Tugas Kampus untuk DosenKu Mr. Muhamad Danuri, M.Kom


You are not connected. Please login or register

Ulasan Strategi SEO dan SCM

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

1 Ulasan Strategi SEO dan SCM on Thu Nov 26, 2015 11:07 am

admin


Admin
Berikan ulasan strategi SEO dan SCM

Kirim Disini...

Lihat profil user http://tugasku.netgoo.org

2 Tugas Ulasan Mengenai strategi SEO Dan SCM on Tue Dec 01, 2015 8:22 pm

Pengertian SEO

Berikut ini ulasan mengenai pengertian SEO. SEO sendiri merupakan singkatan dari "Search Engine Optimization" atau Optimisasi Mesin Pencari. SEO pertama kali digunakan pada 26 Juli 1997 oleh sebuah pesan SPAM yang di posting di Usenet [W]. Pengertian SEO merupakan suatu teknik untuk memaksimalkan suatu website agar lebih dikenal atau lebih mudah dibaca oleh Search Engine. SEO dilakukan melalui proses yang sistematis yang artinya Teknik SEO.

Ilmu SEO

Bermacam-macam cara atau teknik SEO yang dapat dilakukan, dari Teknik Optimisasi OnPage atau Offpage, serta analisa website lawan dan website yang akan di Optimisasikan. Pada kesempatan selanjutnya saya akan posting mengenai Pengertian SEO On Page dan Off Page. Teknik SEO bukan ilmu yang bisa kita dapatkan di jenjang pendidikan formal. Teknik SEO harus dipelajari secara otodidak (dipraktekan) dan berkelanjutan (update teknik terbaru), dan perubahan yang terjadi di profesi SEO sesuai dengan aturan-aturan terbaru yang ditetapkan oleh Google (Google Panda Algorithm, Google Penguin Algorithm, Google Hummingbird Algorithm, dll). Banyak website yang memberikan informasi terbaru mengenai teknik terkini mengenai SEO. Lebih disarankan bagi Junior SEO untuk mengikuti perkembangan SEO yang pasti dari Blog Google atau dari Blog SEO ternama, dikarenakan Google melakukan minor update algorithm sekitar 500 kali setahun dan 3-4 kali untuk major updates. Teknik SEO Gereggi [Pin on Pinterest] Mengapa belajar SEO dengan Google yang menjadi patokannya? karena Google mempunyai market pengguna lebih dari 90% dibandingkan Search Engine lainnya seperti Yahoo, Bing, Baidu, Yandex di Indonesia. Google menguasai hampir mayoritas mesin pencarian di seluruh dunia kecuali China. Dimana dengan mengakusisi banyak website dan OS seperti Android, pastinya mesin pencari Google tetap akan digunakan sebagai Search Engine yang utama. Bila anda memiliki website bisnis seperti jualan online, berita, jasa, dan lainnya, ada baiknya anda juga mempelajari apa itu SEO. Karena website bisnis online dan SEO bila disatukan maka hasilnya akan lebih maksimal, lain halnya bila anda hanya mengandalkan website semata.

Manfaat SEO

Teknik SEO sebenarnya banyak memberikan dampak positif bagi para pemilik website atau blog. Dampaknya sendiri tergantung dari tujuan website itu sendiri, seperti contohnya website affiliate ditambah dengan teknik SEO maka akan meningkatkan penjualan produk affiliate. Adapula website jualan online dipadukan dengan SEO maka pengunjung meningkat, sama dengan penjualan akan semakin meningkat, dan konsumen akan terus kembali ke website anda (Sistem Kepercayaan). Lainnya anda dapat melihat website berita atau informasi tips, trik, tutorial bila ditambah dengan SEO maka pengunjung website akan lebih tertarget dan website semakin meningkat aktifitas pengunjungnya. Berikut manfaat lainnya bila SEO digabung dengan website atau blog: Website menjadi ramai dengan pengunjung tertarget kata kunci Pelanggan terus berdatangan ke website Secara tidak langsung meningkatkan pendapatan anda sebagai publisher Cache penulusuran di Search Engine menjadi yang paling utama Bisnis di dalam website menjadi berkembang Penjualan produk akan semakin meningkat Adanya timbal balik ke website affiliate produk dan lainnya

-SUMBER: http://www.seogereggi.com/2015/01/pengertian-seo-search-engine-optimization.html


PENGERTIAN SCM

Di  dunia ini apa yang banyak dilakukan oleh perusahaan, merekrut karyawan, memproduksi barang atau jasa ataukah melakukan penjualan?   Perusahaan manapun akan mendapatkan keuntungan  yang sebagian besar didapatkan dari proses penjualan.
Penjualan sangat penting bagi mereka untuk mendapatkan laba yang diharapkan.  Sayangnya tidak sedikit perusahaan yang salah dalam  menjual produknya.
Mereka  memproduksi banyak barang  namun saat proses  penjualan mereka kesulitan memasarkannya. Kesalahan bukan pada barang yang mereka produksi namu pada  sales management  yang digunakan. Manajemen sales sangat penting bagi suatu perusahaan untuk mengatur bagaimana   sumber daya manusia yang ada didalamnya mampu memasarkan produk hingga sampai ke tangan konsumen.

Penjualan barang atau jasa tidaklah mudah, banyak pesaing disekitar perusahaan  bersangkutan yang  akan menggulingkan tahta perusahaan anda bila manajemen sales yang anda gunakan salah. Ibarat anda sebagai raja, aturlah   rakyat anda agar bisa menjual produk  secara efektiif dan efisien.
Kalau dulu  penjualan dilakukan dengan cara yang sederhana namun sekarang penjualan bisa dilakukan dengan cara yang modern seperti penggunaan  internet atau   ponsel yang jauh lebih canggih. Peralatan dan perlengkapan saat ini sangat mendukung  untuk mempromosikan  produk perusahaan.    Bahkan tanpa sales yang banyak pun perusahaan tetap bisa melakukan penjualan  dalam jumlah yang diinginkan. Dengan  pangsa pasar yang semakin  bersaing tersebut menimbulkan  masing-masing perusahaan terus mengupayakan penjualan  semaksimal mungkin.
Bagi  perusahaan mereka sering menggunakan SCM untuk menyampaikan produk yang telah dibuat tersebut agar bisa sampai ke tangan konsumen.  Supply Chain adalah suatu jaringan yang   bertujuan untuk  penyampaian barang kepada konsumen akhir.  Perusahaan akan menggunakan beberapa  orang  atau badan yang nantinya bermanfaat untuk penyampaian produk hingga  konsumen menggunakannya.
Supply Chain ini  penerapannya melibatkan beberapa bagian baik  pihak intern  perusahaan maupun pihak ekstern perusahaan. Pihak-pihak yang terkait dengan  sistem ini adalah  supplier, pabrik, toko atau ritel, distributor  maupun perusahaan yang    mendukung penjualan perusahaan.  Beberapa komponen penting tersebut harus  bisa terjalin kerja sama yang baik agar saling menguntungkan.


A. Pengertian Supply Chain Management
Di era globalisasi dengan persaingan bisnis   yang ketat  hal ini sangat menuntut tiap perusahaan untuk penyusunan suatu strategi bisnis  agar bisa bersaing  dengan perusahaan lainnya. Dari berbagai persaingan yang dilakukan masing-masing  perusahaan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa persaingan yang dilakukan oleh perusahaan adalah untuk  mengimplementasikan  proses produksi barang atau jasa yang efektif dan efisien  untuk disalurkan kepada konsumen. Namun dalam kenyataannya perusahaan tidak mampu   untuk menjalankan  semua itu sehingga mereka memilih jalan pintas dan kemudahaan untuk bersaing dengan competitor melalui supply chain.
Supply Chain merupakan suatu bentuk sistem organisasi  yang bertujuan untuk penyaluran produk  maupun jasa  kepada konsumen. Dalam siklus atau rantai ini ada beberapa  organisasi yang beberja dalam lingkup yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama yaitu untuk pengadan barang  serta penyalurannya  hingga ketangan konsumen akhir secara efektif dan efisien. Dengan kerja sama   tersebut maka akan dihasilkan nilai tambah dari  produk yang telah diproduksi tersebut. Supply chain juga dianggap sebagai logistic network  yang mampu menghubungkan mata rantai  yang saling terkait antara  manufacturer, suppliers, retail outlets, distribution dan customers. Dalam konsep ini  sangat megutamakan adanya manajemen logistic  yang memiliki pandangan lebih luas dari barang  dasar hingga  menjadi barang jadi  yang digunakan oleh konsumen akhir.
Dalam  manajemen Supply chain ini akan terlihat bagaiaman aliran barang, transaksi, aliran uang maupun aliran informasi.  Mungkin bagi perusahaan   aka nada wawasan dan  motivasi yang hebat ketika anda melihat bagaimana  sebuah bisnis besar yang terkenal di dunia yaitu amazon.com telah mengembangkan konsep  Supply chain ini. Dengan omset ratusan juta dollar dalam satu tahunnya  perusahaan ini mampu memaksimalkan penjualannya dalam berbagai   produk yang terkenal.   Perusahaan besar ini menjual berbagai produk  dna memiliki beberapa distributor  besar di  Amerika sedangkan konsumennya telah tersebar di seluruh dunia.
Mengelola Supply Chain bagi perusahaan besar Amazon ini  adalah hal yang sulit karena harus dilakukan dengan cara yang teliti dan prosesnya snagat rumit.
Proses yang dilakukan perusahaan tersebut adalah mulai dari  pengolahan data yang dipesan oleh  konsumen,  mencari serta menyediakan produk yang dibutuhkan konsumen, kemudian proses pengemasan dan pengiriman barang hingga sampai ke tangan konsumen dan melakukan penagihan pembayaran.  Sesulit apapun   itu tetap saja dengan manajemen Supply chain yang baik perusahaan ini tetap bisa mendapatkan omset yang luar biasa.
Manajemen rantai supply chain ini merupakan suatu proses  payung   dengan produk yang diciptakan dan akan disampaikan ke tangan konsumen  dalam bentuk yang lebih structural.  Rantai suplai atau supply chain   akan terlihat seperti jaringan yang lebih rumit  dari suatu hubungan  suatu organisasi  kepada relasi bisnis  untuk  berporduksi dan menyampaikan hasil produksi tersebut kepada konsumennya.
Supply chain management ini merupakan suatu koordinasi dari bahan, arus kas dan arus keuangan maupun koordinasi  informasi   beberapa  organisasi yang tergabung dalam  mata rantai tersebut.  Dalam manajemen ini semua  bahan dasar hingga menjadi produk yang akan dijual ke konsumen akan mendaur  ulang produk yang   sudah ada. Dalam manajemen ini   setiap   rantai supply memiliki tujuan  untuk memaksimalkan  nilai dari produk yang telah dihasilkan secara menyeluruh. Dengan  rantai supply maka akan mudah setiap  rantai mendapatkan nilai  lebih dari produk tersebut.
Dari uraian diatas berarti supply chain management akan melibatkan beberapa hal dibawah ini:
• Produk fisik dan arus material
Dalam rantai supply ini maka arus material akan melibatkan  suatu arus  produk fisik  yang berasal dari pemasok hingga sampai ke tangan konsumen. Hal ini sama dengan  arus balik yang datang dari retur produk, layanan, pendaur ulangan maupun proses pembuangan.
• Berbagai arus informasi yang didapatkan
Dalam rantai supply   ini akan  ada beberapa informasi yang bermanfaat   diantaranya adalah   perkiraan permintaan, transmisi pesanan  maupun pelaporan  pesanan dari konsumen. Arus ini akan berjalan dalam dua arah diantaranya adalah arus  kearah konsumen dan arus kearah penyedia bahan mentah untuk proses produksi barang yang dibutuhkan konsumen.
• Arus keuangan
Dalam supply chain ini juga melibatkan arus keuangan  yang berhubungan dengan syarat-syarat kredit, informasi kartu kredit maupun jadwal pembayaran  yang berhubungan dengan  penetapan  kepemilikan  pengiriman barang.

B. Komponen dan Permasalahan Supply Chain Management

1. Komponen Supply Chain Management
Dalam siklus rantai ini maka ada beberapa komponen yang saling berhubungan satu sama lain. Bila salah satu rantai suplai tersebut terputus maka konsep ini akan sulit dijalankan, bahkan akan bermasalah. Berikut  beberapa komponen dalam supply chain management:
• Upstream supply chain
Rantai ini disebut juga dengan rantai  suplai hulu yang melibatkan beberapa aktivitas  yang berasal  dari perusahaan manufactur  dengan beberapa penyalur produknya  dengan koneksi para penyalur dengan penyalur lainnya yang saling berhubungan  ( para penyalur ke dua setelah penyalur pertama). Rantai hulu ini  memudahkan para penyalur untuk  memperluas hubungannya  pada beberapa cabang   dan yang paling penting dalam  rantai  supply chain hulu ini adalah adanya  aktivitas pengadaan.
• Downstream supply chain
Rantai  suplai hilir ini merupakan rantai supply chain  arah muara atau hilir  yang melibatkan   beberapa aktivitas  berupa pengiriman produk yang telah dibuat oleh proodusen kepada  pelanggan atau konsumen akhirnya. Dalam rantai supply chain hilir ini maka  sangat memperhatikan   arah pendistribusian,  bagian gudang maupun transportasinya dan yang tak kalah penting adalah dengan memperhatikan pelayanan yang diberikan sales kepada konsumen. Sales harus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen akhir tanpa kecuali.
• Internal supply chain management
Manajemen internal dari suplai chain ini akan melibatkan beberapa hal diantaranya adalah proses masuknya barang ke gudang untuk penyimpanan dan digunakan  sebagai transformasi  masukan  yang berasal dari penyalur  kedalam output   organisasi tersebut. Internal supply chain ini akan menjadi luas dari waktu ke waktu  yang ada dalam organisasi tersebut. Dalam rantai supply ini maka perhatian yang paling utama  adalah dalam hal manajemen  pabrikasi, manajemen produksi maupun pada pengendalian    inventory.

2. Permasalahan dalam suppy chain management
Dlaam pelaksaaannya supply chain management sering mengalami masalah baik dari satu rantai maupun pada beberapa rantai yang menjalankannya. Rantai satu dengan rantai lainnya memang saling terkait sehingga bila ada salah satu rantai dalam supply chain tersebut mengalami masalah tentu saja beberapa rantai akan mengalami masalah juga.  Beberapa permasalahan dalam supply chain  management diantaranya adalah:
• Srategi distribusi
Beberapa startegi distribusi yang bermasalah dalam supply chain ini diantaranya adalah sentralisasi   maupun  strategi desentralisasi, selain itu juga  strategi distribusi berlabuh silang, strategi menarik maupun mendorong dan strategi logistic orang ke tiga.
• Distribusi konfigurasi jaringan
Distribusi ini akan  melibatkan lokasi  beberapa supplier,  fasilitas dalam   berproduksi, tempat distribusi pusat maupun gedung dan para pelanggan produk bersangkutan.
• Permasalahan informasi
Informasi yang diperlukan tiap rantai kadang juga mengalami masalah, sistem yang terintegrasi dan proses penyampaian informasi melalui rantai suplai  yang berharga kadang tidak sampai ke tangan rantai suplai lainnya.
• Aliran dana
Dalam rantai suplai chain kadang banyak terjadi masalah pada aliran dana dari rantai suplai tersebut. Aliran dana mengalami masalah  pada cara pembayaran dan keterlambatan pertukaran dana dari  masing-masing mata rantai yang ada pada organisasi tersebut.

C. Aktivitas Supply Chain Management
Rantai suplai yang dibentuk  merupakan suatu pendekatan  yang  melibatkan beberapa fungsi  untuk mengatur peregerakan  bahan mentah atau bahan  baku  dalam suatu organisasi maupun pergerakan barang jadi hasil produksi tersebut  yang keluar dari organisasi  dan akan disalurkan apda konsumen akhir.
Dari fungsi supply chain  tersebut kemudian rantai ini bertambah fungsinya yaitu dengan meningkatkan  kepuasan konsumen  dengan mengurangi control manajemen  dari kegiatan logistic harian organisasi tersebut.  Proses ini akan memberikan sedikit pengendalian    dan akan melibatkan beberapa  partner rantai suplai kea rah konsep  rantai suplai. Tujuan  rantai suplai  cahin ini adalah meningkatkan kepercayaan  antara rekanan  rantai suplai  maupun meningkatkan investaris  serta peningkatan inventory organisasi.
Berikut beberapa aktivitas dari supply chain management:
1. Strategis
Aktivitas rantai suplai chain ini akan melibatkan beberapa hal diantaranya adalah:
• Rekanan strategis
Rekanan ini akan melibatkan beberapa distributor, pemasok bahan baku maupun pelanggan  menggunakan jalur komunikasi maupun informasi yang penting untuk meningkatkan operasional.
• Mengoptimalkan jaringan
Sasaran selanjutnya adalah dengan mengoptimalisasi jaringan strategis yang telaha da dengan  cara meningkatkan jumlah rantai, peningkatkan lokasi, maupun dengan peningkatan  fasilitas kepada rantai suplay chain dan konsumen.
2. Taktis
Pelaksaaan taktis dalam suplay chain management diantaranya adalah:
• Keputusan dan perjanjian kontrak  untuk pengadaan bahan baku
• Keputusan terhadap proses produksi
• Keputusan yang berhubungan dengan inventaris organisasi baik dalam bentuk jumlah, tempat maupun jadwal  yang telah ditetapkan.
• Transportasi
Strategi ini digunakan untuk menentukan rute masing-masing rantai suplay chain   agar bisa memaksimalkan penjualan produk.
• Gaji
Dalam suppy chain management akan ditentukan gaji yang didapatkan masing-masing rantai dalam organisasi tersebut berdasarkan  target  yang telah didapatkan. Jadi pencapaian target  sangat menentukan gaji yang didapatkan masing-masing rantai.
3. Operasional
Kegiatan operasional dalam supply chain management diantaranya adalah:
• Perencanaan permintaan konsumen
Perencanaan permintaan maupun presdiksi permintaan yang dibutuhkan oleh konsumen akan dibagi menjadi  beberapa prediksi dari para pemasok.
• Perencanana pengadaan barang
Perencanaan ini akan melibatkan beberapa pemasok   untuk proses perencanaan pengadaan barang yang dibutuhkan konsumen.
• Perencanaan produksi
Setelah beberapa hal diatas barulah dalam aktivitas supply chain management akan merencanakan  produksi  sesuai dengan kebutuhan dan permintaan  konsumen di pasaran.

D. Jaringan supply chain management ( SCM)
Hal  utama yang  bisa terlihat dari jaringan supply cahin ini adalah suatu proses intergrasi   secara vertical dari para supplier  kepada konsumen atau pelanggan  yang dilakukan melalui aliansi yang strategi    antar perusahan. Dalam supply chain management akan  ada optimasi total  yang lebih besar dibandingkan dengan optimasi parsial  dalam suatu rantai individu.
Jika suatu perusahaan mampu mengaplikasikan  semua  proses dalam supply chain ini maka akan menjadi suatu organisasi yang lebih besar namun kelemahannya adalah adanya biaya administrasi yang lebih besar dari sebelumnya. Selain itu adanya aliansi yang dilakukan antar perusahaan  akan  membuat  keuntungan optimasi maupun biaya administrasi menjadi lebih rendah. Masing-masing perusahaan yang tergabung dalam supply chain ini akan berhubungan dengan  perusahaan lainnya dalam proses integrasi secara  vertical.
Tiap perusahaan harus  memperhatikan  bagaimana mereka memproses informasi yang didapatkan dari rantai-rantai dalam organisasi.
Proses informasi ini sangat penting bagi SCM  sehingga akan baik bagi perusahaan untuk melakukan inovasi terhadap   teknologi informasi untuk memaksimalkan SCM. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan elektronik data. Elektronik data ini merupakan suatu cara  yang paling efektif untuk melakukan promosi  informasi  antar perusahaan yang sesuai dengan tujuan SCM.
Electronic Data Interchange  atau disingkat (EDI)  ini merupakan    pertukaran informasi yang dilakukans ecara online komputer  pada tiap transaksi yang dilakukan perusahaan. Untuk memaksimalkan SCM maka  sangat penting adanya   elektronik data  khusus yang digunakan untuk memasukkan informasi dalam suatu  jaringan dan akan dibagikan pada rantai supply chain lainnya.

E. Manfaat Supply Chain Management
Adanya supply chain management memiliki manfaat diantaranya adalah:
• Memaksimalkan penyediaan barang kepada konsumen
Dengan adanya jaringan yang luas dan penyediaan barang  yang cepat ke tangan konsumen maka  dipastikan konsumen tidak akan berpaling kepada produsen barang yang sama.
• Penjaminan  mutu
Mutu dari barang tidak hanya ditentukan saat proses produksinya namun juga ditentukan dari mutu bahan mentah yang digunakan saat proses produksi tersebut.  Selain itu mutu suatu barang  juga  ditentukan oleh kualitas pengiriman barang yang dilakukan oleh distributornya.
• Meminimalkan jumlah supplier
Adanya supply chain management ini akan mengurangi jumlah  biaya negosiasi, biaya trancking maupun untuk pengurangan  supplier yang tidak sejalan.

-SUMBER://manajemenproduksi.com/artikel-yang-sangat-bagus-tentang-supply-chain-management/#sthash.20Rzg0Pw.dpuf



Lihat profil user

3 Ulasan Strategi SEO dan SCM on Tue Dec 01, 2015 8:38 pm

Ulasan Strategi SEO dan SCM

Pengertian Supply Chain Management (SCM)

A.    Supply Chain Management (SCM)
Supply chain management adalah manajemen dari sebuah jaringan bisnis yang saling terhubung untuk menjadikan suatu produk yang lengkap dan melengkapinya dengan layanan – layanan yang dibutuhkan oleh end customer (Harland, 1996).
Supply chain Management juga dapat didefinisikan sebagai sekumpulan aktifitas (dalam bentuk entitas/fasilitas) yang terlibat dalam proses transformasi dan distribusi barang mulai dari bahan baku paling awal dari alam sampai produk jadi pada konsumen akhir.
Dalam kegunaannya SCM adalah bagaimana ia mampu me-manage aliran barang atau produk dalam suatu rantai supply. Dengan kata lain, model SCM mengaplikasikan bagaimana suatu jaringan kegiatan produksi dan distribusi dari suatu perusahaan dapat bekerja bersama-sama untuk memenuhi tuntutan konsumen.
Contoh Supply Chain untuk pembuatan sereal jagung (jenis makanan untuk sarapan) adalah sebagai berikut :
1. Petani jagung. Proses dimulai dari pemilihan bibit jagung, penebaran, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan jagung, dan diakhiri dengan penjualan hasil panen ke pabrik pembuatan sereal.
2. Pabrik dalam pembuatan sereal jagung. Proses dimulai dari pembersihan biji jagung yang diterima dari petani, pemanggangan menjadi sereal, pengepakan (packaging), penyimpanan di gudang untuk distribusi ke supermarket/ toko (retail), pengiriman (transportasi) ke supermarket/ toko.
3. Proses penjualan dimulai dari penyimpanan di rak-rak di supermarket, penjualan ke pembeli (customer) dan akhirnya di konsumsi oleh pembeli. Produk yang tidak terjual akhirnya akan dimusnahkan pada saat produk telah mencapai masa kadaluarsa.
•         Tujuan utama dari SCM adalah:
1. penyerahan / pengiriman produk secara tepat waktu demi memuaskan konsumen
2. mengurangi biaya
3. meningkatkan segala hasil dari seluruh supply chain (bukan hanya satu perusahaan)
4. mengurangi waktu
5. memusatkan kegiatan perencanaan dan distribusi
•         Area cakupan SCM adalah :
- Pengembangan Produk : Melakukan riset pasar, merancang produk baru, melibatkan supplier dalam perancangan produk baru.
- Pengadaan : Memilih supplier mengevaluasi kinerja supplier, melakukan pembelian bahan baku dan komponen, memonitor supply risk, membina dan memelihara hubungan dengan supplier.
- Perencanaan dan Pengendalian : Demand planning, peramalan permintaan, perencanaan kapasitas, perencanaan produksi dan persediaan.
- Produksi : Eksekusi produksi, pengendalian kualitas.
- Distribusi : Perencanaan jaringan distribusi, penjadwalan pengiriman, mencari dan memelihara hubungan dengan perusahaan jasa pengiriman, memonitor service level di riap pusat distribusi.


Sumber : http://nurizzatiulfa.blogspot.co.id/2013/01/pengertian-scm-crm-dan-erp_5165.html


Pengertian SEO atau Search Engine Optimization (SEO)

Pengertian SEO atau Search Engine Optimization adalah suatu teknik untuk memaksimalkan suatu website agar lebih dikenal atau lebih mudah dibaca oleh search engine. Teknik SEO dilakukan melalui proses yang systematis artinya teknik seoharus mengikuti aturan-aturan yang berlaku pada suatu search engine tertentu yang menjadi rujukannya.
1. Teknik SEOditerapkan pada suatu website dengan tujuan untukmeningkatkan jumlah pengunjung website tersebut. Banyak sekali faktor yang menentukan keberhasilan dalam SEO namun dapat di golongkan menjadi dua yaitu :
2. Onpage Optimazation yaitu teknik melakukan optimasi dari dalam suatu website dengan jalan memodifikasi faktor-faktor tertentu dari bagian suatu website misalkan menentukan title, tag, content yang relevan dengan title dan lain-lain
3. Offpage Optimazation yaitu teknik optimasi yang dilakukan dari luar bagian website dengan tetap mengacu pada alogaritma search engine tertentu misalkan memperbanyak backlink yang berkualitas

Teknik SEO bagi kebanyakan orang bisa terbilang sulit karena membutuhkan skill yang cukup dan tingkat kesabaran yang tinggi sedangkan hasilnya tidak dapat dilihat secara langsung. Selain itu metode search engine tertentu, untuk meng-index hasil pencarian juga sering berubah. Oleh karena itu SEO dapat dikatakan sangat dinamis karena metodenya berubah dari waktu ke waktu dan juga SEO tidak dapat memberikan jaminan apakah website Anda akan muncul dalam index pencarian teratas atau tidak.

Adapun Beberapa Pengertian SEO dari para tokoh pakar SEO , yaitu :

1. Pengeritan SEO Menurut Su Rahman
Dalam bukunya yang berjudul “JAGO SEO ‘Cara Instan, Gak Pake Pusing’ “, seorang internet marketing ini mendefinisikan Search Engine Optimization sebagai serangkaian teknik yang di lakukan untuk memperbaiki rangking/urutan hasil pencarian di search engine atau mesin pencarian dengan mengoptimalkan keyword melalui meta tag.
Beliau mengartikan bahwa SEO dapat di optimalkan melalui berbagai tag di dalam sebuah website atau blog untuk lebih maksimal.

2. Pengertian SEO Menurut Andiseo.com (Nurdin Andi Junaidi)
Seorang webmaster yang hobi dengan mengikuti kontes SEO sejak awal tahun 2012 mendefinisikan bahwa SEO (Search Engine Optimization) adalah sebuah upaya (Optimasi) tentang bagaimana webmaster dapat meraih posisi teratas untuk situsnya berdasarkan kata kunci (keyword) tertentu pada mesin pencari (Google, Yahoo, Bing, dll)

3. Pengertian SEO Menurut Dwi Budi Santoso
Sebagai seorang Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Stikubank Semarang tentunya seorang Dwi juga mengtahui apa itu SEO. Pada Jurnal Teknologi Informasi DINAMIK Volume XIV, No.2, Juli 2009 : 131-136, Dwi Budi Santoso mengungkapkan Search Engine Optimization, biasa disingkat (SEO) adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut.

4. Pengertian SEO Menurut Ibnu Gunawan
Pada jurnalnya (JURNAL INFORMATIKA VOL. 10, NO. 2, NOVEMBER 2009: 120-124) dia mendifenisikan bahwa SEO atau yang lebih dikenal dengan Search Engine Optimization adalah sebuah proses mendesain webpage untuk mengoptimalkan potensinya sehingga bisa mencapai ranking tertinggi dalam sebuah mesin pencari, lebih disukai jikalau masuk pada halaman pertama.

Dari beberapa pengertian dan definisi yang telah di paparkan di atas, tampak jelas bahwa SEO (Serach Engine Optimization) bertujuan untuk menjadi no 1 di hasil pencarian mesin pencari. Tujuannya untuk meningkatkan popularitas sebuah web dan meningkatkan kunjungan serta sebagai sarana untuk internet marketing. Jika kita perhatikan satu per satu dari beberapa definisi SEO di atas, tentunya kita sudah mengetahui apa itu SEO dan Tujuannya.


Sumber : http://dinamika-solusiutama.blogspot.co.id/2013/12/pengertian-seo-jasa-seo-murah.html

Lihat profil user

4 Ulasan Strategi SEO dan SCM on Wed Dec 02, 2015 2:58 pm

ULASAN SEO

1.Pengertian dari SEO.
Search Engine Optimization, yang biasa disingkat SEO adalah suatu usaha yang dilakukan pada sebuah blog yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju website atau blog tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut yang biasa dikenal dengan istilah optimasi SEO.

2.Jenis SEO
2.1 SEO on page
Yang dimaksud Optimisasi SEO On Page kurang lebih yaitu optimisasi yang dilakukan dari dalam situs web anda. Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan, misalnya seperti :

Pilih tempalte yang SEO friendly. Design template blog dapat memiliki keunggulan dan kelemahan. Misalnya, ada template yang tampilannya menarik dan indah, namun dari segi SEO bisa saja lemah. Ataupun sebaliknya. Oleh karena itu sebaiknya pilih template blog yang SEO friendly. Saat ini ada banyak template blog gratisan dengan tampilan premium namun telah disisipi hack SEO sehingga menjadi SEO friendly.

Pasang Meta Tags. Ada banyak jenis meta tag yang sering digunakan. Antara lain meta description. Penggunaan meta description yang tepat dapat menambah kekuatan SEO blog di search engine. Meta description berfungsi memuat informasi yang mendeskripsikan halaman blog anda. Meta description muncul pada snippet deskripsi di hasil pencarian google. Selain meta description, ada pula meta keyword, meta author, dll.

Pasang keyword pada title/judul blog. Judul adalah tempat yang sangat tepat untuk memasang keyword. Title/judul blog menggambarkan keseluruhan dari isi blog anda. Nah sebagian kunjungan yang terjadi datang dari pembaca yang tertarik akan judul blog yang anda pasang. Oleh karena itu maksimalkan penggunaan keyword yang ditargetkan pada title/judul blog.

Letakan judul postingan didepan judul blog. Coba anda lihat tab browser anda di atas. Apakah judul postingan sudah berada didepan, kemudian disusul dengan nama blog anda? Begitu pula tampilan dalam query search engine. Biasanya, pada template yang belum di isi hack, nama blog berada didepan judul postingan. Pada hasil pencarian search engine hal ini dapat berakibat kurang baik, karena dapat memotong judul postingan dibagian belakang. Pengunjung pun jadi tidak bisa membaca judul postingan anda secara keseluruhan, terlebih jika judul postingannya panjang.

Maksimalkan keyword yang padat didalam postingan blog. Bukan berarti anda lalu memasang keyword sebanyak-banyaknya lho, karena hal tersebut malah dapat dianggap sebagai tindakan spam oleh search engine. Yang perlu anda lakukan adalah dengan mengatur letak posisi keyword serta memilih keyword dan frase yang tepat.
2.2 SEO OFF PAGE
kebalikannya dari SEO on page yaitu suatu usaha pengoptimalan dari luar blog itu sendiri yang bertujuan mendatangkan pengunjung dan meningkatkan trafik blog dari sumber lain sepeti social bookmark atau social media.
Cara kerja SEO PAGE
Mempromosikan web atau blog di jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter dan Google .
•  Submit blog ke berbagai mesin pencari. Atau ke web directory.
•  Submit setiap artikel di blogmu ke social bookmark.
•  Mencari backlink entah itu lewat berkomentar di blog - blog dofollow atau dengan bertukar link antar sesama blogger, dan mensubmit artikel ke social bookmark.
•  Dan yang terakhir adalah dengan blogwalking, yaitu dengan mengunjugi blog - blog tema

3.TEKNIK SEO
3.1 Tekhnik white hat SEO
Teknik White Hat SEO adalah teknik yang baik dan positif. Teknik ini dilakukan dengan mengikuti rekomendasi dari mesin pencari. Dalam prakteknya, website dioptimasi secara perlahan dengan beberapa cara, yaitu:
• Mengatur penggunaan template website agar menjadi SEO friendly.
• Pemakaian Meta Tag Description untuk memudahkan search engine mencari artikel Anda yang sesuai dengan keyword yang digunakan pengguna mesin tersebut.
• Penulisan konten yang bermutu, padat dan jelas.
• Membuat link yang baik serta memperoleh backlink yang sesuai dengan konten.
• Memanfaatkan sosial media sebagai alat promosi konten website.
• Melakukan ping secara teratur dan proporsional.
beberapa keuntungan sebagai berikut:

• Situs Anda aman dari pantauan mesin pencari karena teknik optimasi yang dilakukan benar-benar mengikuti kaidah SEO yang legal.
• Pengunjung tidak akan merasa kecewa sebab informasi yang ditemukan relevan dengan kata kunci yang diketikkan. Hal ini merupakan hasil dari teknik mengoptimalkan kualitas penulisan konten yang telah Anda lakukan.
• Posisi situs di halaman mesin pencari atau (SERP) akan lebih tahan lama, seiring tetap mengalirnya trafik kunjungan menuju website Anda.
3.2 Tekhnik black hat SEO
metode SEO dengan tindakan yang sebaliknya. Banyak yang menganggap bahwa Black Hat SEO dianggap merupakan taktik SEO yang cukup agresif. Akhirnya demikian teknik dari aliran ini cenderung mengabaikan pedoman mesin pencari mendasar dan kurang etis maupun kurang sportif. Kasus yang sering terjadi, penggunaan Black Hat SEO bisa menghasilkan hasil yang sangat cepat, namun hasil tersebut hampir tidak akan mampu bertahan lama dibandingkan White SEO.
Teknik yang digunakan :
1. Link Farm
“link farm atau peternakan, link adalah sebutan yang diberikan bagi suatu halaman situs yang banyak memiliki tautan ke situs lain (outbound link). Tidak ada kepastian berapa tepatnya jumlah tautan yang termasuk banyak tersebut, namun sejumlah teori SEO memprediksi angka 100 sebagai batasnya. Beberapa teori juga menyebutkan bahwa banyak di sini bersifat relatif, ada parameter-parameter lain yang menentukan. Seperti misalnya jumlah halaman yang ter-index, jumlah inbound link (tautan yang menuju ke halaman lain dari situs yang sama), kualitas content, dan sebagainya.
2. Cloaking Page atau Doorway page
Maksud dari cloaking page adalah membuat suatu kode khusus yang akan mendeteksi,apakah pengunjung situs tersebut berasal dari Search engine atau manusia,jika berasal dari search engine maka situs otomatis akan mengarahkannya ke halaman khusus yang berisi keyword keyword saja. Namun jika pengunjung yang datang adalah manusia,maka akan ditampilkan halaman yang asli.
3. Keyword Stuffing (Keyword Spamming)
Keyword Stuffing dilihat dari bahasanya saja sudah jelas kalau arti dari Stuffing adalah mengisi atau memadatkan. Jadi pengertian Keyword Stuffing disini adalah keyword atau kata kunci yang di isi terus-menerus atau kata kunci yang diulang-ulang.
4. Invisible text (teks tak terlihat)
Cara tradisional dalam metode black hat yang sering kita temui adalah dengan menyamakan warna huruf keyword yang sengaja ditulis berulang ulang dengan background halaman web, jika backgroundnya putih maka warna huruf keywordnya putih,sehingga kita tidak tahu ada keyword tersembunyi disitu,biasanya juga terdapat di akhir halaman.
5. Scraper Pages (Web scraper,Auto generated Page)
Yaitu halaman web,yang dibuat secara otomatis menggunakan software tertentu, biasanya scraper page ini menangkap kata pencarian yang dilakukan search engine lalu secara otomatis software tersebut mencari artikel / resources di website lain,mengkopinya dan memasukkan di halaman tersebut dengan instan.

4.Tujuan Optimasi SEO
Tujuan dari dilakukannya optimasi SEO on page maupun optimasi SEO off page memiliki tujuan yang sama yaitu menempatkan sebuah situs web atau blog pada posisi teratas hasil pencarian, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan keyword (kata kunci) tertentu yang dibidik atau ditargetkan dan perbedaannya terletak di cara optimasinya. Karena website atau blog yang menempati dan berada di teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih yang besar untuk mendapatkan pengunjung dari mesin pencari, karena pengunjung pasti akan lebih mengutamakan blog yang paling atas terlebih dahulu, lalu mengkliknya dan mengunjungi website atau blog tersebut. Untuk cara menaikan posisi artikel di Search Engine Result Page (SERP) kalian bisa membaca artikel tentang cara meningkatkan posisi artikel di SERP dengan blog dummy ini.

5.Kesimpulan
optimasi SEO ini merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh blogger manapun yang ingin blognya menempati dan berada di posisi teratas dan mendapatkan banyak pengunjung dari mesin pencari. Optimasi SEO on page dan optimasi SEO off page ini juga merupakan sebuah optimasi yang harus dilakukan dan tidak boleh dipisahkan ibarat sebuah 'pasangan' yang saling melengkapi satu sama lain. Jika hanya salah satu saja optimasi SEO yang dilakukan entah optimasi SEO on page ataupun optimasi SEO off pagenya saja maka akan kurang optimal pula hasil yang akan didapatkan nantinya.

http://m-seo.heck.in/pengertian-seo-dan-definisi-apa-itu-seo.xhtml


ULASAN SCM
1.Pengertian SCM

SCM (Supply Chain Management) adalah konsep atau mekanisme untuk meningkatkan produktivitas total perusahaan dalam rantai suplai melalui optimalisasi waktu, lokasi dan aliran kuantitas bahan.

2.Macam macam SCM
Macam – Macam Supply Chain Management
Beribacara mengenai macam – macam supply chain management ini tentunya anda akan bisa memiliki kepekaaan untuk melihat perbedaan jenis supply chain management. Beberapa jenis supply chain management ini sendiri terdiri atas yaitu :
a. Rantai suplai hulu / upstream supply chain
Bagian rantai suplai hulu ini menempatkan perusahaan manufaktur sebagai penyalur dan koneksi atau penghubung pada para konsumen atau reseller yang melakukan pemasaran produk mereka. Bentuk aktivitas utama yang dijalankan pada jenis supply chain management yang pertama ini ialah pengadaan produk perusahaan.
b. Internal supply chain management
Bagian supply chain management yang kedua ini diartikan sebagai proses input bahan mentah ke gudang yang selanjutnya ditransformasikan menjadi bahan dasar penyaluran yang dilakukan oleh perusahaan. Hal ini dilakukan secara terus menerus oleh perusahaan untuk bisa menghasilkan output produksi yang berkualitas bagi perusahaan. Dalam internal supply chain management ini memiliki aktivitas utama yang terdiri atas manajemen produksi, pabrifikasi serta pengendalian persediaan produk yang dilakukan oleh perusahaan.
c. Downstream supply chain management
Pada jenis yang ketiga ini, manajemen rantai suplai melakukan kegiatan yang terdiri atas semua aktivitas pemasaran produk perusahaan mulai dari pengiriman produk ke pelanggan atau konsumen. Aktivitas utama pada jenis supply chain management ketiga ini antara lain yaitu pengaturan arah distribusi, sistematika pergudangan, transportasi dan akvitas akhir pelayanan pengiriman produk.
3.Input data yang harus ada
Penerapan supply chain management ini membutuhkan input pengolaan terlebih dahulu didalamnya. Beberapa data yang melandasi penerapan supply chain management ini diantaranya yaitu :
1. Distribusi produk
Distribusi produk diartikan sebagai penyebaran produk yang dilakukan guna mendapatkan link penjualan yang tersebar merata. Unsur input supply chain management ini terdiri atas jumlah dan lokasi supplier, ketersediaan fasilitas produksi, pusat produksi serta keberadaan gudang dan konsumen di pasaran.
2. Strategi distribusi yang dijalankan
Untuk mengoptimalkan produksi perusahaan dan penyebaran produk perusahaan pada beberapa konsumen, dibutuhkan strategi distribusi yang tepat. Unsur input yang kedua ini terbagi atas metode persebaran desentralisasi dan sentralisasi, melalui bantuan orang ketiga ataupun melalui startegi penjualan langsung.
3. Manajemen inventarisasi
Pencatatan dalam proses supply chain management ini sangat dibutuhkan guna mendapatkan kauntitas dan lokasi pemasaran yang tercatat secara nyata sehingga produksi berikutnya pada perusahaan bisa terpetakan secara jelas.
4. Aliran dana
Input penjelasan data mengenai perusahaan ini dibutuhkan untuk jalannya sistem supply chain management yang terarah. Pengaturan mengenai aliran dana dalam supply chain management ini dilakukan dengan pembuatan syarat pembayaran dan metodologi untuk melakukan aktivitas transaksi produk.
Lima komponen dasar dari Supply Chain Management adalah :1.

Plan
Plan atau perencanaan merupakan kegiatan strategi untuk mengatur semua sumber (sources) agarmemenuhi permintaan pelanggan atas suatu produk atau layanan.2.

Source
Source (sumber) mencakup supplier (perusahaan penyedia barang) yang menghantarkan barangatau layanan yang dibutuhkan untuk pembuatan barang jadi.3.

MakeIni
merupakan langkah produksi, dimana perlu dilakukan penjadwalan terhadap aktivitas-aktivitas yang dibutuhkan untuk produksi, uji coba, packaging, dan persiapan untuk pengirimanbarang.4.

Deliver
Bagian ini juga dikenal dengan logistik. Pada bagian ini perlu dilakukan koordinasi antarapesanan dari pelanggan, bangun jaringan warehouse , tentukan pengangkutan yang akanmengirimkan barang atau layanan kepada pelanggan dan membuat sistem invoice untuk menerima pembayaran





     4.Kesimpulan

Dari beberapa pengertian diatas kita ambil kesimpulan bahwa supply chain management merupakan sebuah solusi pendekatan manajemen material , informasi dan financial pada suatu alur proses barang atau jasa yang di kelola secara efektif dan efesien dengan mengintergarasikan semua elemen baik itu dari luar environtment seperti supplier hingga internal environtment seperti pengusaha , tempat pemrosesan barang (pabrik),gudang dan pendistribusian barang hingga pengelolaan customer shingga menciptakan suatu hasil berupa waktu pemrosesan barang yang lebih cepat , biaya yang relative murah dan peningkatan kepuasan pelangga

https://vadimkherzakov.wordpress.com/2013/01/15/pengertian-scm/

Lihat profil user

Sponsored content


Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik