebas dan terstruktur. Alat yang bisa digunakan dalam pengamatan adalah lembar pengamatan, ceklist, catatan kejadian dan lain-lain.

Lihat profil user

8 Re: Tugas pengumpulan data on Sat Dec 09, 2017 8:15 am

Nama Kelompok: 1. Anik Indrawati(16021263)
                      2. Endah Supriyati(16021284)

1. Pengumpulan Data
      Adalah teknik atau cara yang dilakukan oleh peneliti untuk
  pengumpulan data, pengumpulan data dilakukan untuk
  memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai
  tujuan penelitian.

2. Beberapa contoh metode dalam pengumpiulan data penelitian
   beserta penjelasannya

   a. EDITING, sebelum data diolah data tersebut perlu diedit
      lebih dahulu atau data yang dikumpulkan dalam buk catatan  
      (record book), perlu dibaca sekali lagi dan diperbaiki jika  
      data masih terdapat hal-hal yang slah dan meragukan.
   b. KODEFIKASI DATA, data yang dikumpulkan dapat berupa
      angka, kalimat pendek ataupanjang ataupun hanya "ya"
      maupun "tidak" untuk memudahkan pengolahan, maka
      jawaban tersebut perlu diberi kode.
   c. MEMBUAT TABULASI, memasukan data kedalam tabel-tabel
      dan mengatur angka- angka sehigga dapat dihitung jumlah
      kasus dalam beberapa katergori.  

3. Persiapan pengolahan data dalam metode interview
  a. Menyiapkan daftar pertanyaan dan jawaban
   b. Kecepatan wawancara terkendali
   c. Mengikuti pedoman/Quideln wawancara

4. Persiapan untuk pengumpulan data dengan metode Quesioner
  a. Pertanyaan tentang fakta: sesuatu yang berhubungan
       dengan responden seperti umur, pendidikan, agama.
   b. Pertanayan tentang pendapat menyangkut perasaan dan
       sikap responden tentang sesuatu.
   c. Pertanyaan tentang persepsi diri mengenai cara responden
       menilai sesuatu tentang  perilakunya sendiri  dalam
       hubungan dengan orang lain atau lingkungan.


5. Keunggulan dan kelemahan metode observasi
   Keunggulan

   a. Merupakan alat yang langsung untuk menyelidiki
       bermacam-macam gejala
   b. Teknik observasi lebih sedikit keuntungannya
   c. Memungkinkan pencatatan yang serempak dengan
       terjadinya suatu gejala
   d. Tidak tergantung pada selft-report
   e. Banyak kejadian-kejadian penting yang tidak diperoleh
       dengan pengalaman langsung
   Kelemahan
   a. Banyak kejadian-kejadian yang tidak tercapai dengan
       obervasi langsung atau tidak langsung untuk penelitian  
       kehidupan pribadi  seseorang yang sangat rahasia
   b. Jika observer mengetahui dirinya diselidiki mungkin dengan
       sengaja menimbulkan  kesan yang menyenangkan atau
       sebaliknya
   c. Timbulnya kejadian tidak selalu diramalkan sehingga  
       observer dapat hadir untuk mengobservasi kejadian itu
   d. Tugas observasi dapat terganggu pada sewaktu-waktu
   e. Terbatas oleh lamanya waktu kejadian

   
6. Metode yang kami terapkan
      Metode pengumpulan data, teknik atau cara yang dilakukan
   oleh kami untuk mengumpulkan data.

Lihat profil user

9 APSI Pengumpulan Data on Sat Dec 09, 2017 10:05 am

Nama Kelompok:
1.Devi Ratnaning Tyas(16021265)
2.Khamidah(16021269)


1).Pengumpulan Data
Adalah teknik atau cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian.
2).Metode-metode dalam pengumpulan data penelitian,antara lain:
1. Wawancara
Wawancara adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara peneliti dan narasumber. Seiring perkembangan teknologi, metode wawancara dapat pula dilakukan melalui media-media tertentu, misalnya telepon, email, atau skype. Wawancara terbagi atas dua kategori, yakni wawancara terstruktur dan tidak terstruktur.
a. Wawancara terstruktur
Dalam wawancara terstruktur, peneliti telah mengetahui dengan pasti informasi apa yang hendak digali dari narasumber. Pada kondisi ini, peneliti biasanya sudah membuat daftar pertanyaan secara sistematis. Peneliti juga bisa menggunakan berbagai instrumen penelitian seperti alat bantu recorder, kamera untuk foto, serta instrumen-instrumen lain.
b. Wawancara tidak terstruktur
Wawancara tidak terstruktur adalah wawancara bebas. Peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang berisi pertanyaan-pertanyaan spesifik, namun hanya memuat poin-poin penting dari masalah yang ingin digali dari responden.
2. Observasi
Observasi adalah metode pengumpulan data yang kompleks karena melibatkan berbagai faktor dalam pelaksanaannya. Metode pengumpulan data observasi tidak hanya mengukur sikap dari responden, namun juga dapat digunakan untuk merekam berbagai fenomena yang terjadi. Teknik pengumpulan data observasi cocok digunakan untuk penelitian yang bertujuan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja, dan gejala-gejala alam. Metode ini juga tepat dilakukan pada responden yang kuantitasnya tidak terlalu besar. Metode pengumpulan data observasi terbagi menjadi dua kategori, yakni:
a. Participant observation
Dalam participant observation, peneliti terlibat secara langsung dalam kegiatan sehari-hari orang atau situasi yang diamati sebagai sumber data.
b. Non participant observation
Berlawanan dengan participant observation, non participant observation merupakan observasi yang penelitinya tidak ikut secara langsung dalam kegiatan atau proses yang sedang diamati.
3. Angket (kuesioner)
Kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang lebih efisien bila peneliti telah mengetahui dengan pasti variabel yag akan diukur dan tahu apa yang diharapkan dari responden. Selain itu kuesioner juga cocok digunakan bila jumlah responden cukup besar dan tersebar di wilayah yang luas.
Berdasarkan bentuk pertanyaannya, kuesioner dapat dikategorikan dalam dua jenis, yakni kuesioner terbuka dan kuesioner tertutup. Kuesioner terbuka adalah kuesioner yang memberikan kebebasan kepada objek penelitian untuk menjawab. Sementara itu, kuesioner tertutup adalah kuesioner yang telah menyediakan pilihan jawaban untuk dipilih oleh objek penelitian. Seiring dengan perkembangan, beberapa penelitian saat ini juga menerapkan metode kuesioner yang memiliki bentuk semi terbuka. Dalam bentuk ini, pilihan jawaban telah diberikan oleh peneliti, namun objek penelitian tetap diberi kesempatan untuk menjawab sesuai dengan kemauan mereka.
4. Studi Dokumen
Studi dokumen adalah metode pengumpulan data yang tidak ditujukan langsung kepada subjek penelitian. Studi dokumen adalah jenis pengumpulan data yang meneliti berbagai macam dokumen yang berguna untuk bahan analisis. Dokumen yang dapat digunakan dalam pengumpulan data dibedakan menjadi dua, yakni:
a. Dokumen primer
Dokumen primer adalah dokumen yang ditulis oleh orang yang langsung mengalami suatu peristiwa, misalnya: autobiografi
b. Dokumen sekunder
Dokumen sekunder adalah dokumen yang ditulis berdasarkan oleh laporan/ cerita orang lain, misalnya: biografi.
3).Persiapan yang dibuat untuk pengumpulan data dengan metode interview:
-Seleksi individu untuk diwawancarai.
-Pendekatan terhadap orang yang telah diseleksi.
-Membaca materi latar belakang.
-Menetapkan tujuan interview.
-Menyiapkan orang yang akan diinterview.
-Penguasaan materi,berkenaan dengan tema dan poin-poin permasalahan penting yang akan ditanyakan.
-Mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan berkenaan dengan informasi yang diperlukan.
-Mempersiapkan diri secara mental untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
-Mempersiapkan peralatan yang diperlukan untuk interview.
4). Persiapan yang dibuat untuk pengumpulan data dengan metode Quesioner:
-Merumuskan tujuan yang akan dicapai dengan kuesioner.
-Mengidentifikasikan  variable yang akan dijadikan sasaran kuesioner.
-Menjabarkan setiap variable menjadi sub-variabel yang lebih spesifik dan tunggal.
-Menentukan jenis data yang akan dikumpulkan,sekaligus untuk menentukan teknik analisisnya.
5).Keunggulan dan kelemahan metode observasi dalam kegiatan pengumpulan data dibandingkan dengan metode yang lain:
-KEUNGGULAN
1. Merupakan alat yang langsung untuk meneyelidiki bermacam-macam gejala. banyak aspek tingkah laku manusia dapat diselidiki melalui jalan observasi langsung.
2. Untuk subyek yang diselidiki observasi lebih sedikit tentunya bagi orang yang selalu sibuk, mungkin tidak keberatan untuk di amati, tapi mungkin keberatan untuk mengisi kuesioner-kuesioner.
3. Memungkinkan pencatatan yang serempak dengan terjadinya suatu gejala.
4. Tidak tergantung pada self-report
5. Banyak kejadian penting yang tidak dapat diperoleh dengan pengamatan langsung.
-KEKURANGAN
1. Banyak kehidupan pribadi yang tidak terungkap, misalnya kehidupan pribadi yang rahasia.
2. Memungkinkan terjadinya ketidakwajaran apabila yang di oservasi mengetahui bahwa dirinya sedang di observasi.
3. Observasi banyak tergantung dari faktor yang tidak terkontrol.
4. Subyektifitas observer sukar dihindarkan.
5.Terbatasi oleh lawanya waktu kejadian.
6).Metode yang digunakan dalam pengumpulan data:
.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data kelompok  kami adalah metode observasi ,yaitu pengumpulan data dengan pengamatan secara langsung sehingga memperoleh data yang benar(falid).

Lihat profil user

10 PENGUMPULAN DATA on Sat Dec 09, 2017 11:48 pm

NAMA : RISKA NURDIYANTI (16021280)
         LINDA PUSPARINI (16021287)


1. Apa yang dimaksud pengumpulan data?

pengumpulan data berarti suatu pernyataan (statement) tentang sifat, keadaan, kegiatan tertentu dan sejenisnya. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian.

2. sebutkan dan jelaskan metode-metode dalam pengumpulan data penelitian!

          Metode Pengumpulan Data

   1.Kuesioner

Kuesioner adalah daftar pertanyaan tertulis yang ditujukan kepada responden. Jawaban responden atas semua pertanyaan dalam kuesioner kemudian dicatat/direkam

   2.Observasi

Pengamatan melibatkan semua indera (penglihatan, pendengaran, penciuman, pembau, perasa). Pencatatan hasil dapat dilakukan dengan bantuan alat rekam elektronik

   3.Wawancara

Pengambilan data melalui wawancara /secara lisan langsung dengan sumberdatanya, baik melalui tatap muka atau lewat telephone, teleconference. Jawaban responden direkam dan dirangkum sendiri oleh peneliti.

  4.Dokumen

Pengambilan data melalui dokumen tertulis mamupun elektronik dari lembaga/institusi. Dokumen diperlukan untuk mendukung kelengkapan data yang lain.

Dalam pengumpulan data penelitian membutuhkan suatu instrumen. Instrumen ini dibutuhkan untuk pengambilan data untuk penelitian baik penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif. Instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik dalam arti lebih cermat, lengkap, dan sistematis sehingga lebih mudah diolah.

3. persiapan apa saja yang harus dibuat untuk pengumpulan data dengan metode interview

Tahap Persiapan Wawancara
- Seleksi individu untuk diwawancarai
- Pendekatan terhadap orang yang telah diseleksi
- Mengembangkan suasana lancar dalam wawancara

4. persiapan apa saja yang harus dibuat untuk pengumpulan data dengan metode Quesioner

  1.Merumuskan tujuan yang akan dicapai dengan kuesioner.
  2.Mengidentifikasikan variabel yang akan dijadikan sasaran kuesioner.
  3.Menjabarkan setiap variabel menjadi sub-variabel yang lebih spesifik dan tunggal.
  4.Menentukan jenis data yang akan dikumpulkan, sekaligus untuk menentukan teknik analisisnya.

5. apa keunggulan dan kelemahan metode observasi pada kegiatan pengumpulan data di banding metode lain?

a. Kelebihan Metode Observasi :
  1.Merupakan alat yang langsung untuk menyelidiki bermacam-macam gejala
  2.Untuk observer, teknik observasi lebih sedikit tuntutannya
  3.Memungkinkan pencatatan yang serempak dengan terjadinya suatu gejala
  4.Tidak tergantung kepada self- report
  5.Banyak kejadian-kejadian penting tidak dapat diperoleh dengan pengamatan langsung.

b.Kelemahan Metode Observasi:
  1.Banyak kejadian-kejadian yang tidak dicapai dengan observasi langsung/observasi langsung tidak sesuai untuk penelitian kehidupan pribadi seseorang yang sangat rahasia;
  2.Jika observer mengetahui dirinya diselidiki mungkin dengan sengaja menimbulkan kesan yang menyenangkan atau sebaliknya;
  3.Timbulnya kejadian tidak selalu dapat diramalkan sehingga observer dapat hadir untuk mengobservasi kejadian itu;
  4.Tugas observasi dapat terganggu pada sewaktu-waktu;
  5.Terbatasi oleh lamanya waktu kejadian.

6. metode apa yang anda gunakan untuk pengumpulan data pada kelompok anda

metode yang kami gunakan untuk pengumpulan data adalah metode observasi, dimana kami melakukan pengamatan langsung kegiatan repetitif yang di lakukan dilapangan sehingga kami dapat mengumpulkan aktual data

Lihat profil user

11 Pengumpulan Data on Sun Dec 10, 2017 5:52 am

========================================
Renita Dyah Ratnasari (16021277)
Novita Sari      (16021275)
========================================
1. Apa yang dimaksud pengumpulan data
Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian.
2. Metode-metode dalam pengumpulan data penelitian :
1. Wawancara
 Wawancara adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara peneliti dan narasumber. Seiring perkembangan teknologi, metode wawancara dapat pula dilakukan melalui media-media tertentu, misalnya telepon, email, atau skype. Wawancara terbagi atas dua kategori, yakni wawancara terstruktur dan tidak terstruktur.
a. Wawancara terstruktur
 Dalam wawancara terstruktur, peneliti telah mengetahui dengan pasti informasi apa yang hendak digali dari narasumber. Pada kondisi ini, peneliti biasanya sudah membuat daftar pertanyaan secara sistematis. Peneliti juga bisa menggunakan berbagai instrumen penelitian seperti alat bantu recorder, kamera untuk foto, serta instrumen-instrumen lain.
b. Wawancara tidak terstruktur
 Wawancara tidak terstruktur adalah wawancara bebas. Peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang berisi pertanyaan-pertanyaan spesifik, namun hanya memuat poin-poin penting dari masalah yang ingin digali dari responden.
2. Observasi
Observasi adalah metode pengumpulan data yang kompleks karena melibatkan berbagai faktor dalam pelaksanaannya. Metode pengumpulan data observasi tidak hanya mengukur sikap dari responden, namun juga dapat digunakan untuk merekam berbagai fenomena yang terjadi. Teknik pengumpulan data observasi cocok digunakan untuk penelitian yang bertujuan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja, dan gejala-gejala alam. Metode ini juga tepat dilakukan pada responden yang kuantitasnya tidak terlalu besar. Metode pengumpulan data observasi terbagi menjadi dua kategori, yakni:
a. Participant observation
Dalam participant observation, peneliti terlibat secara langsung dalam kegiatan sehari-hari orang atau situasi yang diamati sebagai sumber data.
b. Non participant observation
 Berlawanan dengan participant observation, non participant observation merupakan observasi yang penelitinya tidak ikut secara langsung dalam kegiatan atau proses yang sedang diamati.
3. Angket (kuesioner)
 Kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang lebih efisien bila peneliti telah mengetahui dengan pasti variabel yag akan diukur dan tahu apa yang diharapkan dari responden. Selain itu kuesioner juga cocok digunakan bila jumlah responden cukup besar dan tersebar di wilayah yang luas.
Berdasarkan bentuk pertanyaannya, kuesioner dapat dikategorikan dalam dua jenis, yakni
a. Kuesioner Terbuka
 Kuesioner terbuka adalah kuesioner yang memberikan kebebasan kepada objek penelitian untuk menjawab. Sementara itu.
b. Kuesioner Tertutup
 Kuesioner tertutup adalah kuesioner yang telah menyediakan pilihan jawaban untuk dipilih oleh objek penelitian. Seiring dengan perkembangan, beberapa penelitian saat ini juga menerapkan metode kuesioner yang memiliki bentuk semi terbuka. Dalam bentuk ini, pilihan jawaban telah diberikan oleh peneliti, namun objek penelitian tetap diberi kesempatan untuk menjawab sesuai dengan kemauan mereka.
4. Studi Dokumen
 Studi dokumen adalah metode pengumpulan data yang tidak ditujukan langsung kepada subjek penelitian. Studi dokumen adalah jenis pengumpulan data yang meneliti berbagai macam dokumen yang berguna untuk bahan analisis. Dokumen yang dapat digunakan dalam pengumpulan data dibedakan menjadi dua, yakni:
a. Dokumen primer
 Dokumen primer adalah dokumen yang ditulis oleh orang yang langsung mengalami suatu peristiwa, misalnya: autobiografi
b. Dokumen sekunder
 Dokumen sekunder adalah dokumen yang ditulis berdasarkan oleh laporan/ cerita orang lain, misalnya: biografi.
3. Persiapan apa saja yang harus dibuat untuk pengumpulan data dengan metode quesioner
Sebelum kuesioner disusun, maka harus melalui prosedur:
1.Merumuskan tujuan yang akan dicapai dengan kuesioner.
2.Mengidentifikasikan variabel yang akan dijadikan sasaran kuesioner.
3. Menjabarkan setiap variabel menjadi sub-variabel yang lebih spesifik dan tunggal.
4.Menentukan jenis data yang akan dikumpulkan, sekaligus untuk menentukan teknik analisisnya.
5. Keunggulan dan kelemahan metode observasi dalam kegiatan pengumpulan data dibandingkan dengan metode yang lain:
>KEUNGGULAN
1. Merupakan alat yang langsung untuk meneyelidiki bermacam-macam gejala. banyak aspek tingkah laku manusia dapat diselidiki melalui jalan observasi langsung.
2. Untuk subyek yang diselidiki observasi lebih sedikit tentunya bagi orang yang selalu sibuk, mungkin tidak keberatan untuk di amati, tapi mungkin keberatan untuk mengisi kuesioner-kuesioner.
3. Memungkinkan pencatatan yang serempak dengan terjadinya suatu gejala.
4. Tidak tergantung pada self-report
5. Banyak kejadian penting yang tidak dapat diperoleh dengan pengamatan langsung.
>KEKURANGAN
1. Banyak kehidupan pribadi yang tidak terungkap, misalnya kehidupan pribadi yang rahasia.
2. Memungkinkan terjadinya ketidakwajaran apabila yang di oservasi mengetahui bahwa dirinya sedang di observasi.
3. Observasi banyak tergantung dari faktor yang tidak terkontrol.
4. Subyektifitas observer sukar dihindarkan.
5.Terbatasi oleh lawanya waktu kejadian.
6. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data
Metode yang digunakan dalam pengumpulan data kelompok  kami adalah metode observasi  yaitu pengumpulan data dengan pengamatan secara langsung sehingga memperoleh data yang benar(valid).

Lihat profil user

Sponsored content


Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik