Tugas Kampus untuk DosenKu Mr. Muhamad Danuri, M.Kom


You are not connected. Please login or register

TUGAS 3 - Lambang Profesional

Pilih halaman : 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 2]

1 TUGAS 3 - Lambang Profesional on Sun Mar 29, 2015 11:45 am

admin


Admin
Lambang Profesional
carilah satu contoh dari lambang profesional dibawha ini :
- product
- profesi
- INSTANSI


Gambar, definisi

Lihat profil user http://tugasku.netgoo.org

2 Re: TUGAS 3 - Lambang Profesional on Sun Mar 29, 2015 11:45 am

1. Product



Nike, Inc. adalah produsen sepatu, pakaian dan alat-alat olahraga Amerika Serikat. Nike mensponsori banyak olahragawan dunia seperti Tiger Woods, Imam Teguh Islamy, Ronaldo dan Michael Jordan dan juga membuat perjanjian dengan berbagai tim sepak bola dunia seperti Manchester United, F.C. Barcelona, Arsenal, F.C. Basel, Juventus, Clube de Regatasd Flamengo, Steaua Bucuresti, AC Sparta Praha, Red Star Belgrade, Inter Milan, VfL Bochum, VfL Wolfsburg, Hertha BSC Berlin, Borussia Dortmund, PSV Eindhoven, Valencia C.F., Urawa Red Diamonds, Kaizer Chiefs, Atlético de Madrid, NK Maribor, Glasgow Celtic, FC Porto, Paris Saint-Germain, Boca Juniors, dan Corinthians.
Perusahaan ini adalah salah satu perusahaan penghasil sepatu dan pakaian sport terbesar di dunia dengan pendapatan lebih dari $24.1 miliar AS pada fiskal pendapatannya tahun 2012 lalu. Pada 2012,perusahaan mempekerjakan lebih dari 44.000 orang di seluruh dunia. Nike memasarkan produknya di bawah mereknya sendiri, serta Nike Golf, Nike Pro, Nike +, Air Jordan, Nike Skateboarding, dan termasuk anak perusahaannya Cole Haan, Hurley International, Umbro dan Converse.
Perusahaan ini didirikan pada tanggal 25 Januari 1964 sebagai Blue Ribbon Sports oleh Bill Bowerman dan Phil Knight. Nama Nike resmi dipakai sejak 30 Mei 1978. Nama Nike sendiri berarti dewi kemenangan Yunani.
Perusahaan ini awalnya beroperasi sebagai distributor sepatu Onitsuka Tiger (sekarang ASICS) asal Jepang. Pada tahun 1964, di tahun pertamanya menjalani bisnis sepatu, BRS menjual 1.300 pasang sepatu lari Jepang. Pada tahun 1965 perusahaan muda ini telah mempekerjakan karyawan penuh-waktu dan meraih angka penjualan hingga  $ 20.000.
Pada 1971, hubungan antara BRS dan Tiger Onitsuka hampir berakhir. BRS siap untuk meluncurkan lini alas kaki sendiri yang dirancang oleh Carolyn Davidson yang melahirkan Swoosh. Swoosh ini pertama kali digunakan oleh Nike pada 18 Juni 1971, dan telah didaftarkan pada U.S. Patent dan Trademark Office pada tanggal 22 Januari , 1974.
Sumber http://sepatufutsalmalang.com/latar-belakang-dan-sejarah-berdirinya-nike-inc/

2. Profesi



Menurut Pasal 1 angka (1) UU No. 18 Tahun 2003 Tentang Advokat, Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan Undang-Undang ini. Jasa hukum yang dimaksud dapat berupa memberikan konsultasi hukum, bantuan hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, membela, dan melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum klien. Istilah lain untuk advokat adalah pengacara, konsultan hukum, kuasa hukum, penasihat hukum, atau pembela. Sedangkan istilah pengacara dalam bahasa Inggris adalah lawyer, attorney, legal counsel, solicitor, barrister, dan advocate.
Sumber http://pengertiandefinisi-arti.blogspot.com/2012/03/pengertian-definisi-advokat.html


3. INSTANSI



Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atau yang biasa disingkat dengan DJBC atau seringkali hanya disebut dengan Bea Cukai adalah nama dari sebuah Direktorat dibawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), merupakan instansi pemerintah yang melayani masyarakat di bidang kepabeanan dan cukai. Masyarakat Indonesia yang awam biasanya jarang mengenal istilah kepabeanan, namun akan lebih mengerti apabila disebutkan dengan terminologi "ekspor" dan "impor"
Tugas dan fungsi DJBC utamanya adalah berkaitan erat dengan pengelolaan keuangan negara, antara lain memungut bea masuk berikut Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) yang meliputi (PPN Impor, PPh Pasal 22, PPnBM) dan memungut Cukai. Sebagaimana diketahui bahwa pemasukan terbesar (sering disebut sisi penerimaan) ke dalam kas negara adalah dari sektor pajak dan termasuk didalamnya adalah Bea Masuk atau BM dan cukai yang dikelola oleh DJBC.
Selain daripada itu, tugas dan fungsi DJBC adalah mengawasi kegiatan ekspor dan impor, mengawasi peredaran minuman yang mengandung alkohol atau etil alkohol (disebut sebagai MMEA / Minuman Mengandung Etil Alkohol dan EA / Etil Alkohol), dan peredaran rokok atau barang hasil pengolahan tembakau lainnya. Seiring perkembangan zaman, DJBC bertambah fungsi dan tugasnya sebagai fasilitator perdagangan, yang berwenang melakukan penundaan atau bahkan pembebasan pajak dengan syarat-syarat tertentu

Sumber http://bcukai.blogspot.com/2014/05/bea-cukai.html



Terakhir diubah oleh Ferry Ariyanto tanggal Mon Apr 06, 2015 5:56 pm, total 2 kali diubah

Lihat profil user

3 Re: TUGAS 3 - Lambang Profesional on Sun Mar 29, 2015 11:46 am

Lambang Profesional carilah satu contoh dari lambang profesional dibawha
ini :
Product:

Guild to finger



mengenai logo guild to finger bermula di saat agus dan arga sering2 melakukan corat coret tembok. ketika sama sama bergiat di komunitas punk brandal kota Blora, lama kelamaan seiring kami sering membuat dinding kota mereka dan penuh warna munculah ide untuk membuat sebuah clothing dari dalam negri guild to finger.
mereka berdua mencoba memperjuangkan nama kota kecil mereka dengan segala kreatifitas dan ilmu seni yang mereka miliki Mempropaganda generasi muda untuk mencintai produk asli Indonesia yang tinggal di kota kecil di Kab Blora pof jateng.

awal mula kenapa membuat logo Guild to finger, dulu mereka memiliki model rambut yang sama jadi sampai sekarang logo itu masih dipergunakan..

sumber : https://www.facebook.com/GuildToFinger
.

Profesi :



Teenage need time



Berawal pada 2009 januari dari seorang anak yang memiliki hobi bemain olahraga skate dia adalah Uchil, dan dia mempunyai bakat maen skateboard entah kenapa dia ber pindah profesi menjadi seorang musisi.
lalu dia membuat grub musik yang mulanya trdiri dari 5 orang.
dengan aliran Pop lalu tak lama kemudia udah 5 bulan grub ini bubar di karena kesibukan masing2
lalu uchil melanjutkan dengan hobinya bermain skate lalu bertemulah dengan anggre pada saat ...itu dia juga suka dengan musik lalu setelah saling mengenal membuatlah 2 grub yaitu SuperTetra dengan aliran Punk Rock karna kami suka SID, Green Day, Blink182 Etc

jaman semakin berganti dan beberapa genre pun semakin banyak di Kota kami, yaps Ardi keluar karena merasa ingin mencoba musik cadas dan kami hanya bisa pasrah karena jiwa musik seorang tidak bisa di paksa untuk menuruti kita,,

setelah Ardi pergi meninggalkan band kita, GreyNa menawarkan sodaranya yang dari jakarta Yak ni Ibon. setelah mendengar Demo lagu kita Ibon pun tertarik untuk bergabung dalam band kami dan dia mencoba untuk memain kan Bass,

Namun seperti kebanyakan anak muda pada umumnya,ternyata membentuk sebuah group band bukanlah prioritas utama yang mereka pikirkan saat itu…

Super Tetra sempat mengalami masa vakum sekitar 1 tahun, dikarenakan kesibukan masing-masing personil untuk meyelesaikan study mereka…
yups ibon keluar dari band kami. karena ingin melanjutkan studinya di jakarta lagi, dan saat itulah kami di bantu dari band teman kami yak ni Allan, dia salah satu teman drumer yang sering menjadi auditionalpayer kami dan saat ini dia menposisikan dirinya di band kami sebagai drum, dan angger berpindah menjadi Bass.

lalu pada era 2012 Kita mencoba untuk bangkit kembali dan kita mencoba untuk merubah nama Band kita untuk sampai sekarang band kita masih bertahan dan mengganti nama dengan Teenage Need Time Sementara itu Filosopi Teenage Need Time adalah sekelompok anak muda yang sampai sekarang yang belum merasakan langkah"nya untuk menuju keremajaan.

untuk logo kami sering berganti" dengan seiring EP mini album singgle kami. mulai dari Minni Bom sampai chuky chips.. untuk saat ini kami masih menggunakan logo chuky chips yang menggambarkan sekelompok anak muda yang meninggalkan masa kecilnya dan ingin kembali ke jaman" di mana dulu mereka suka melakukan hal yang tidak pernah terlupakan.

sumber : https://www.facebook.com/TeenageNeedTime
.



instansi:



Kabupaten Blora

Kabupaten Blora adalah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Blora, sekitar 127 km sebelah timur Semarang. Berada di bagian timur Jawa Tengah, Kabupaten Blora berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur.

Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati di utara, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro (Jawa Timur) di sebelah timur, Kabupaten Ngawi (Jawa Timur) di selatan, serta Kabupaten Grobogan di barat.

Blok Cepu, daerah penghasil minyak bumi paling utama di Pulau Jawa, terdapat di bagian timur Kabupaten Blora.


Lahan pertanian di Kabupaten Blora.

Jalan daerah di Kabupaten Blora.

Hutan jati di Kabupaten Blora.
Wilayah Kabupaten Blora terdiri atas dataran rendah dan perbukitan dengan ketinggian 20-280 meter dpl. Bagian utara merupakan kawasan perbukitan, bagian dari rangkaian Pegunungan Kapur Utara. Bagian selatan juga berupa perbukitan kapur yang merupakan bagian dari Pegunungan Kendeng, yang membentang dari timur Semarang hingga Lamongan (Jawa Timur). Ibukota kabupaten Blora sendiri terletak di cekungan Pegunungan Kapur Utara.

Separuh dari wilayah Kabupaten Blora merupakan kawasan hutan, terutama di bagian utara, timur, dan selatan. Dataran rendah di bagian tengah umumnya merupakan areal persawahan.

Sebagian besar wilayah Kabupaten Blora merupakan daerah krisis air (baik untuk air minum maupun untuk irigasi) pada musim kemarau, terutama di daerah pegunungan kapur. Sementara pada musim penghujan, rawan banjir longsor di sejumlah kawasan.

Kali Lusi merupakan sungai terbesar di Kabupaten Blora, bermata air di Pegunungan Kapur Utara (Rembang), mengalir ke arah barat melintasi kota Purwodadi yang akhirnya bergabung dengan Kali Serang.


Sejarah Blora

Asal usul nama Blora
Menurut cerita rakyat Blora berasal dari kata BELOR yang berarti lumpur, kemudian berkembang menjadi mbeloran yang akhirnya sampai sekarang lebih dikenal dengan nama BLORA.

Secara etimologi Blora berasal dari kata WAI + LORAH. Wai berarti air, dan Lorah berarti jurang atau tanah rendah.

Dalam bahasa Jawa sering terjadi pergantian atau pertukaran huruf W dengan huruf B, tanpa menyebabkan perubahan arti kata. Sehingga seiring dengan perkembangan zaman kata WAILORAH menjadi BAILORAH, dari BAILORAH menjadi Balora dan kata Balora akhirnya menjadi Blora.

Jadi nama Blora berarti tanah rendah berair, ini dekat sekali dengan pengertian tanah berlumpur.

Blora Era Kerajaan di bawah Kadipaten Jipang[sunting | sunting sumber]
Blora di bawah Pemerintahan Kadipaten Jipang pada abad XVI, yang pada saat itu masih di bawah pemerintahan Demak. Adipati Jipang pada saat itu bernama Aryo Penangsang, yang lebih dikenal dengan nama Aria Jipang. Daerah kekuasaan meliputi:

Pati, Lasem, Blora, dan Jipang sendiri. Akan tetapi setelah Jaka Tingkir (Hadiwijaya) mewarisi takhta Demak, pusat pemerintahan dipindah ke Pajang. Dengan demikian Blora masuk Kerajaan Pajang.

Lambang Kabupaten Blora
untuk melihat deskripsi dan lisensi dari gambar tersebut, silahkan klik di sini

CUPU MANIK (HASTA GINA)

Yang berbentuk segi lima melambangkan dasar falsafah Negara, yaitu Pancasila.

GUNUNG KEMBAR Kesetiaan rakyat Daerah Kabupaten Blora terhadap Pemerintahan Republik Indonesia. Kecintaan rakyat Daerah Kabupaten Blora terhadap Daerahnya.

POHON ENAM BATANG berwarna Hijau berpadu dengan MENARA MINYAK berwarna Putih Melambangkan kekayaan utama daerah Kabupaten Blora.

SUNGAI (Lusi dan Bengawan Solo) yang dilukiskan dengan dua jalur bergelombang dan berwarna Biru. Melambangkan penyaluran usaha-usaha pemerintah demi peningkatan kesejahteraan rakyat. Menggambarkan bahwa kemakmurandaerah Kabupaten Blora antara lain tergantung kepada pemanfaatan air dari kedua sungai tersebut.

TRISULA Bertangkai Merah dan berwarna Putihmempunyai arti jiwa kepahlawanan rakyat Daerah Kabupaten Blora, berani bekerja, berani berkorban, danberani menghadapi kesulitan ketiganya berlandaskan itikad baik.

LINGKARAN berwarna Kuning Emas Melambangkan sebagai kesatuan dan kedaulatan tekad rakyat Daerah Kabupaten Blora.

KALA MAKARA Sebagai Lambang Kebudayaan dan kesenian daerah rakyat daerah Kabupaten Blora.

BINTANG SUDUT LIMA berwarna Kuning Emas Sebagai lambang segala yang paling tinggi (Tuhan Yang Maha Esa) dan yang harus diagungkan demi keselamatan rakyat lahir dan bathin.

PADI dan KAPAS Motif Dwi Tunggal sebagai lambang kemakmuran.

Sesanti Daerah yang berbunyi "CACANA JAYA KERTA BUMI" Yang diartikan : tempat (arena, medan) kejayaan, kemakmuran dan kedamaian yang langgeng, atau dengan kata lain : "Bumi Kabupaten Blora ini mengandung kekayaan alamiah yang besar, yang dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat, dengan syarat harus berani bekerja keras (makarya)".

Sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Blora
.



Terakhir diubah oleh Agus182 tanggal Sun Apr 05, 2015 1:11 pm, total 8 kali diubah

Lihat profil user https://uchilmaruchil.wordpress.com/

4 Re: TUGAS 3 - Lambang Profesional on Sun Mar 29, 2015 11:49 am

1.Lambang profesi




Lambang PMPP TNI ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor : Kep/57/II/2008 tentang Pengesahan Lambang Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI). Secara rinci, penjelasan lambang PMPP TNI diuraikan dalam bentuk, ukuran, warna, dan makna lambang PMPP TNI, sebagai berikut :

1. Bentuk Lambang PMPP TNI, sebagai berikut :

a. Segi empat panjang, bahan kain beludru disulam emas dan perak.

b. Lukisan halaman depan

   Lambang PMPP TNI
   Warna Dasar : Merah

c. Lukisan halaman belakang

   Lambang TNI
   Warna dasar di luar segi lima : Merah

d. Tiang terdiri atas dua bagian:

   1) Bagian Kepala/Mustaka
   2) Bagian badan

2. Ukuran

   Panjang; 90 cm+jumbai 7 cm
   Lebar : 60 cm + jumbai 7 cm
   Tiang terdiri atas dua bagian

1) Bagian Kepala/Mustaka:

   Puncak/Tunggul
   Bola dunia
   Sarapta
   Bokor /bejana
   Tinggi bagian kepala 25 cm, lebar antara sayap kiri dan kanan Burung Garuda 15 cm

2) Bagian Badan

   Lima lingkaran, menggambarkan setiap sila dari Pancasila
   Tongkat kayu dibuat dari kayu jati berwarna coklat kayu
   Panjang tongkat 250 cm, dengan garis tengah 5 cm.

3. Warna Lukisan

   Warna Dasar : Merah
   Perisai : Biru, garis tepi hitam
   Burung Garuda : Kuning, garis tepi hitam
   Bendera : Merah Putih, tanpa garis tepi.
   Lambang TNI : Kuning emas.
   Pita : Kuning, tulisan dan garis tepi hitam
   Lambang PBB : Putih, tanpa garis tepi

4. Makna

a. Makna warna

   Biru melambangkan perdamaian
   Putih melambangkan suci dan ketulusan
   Kuning melambangkan sifat “Prawira” melaksanakan tugas dasar kehormatan diri, bangsa dan negara
   Kuning emas melambangkan kebesaran, keagungan Tuhan Yang Maha Esa
   Merah melambangkan keberanian atas kebesaran yang menunjukkan jiwa kepahlawanan dan pantang menyerah
   Hitam melambangkan keuletan dan ketangguhan dalam pelaksanaan tugas

b. Makna Pusara PMPP TNI

1) Inti Tanda Perdamaian. Bentuk perisai berwarna biru dengan lambang PBB di atasnya.

   Bentuk perisai tameng, menggambarkan bahwa TNI memiliki sifat tangguh, ulet, dan pangan menyerah dalam melaksanakan tugas operasi perdamaian serta selalu bersikap profesional/netral dalam melindungi/membantu pihak yang lemah
   Lambang PBB, melambangkan bahwa TNI dalam melaksanakan tugas misi perdamaian di bawah bendera PBB.

2) Lambang Angkatan

   Lambang Angkatan menggambarkan bahwa PMPP TNI menyelenggarakan kegiatan penyiapan, pembekalan dan pelatihan bagi personel dari tiga angkatan yang dipersiapkan sebagai Military Observer, kontingen dan penugasan luar negeri untuk tugas operasi perdamaian Lambang Angkatan menunjukkan bahwa PMPP TNI diawaki oleh personel dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

3) Burung Garuda

   Burung Garuda melambangkan bahwa komitmen Indonesia terhadap ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 telah terbukti dengan diterimanya Indonesia secara aklamasi sebagai anggota PBB pada tanggal 28 September 1950
    Burung Garuda melambangkan prajurit TNI melaksanakan tugas dengan gagah berani dan pantang menyerah

4) Bendera Merah Putih

   Bendera Merah Putih melambangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan salah satu anggota PBB
   Bendera Merah Putih melambangkan keterlibatan Indonesia secara aktif dalam operasi perdamaian dunia sejak tahun 1957

5) Pita Seloka. Pita Seloka kuning bertuliskan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian melambangkan ikatan yang kuat, kesatuan, keutuhan, ketertiban dan kebulatan tekad serta loyalitas warga PMPP TNI.

c. Makna Tiang Tanda Kesatuan

1) Puncak/tunggul. Bentuk puncak berupa Burung Garuda sedang mencengkeram bola dunia dan siap terbang, melambangkan bahwa setiap personel-personel hasil didik PMPP TNI sanggup mengatasi berbagai kesukaran dan masalah dalam melaksanakan tugas yang terkait perdamaian di manapun berada.

2) Bola dunia, melambangkan PMPP TNI bertugas mendukung dan berperan aktif dalam usaha-usaha untuk perdamaian di seluruh dunia

3) Sarapta. Sarapta terdiri atas dua kata, yaitu sara dan sapta, yang berarti :

    Sara : Tajam
    Sapta : Tujuh
    Sarapta : Tujuh Ketajaman, kata ini mengandung makna tujuan/pedoman prajurit Sapta Marga dalam peran serta serta aktifnya menjaga ketertiban dan perdamaian dunia.

4) Bokor/Bejana

   Tempat untuk penyucian dalam upacara keagamaan
   Wadah ilmu. Bokor menggambarkan PMPP TNI sebagai wadah untuk pembekalan, pendidikan dan pelatihan serta pengelolaan kemampuan personel TNI untuk kejayaan bangsa dan negara di bidang perdamaian dunia

sumber : http://PMPP TNI.com



2 Lambang instansi




Latar Belakang


Luas dan kompleksnya cakupan tugas dan fungsi Kementerian PAN dan RB;
Logo harus dapat ditafsirkan sebagai pernyataan bahwa baik kebijakan maupun tindakan Kementerian PAN dan RB ke depan senantiasa berorientasi pada ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni pemerintahan yang mampu menjawab tantangan jaman
Oleh karena itu, logo didesain sedemikian rupa sehingga secara filosofis mencerminkan sifat-sifat kebaharian (visi bahari, etika bahari, kepemimpinan bahari, hukum bahari dan filsafat bahari) yang digambarkan sebagai roda kemudi kapal atau disebut kybernan (berasal dari kata kibernology), dimana Kementerian PAN dan RB sebagai pengemudinya


Bentuk oval


Menyiratkan makna simbolik yang menggambarkan ketegaran dan keseimbangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam mengemban visi reformasi birokrasi untuk menciptakan aparatur negara yang profesional, visioner, netral, tidak berpihak dan menghasilkan kinerja (output dan outcome) yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat.


Roda Kemudi Kapal


Menyiratkan makna simbolik yang menggambarkan peran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai pengemudi dalam memimpin dan mengelola perumusan kebijakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi, agar tugas-tugas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat


8 jari-jari roda kapal


Menyiratkan makna simbolik yang menggambarkan:
8 (delapan) asas umum pemerintahan yang baik, yaitu kepastian hukum, keseimbangan, ketidakberpihakan, kecermatan, tidak melampaui dan/atau tidak menyalahgunakan dan/atau mencampuradukkan kewenangan, keterbukaan, profesionalitas, dan kepentingan umum.
8 (delapan) penjuru angin yang bermakna sebagai kewilayahan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang mengikat persatuan dan kesatuan bangsa (Bhinneka Tunggal Ika).


Buku/Himpunan Peraturan


Menyiratkan makna simbolik yang menggambarkan hasil kerja (output) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi berupa produk-produk kebijakan di bidang pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi yang dapat dipertanggungjawabkan baik secara ilmiah, hukum, politik dan sosiologis dan selanjutnya untuk dilaksanakan sebagai acuan oleh seluruh jajaran aparatur negara, baik di pusat maupun di daerah


7 garis pada buku/ himpunan peraturan


Menyiratkan makna simbolik 7 (tujuh) nilai dasar yang memberikan motivasi dalam bekerja, yaitu menjunjung tinggi kejujuran, bekerja dengan penuh tanggung jawab, berpola pikir visioner (jauh ke depan), menegakkan disiplin, mengutamakan kerjasama, bertindak adil dalam berperilaku, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan.


Lingkaran kecil berwarna hitam yang mengapit tulisan ”MELAYANI MASYARAKAT”


Menyiratkan makna simbolik yang menggambarkan kesungguhan dan komitmen Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam menekankan pentingnya fungsi pelayanan kepada masyarakat yang harus diemban oleh seluruh aparatur negara, baik di pusat dan di daerah.


Warna


Warna dasar krem.
Makna psikologis: suci, bersih, jujur dan setia.
Makna simbolis: kesetiaan dan kejujuran dalam pengabdian.

Warna biru muda pada tulisan ”KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI
Makna psikologis: dinamis, responsif, kuat dan cerdas.
Makna simbolis: lega, arif, harapan dan optimisme yang kuat.

Warna biru tua pada tulisan ”MELAYANI MASYARAKAT”.
Makna psikologis: teguh, tenang, dan rasional.
Makna simbolis: menyiratkan keuletan dan semangat dalam mencapai cita-cita.

Warna cokelat tua pada kemudi.
Makna psikologis: tabah dan tahan uji.
Makna simbolis: mantap dan konsisten dalam tujuan.

Warna kuning pada lingkaran bagian dalam pada kemudi kapal.
Makna psikologis: kreatif, enerjik, semangat untuk maju.
Makna simbolis: koordinasi dan kerjasama.


Tulisan


Tulisan melingkar: ”KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI”
merupakan nama atau nomenklatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Tulisan: ”MELAYANI  MASYARAKAT”.
Menyiratkan makna simbolik yang menjelaskan bahwa fungsi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi adalah mengkoordinasikan pembangunan dan pendayagunaan seluruh jajaran aparatur negara di semua lini dan semua aspek agar memiliki komitmen yang kuat untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.


Sumber:http://www.menpan.go.id

3.Lambang produk

Sinar Sosro



PT. Sinar Sosro adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang minuman ringan, terutama yang berbahan dasar teh. PT Sinar Sosro merupakan perusahaan minuman teh siap minum dalam kemasan botol yang pertama di Indonesia dan di dunia.[1] Perusahaan ini memproduksi minuman teh dalam botol yang bernama Teh Botol, Joy Green Tea, Fruit Tea, dll

Sejarah

Pembentukan perusahaan Sosro tidak lepas dari sejarah terciptanya Teh Botol yang diciptakan oleh keluarga Sosrodjojo.[2] Tahun 1940, Keluarga Sosrodjojo memulai usahanya di sebuah kota kecil bernama Slawi di Jawa Tengah. Pada saat memulai bisnisnya, produk yang dijual adalah teh kering dengan merek Teh Cap Botol dimana daerah penyebarannya masih di seputar wilayah Jawa Tengah. Tahun 1953, Keluarga Sosrodjojo mulai memperluas bisnisnya dengan merambah ke ibukota Jakarta untuk memperkenalkan produk Teh Cap Botol yang sudah sangat terkenal di daerah Jawa Tengah. Perjalanan memperkenalkan produk Teh Cap Botol ini dimulai dengan melakukan strategi CICIP RASA (product sampling) ke beberapa pasar di kota Jakarta. Awalnya, datang ke pasar-pasar untuk memperkenalkan Teh Cap Botol dengan cara memasak dan menyeduh teh langsung di tempat. Setelah seduhan tersebut siap, teh tersebut dibagikan kepada orang-orang yang ada di pasar. Tetapi cara ini kurang berhasil karena teh yang telah diseduh terlalu panas dan proses penyajiannya terlampau lama sehingga pengunjung di pasar yang ingin mencicipinya tidak sabar menunggu. Cara kedua, teh tidak lagi diseduh langsung di pasar, tetapi dimasukkan kedalam panci-panci besar untuk selanjutnya dibawa ke pasar dengan menggunakan mobil bak terbuka. Lagi-lagi cara ini kurang berhasil karena teh yang dibawa, sebagian besar tumpah dalam perjalanan dari kantor ke pasar. Hal ini disebabkan pada saat tersebut jalanan di kota Jakarta masih berlubang dan belum sebagus sekarang. Akhirnya muncul ide untuk membawa teh yang telah diseduh di kantor, dikemas kedalam botol yang sudah dibersihkan. Ternyata cara ini cukup menarik minat pengunjung karena selain praktis juga bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu menunggu tehnya dimasak seperti cara sebelumnya. Pada tahun 1969 muncul gagasan untuk menjual teh siap minum (ready to drink tea) dalam kemasan botol, dan pada tahun 1974 didirikan PT SINAR SOSRO.[2]
Bahan Baku

Bahan baku teh untuk PT. Sinar Sosro berasal dari perkebunan teh Gunung Rosa (Cianjur), Gunung Manik (Cianjur), Gunung Cempaka (Cianjur), Gunung Satria (Garut), daerah Neglasari (Garut), daerah Cukul (Pangelengan), dan daerah Sambawa (Tasikmalaya).[1]
Pabrik Produksi

PT. Sinar Sosro memiliki 10 pabrik yang tersebar di Indonesia, yaitu di Cakung (Jakarta Timur), Tambun dan Cibitung (Jawa Barat), Pandeglang (Banten), Serdang, Ungaran (Jawa Tengah), Gresik dan Mojokerto (Jawa Timur), Bali, dan Palembang, (Sumatera Selatan).[3]
Produk

Produk yang telah diproduksi oleh PT Sinar Sosro antara lain Teh Botol Sosro, Teh Celup Sosro, Joy Green Tea, Fruit Tea, Happy Jus, Country Choice (Jus Buah), TEBS, S-Tee, dan Prim-A (Air Mineral)

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sinar_Sosro



Terakhir diubah oleh Aris F A tanggal Sat Apr 11, 2015 8:26 pm, total 12 kali diubah

Lihat profil user

5 Re: TUGAS 3 - Lambang Profesional on Sun Mar 29, 2015 1:18 pm

Lambang

Lihat profil user

6 Re: TUGAS 3 - Lambang Profesional on Sun Mar 29, 2015 1:44 pm

LAMBANG PRODUCT


Electronic Arts merupakan sebuah perusahaan multinasional yang menghasilkan beragam macam produk multimedia. Didirikan oleh William M. 'Trip' Hawkins III (lahir 28 Desember 1953) pada tahun 1982. Perusahaan ini mempekerjakan 8.000 karyawannya pada tahun 2008. Bermarkas di Redwood City, California. EA sering dikritik karena sering melakukan akukuasi secara baik maupun tidak baik.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Electronic_Arts


LAMBANG PROFESI

Lambang Polri
Singkatan : POLRI
Didirikan : 1 Juli 1946
Motto : Rastra Sewakottama
Dasar hukum : UU No.2 Tahun 2002
Struktur yurisdiksi
Kedudukan : Badan Pemerintah Pusat
Wilayah hukum : Nasional Indonesia
Badan nasional :  Pemerintah Indonesia
Struktur operasional
Kapolri : Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti (Plt.)
Markas besar : Jakarta
Bertanggung jawab kepada Presiden Republik Indonesia

sumber :
http://www.wikiwand.com/id/Kepolisian_Negara_Republik_Indonesia


LAMBANG INSTANSI

Arti Lambang Kota Semarang
Pada posting sebelumnya kita telah membahas arti lambang Kota Bandung. Selanjutnya pada posting kali ini kita akan membahas arti lambang Kota Semarang. Namun sebelum masuk ke pembahasan tentang arti lambang Kota Semarang, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu sekilas wawasan tentang Kota Semarang.

A. Sekilas wawasan tentang Kota Semarang

   Semarang merupakan ibukota provinsi Jawa Tengah.
   Kota ini terkenal dengan tugu mudanya dan juga simpang limanya.
   Walaupun di kota – kota lain juga terdapat simpang lima, namun entah mengapa simpang lima di Kota Semarang lebih terkenal dari kota – kota lain.
   Makanan khas Kota semarang yang terkenal yaitu Lumpia Semarang.
   Kota Semarang berdasarkan letak wilayahnya dibagi menjadi 2 bagian yaitu Kota Atas (wilayah Kota Semarang yang berada di daerah dataran tinggi dan juga Kota Bawah (wilayah Kota Semarang yang berada di dataran rendah).

   Batas wilayah Kota Semarang adalah

       Sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa
       Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Demak
       Sebelah selatan dengan Kabupaten Semarang
       Sebelah barat dengan Kabupaten Kendal.

   Klub sepakbola profesional asal Kota Semarang yaitu PSIS Semarang

B. Arti lambang Kota Semarang

Inilah gambar lambang Kota Semarang, sumber gambar dari Wikipedia/wiki/Semarang





arti lambang,lambang kota ,logo ibukota provinsi,gambar lambang, arti lambang Kota Semarang,logo-logo, logos,membuat logo,daftar provinsi, Kota Semarang
Lambang Kota Semarang

Lambang Kota Semarang berbentuk Perisai dua bagian, Tugu Muda, Bintang sudut 5, Bambu Runcing dan Bukit Candi.

Isi lambang berjiwakan 3 prinsip :
1. Kekhususan/ ke Semarangan
2. Tradisi revolusioner Kota Semarang
3. Kepribadian Nasional

   Makna Lambang Tugu Muda Mencerminkan sikap patriotisme warga Kota Semarang saat melawan bala tentara Jepang dalam ”Pertempuran Lima Hari“

   ~Bukit/ Candi.Melambangkan bahwa selain dataran rendah , Semarang juga memiliki dataran tinggi (kota atas)

   ~Air dan Dinding Benteng Melambangkan pelabuhan Semarang.

   ~Perisai.Melambangkan Pertahanan dan Kekuatan kepribadian rakyat kota Semarang.

   ~Padi dan Kapas Melambangkan Semarang murah sandang dan pangan terutama di masa depan.

   ~Ikan Melambangkan Semarang sejak dahulu terkenal dengan ikannya.

Referensi :


   Wikipedia/wiki/Semarang
   Situs Resmi pemerintah Kota Semarang



Terakhir diubah oleh Agung Adi Nugroho tanggal Sun Mar 29, 2015 2:29 pm, total 2 kali diubah

Lihat profil user

7 Re: TUGAS 3 - Lambang Profesional on Sun Mar 29, 2015 2:18 pm

logo produk


Logo pertama Apple merupakan gambar Isaac Newton sedang duduk dibawah pohon apel. Gambar ini di desain oleh Ronald Wayne. Berikutnya Rob Janoff menghasilkan logo apel dengan pelangi yang digunakan pada tahun 1976 sampai 1998. Rumor mengatakan bahwa gigitan pada apel dibuat dari inspirasi Alan Turning, seorang bapak komputer modern yang mengakhiri hidupnya dengan memakan apel yang mengandung sianida. Janoff mendesain gambar gigitan pada apel juga untuk menghindarinya tampak seperti tomat merah. Sebuah ide yang sangat cemerlang dan saat ini logo Apple begitu terkenalnya.
lambang profesi
Copyright © 2011 Try Anything, Know Everything! | Powered by TheXIVdesigns



Lambang kedokteran versi Hermes pertama kali digunakan pada tahun 1902 oleh korps kesehatan militer AS. Sejak saat itu ada anggapan bahwa tongkat Hermes sama dengan tongkat Asclepius dan menjadi sering digunakan secara rancu sebagai lambang kesehatan. Belakangan kerancuan ini dikaji kembali dan diputuskan bahwa lambang kedokteran yang benar adalah tongkat-dan-ular Asclepius, bukan tongkat Hermes. Namun pada kenyataanya masih banyak organisasi kesehatan yang menggunakan tongkat Hermes sebagai simbolnya.

lambang instansi


Bea Cukai adalah suatu direktorat
(instansi di bawah departemen/kementerian) yang mengurusi tugas-tugas kepabeanan dan cukai.
Direktorat bea cukai berada di bawah Kementerian Keuangan.
Lambang Bea Cukai terdiri dari :

Segi lima melambangkan negara RI yang berdasarkan Pancasila.
Laut, gunung dan angkasa melambangkan Daerah Pabean Indonesia, yang merupakan wilayah berlakunya Undang-undang Kepabeanan dan Undang-undang Cukai.
Tongkat dengan ulir berjumlah 8 dibagian bawahnya melambangkan hubungan perdagangan internasional RI dengan mancanegara dari/ke 8 penjuru angin.
Sayap  yang terdiri dari 30 sayap kecil dan 10 sayap besar;melambangkan Hari Keuangan RI yang jatuh pada tanggal 30 Oktober dan melambangkan Bea dan Cukai sebagai unsur pelaksana tugas pokok Kementerian Keuangan di bidang Kepabeanan dan Cukai.
Lingkaran Malai Padi melambangkan tujuan pelaksanaan tugas Bea dan Cukai adalah kemakmuran dan kesejahteraan bangsa Indonesia.
Sumber :www.beacukai.go.id



Terakhir diubah oleh wahidkurniawan tanggal Wed Apr 22, 2015 5:12 pm, total 3 kali diubah

Lihat profil user

8 TUGAS 3_LAMBANG PROFESIONAL on Tue Mar 31, 2015 10:30 pm

Lambang Untuk Instansi Koperasi Indonesia


              Lambang Koperasi Indonesia
Lambang Koperasi Indonesia memiliki arti sebagai berikut:
  a. Rantai melambangkan persahabatan yang kokoh.
  b. Gigi Roda melambangkan usaha/karya yang terus menerus.
  c. Kapas dan Padi melambangkan kemakmuran rakyat yang diusahakan oleh Koperasi.
  d. Timbangan melambangkan keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi.
  e. Bintang dalam perisai melambangkan Pancasila sebagai landasan ideal koperasi.
  f. Pohon beringin melambangkan sifat kemasyarakatan dan kepribadian Indonesia yang kokoh                                                                                                                    berakar.
  g. Tuliasan Koperasi Indonesia melambangkan kepribadian koperasi rakyat Indonesia.
  h. Warna merah dan putih melambangkan sifat nasional Indonesia.

Lambang Untuk Profesi Bidan

arti dan makna lambang IBI





Arti Logo IBI (Ikatan Bidan Indonesia) :
1. Bentuk Bundar, dilingkari garis merah putih, melambangkan arti persatuan abadi.
2. Buah Delima, merupakan buah yang berisi biji dan air, melambangkan kesuburan.
3. Dua Helai Daun, melambangkan kemampuan dari pasangan laki-laki dan perempuan untuk melanjutkan tumbuhnya bibit.
4. Ular dan Cawan, menunjukkan simbol Dewa Aesculapius dan Dewi Hygea, dimana pelayanan kebidanan harus memelihara dan mempertahankan biji (bibit) agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
5. Buah Delima Merekah, menggambarkan buah delima yang sudah matang, mengandung biji-biji (benih) yang telah matang (matur) dan sehat, sehingga dapat melanjutkan generasi penerus baru yang sehat dan berkualitas. Seorang bidan diharapkan bersiap diri menjadi tenaga pelayanan kesehatan yang profesional, untuk menghantarkan benih yang matur dan sehat tersebut menjadi calon generasi penerus yang mandiri serta berkualitas

Lambang Untuk Product.

®Registered Trademark



Dipakai sebagai pemberitahuan merek dagang dari sebuah produk ataupun jasa komersial yang sudah terdaftar di Kantor Paten Nasional. Hak eksklusif dari sebuah merek dagang terdaftar akan terus dimiliki sepanjang merek dagang itu di-register ulang oleh pemiliknya secara rutin (biasanya tiap 5 tahun). Jadi simbol ini disematkan apabila merek dagang sudah terdaftar secara resmi.



Terakhir diubah oleh budiningsih tanggal Sun Apr 12, 2015 9:31 am, total 2 kali diubah

Lihat profil user

9 Re: TUGAS 3 - Lambang Profesional on Sun Apr 05, 2015 11:50 am


Lambang Negara Indonesia
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lambang Negara Republik Indonesia
Garuda Pancasila

Penjelasan
Pemangku Republik Indonesia

Sejak 11 Februari 1950
Perisai Di bagian tengah Garuda, melambangkan Pancasila, ideologi nasional Indonesia
Penopang Garuda (penopang tunggal)
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Elemen Jumlah bulu Garuda melambangkan tanggal 17 Agustus 1945, hari kemerdekaan Republik Indonesia
Penggunaan - Lambang Negara (contoh pada Paspor Indonesia dan dokumen resmi kenegaraan)
- sebagai lambang kenegaraan dan ideologi nasional
- penggunaan resmi kenegaraan lainnya
Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Lambang negara Indonesia berbentuk burung Garuda yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan (dari sudut pandang Garuda), perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu” ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno, dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat tanggal 11 Februari 1950.
Lambang negara Garuda Pancasila diatur penggunaannya dalam Peraturan Pemerintah No. 43/1958.[1]
Daftar isi
• 1 Sejarah
• 2 Deskripsi dan arti filosofi
o 2.1 Garuda
o 2.2 Perisai
o 2.3 Pita bertuliskan semboyan Bhinneka Tunggal Ika
• 3 Beberapa aturan
• 4 Sumber
• 5 Lagu Garuda Pancasila
• 6 Galeri
Sejarah

Arca Raja Airlangga digambarkan sebagai Wishnu mengendarai Garuda.

Rancangan awal Garuda Pancasila oleh Sultan Hamid II masih menampilkan bentuk tradisional Garuda yang bertubuh manusia.

Garuda Pancasila yang diresmikan penggunaannya pada 11 Februari 1950, masih tanpa jambul dan posisi cakar di belakang pita.
Garuda, kendaraan (wahana) Wishnu tampil di berbagai candi kuno di Indonesia, seperti Prambanan, Mendut, Sojiwan, Penataran, Belahan, Sukuh dan Cetho dalam bentuk relief atau arca. Di Prambanan terdapat sebuah candi di muka candi Wishnu yang dipersembahkan untuk Garuda, akan tetapi tidak ditemukan arca Garuda di dalamnya. Di candi Siwa Prambanan terdapat relief episode Ramayana yang menggambarkan keponakan Garuda yang juga bangsa dewa burung, Jatayu, mencoba menyelamatkan Sinta dari cengkeraman Rahwana. Arca anumerta Airlangga yang digambarkan sebagai Wishnu tengah mengendarai Garuda dari Candi Belahan mungkin adalah arca Garuda Jawa Kuna paling terkenal, kini arca ini disimpan di Museum Trowulan.
Garuda muncul dalam berbagai kisah, terutama di Jawa dan Bali. Dalam banyak kisah Garuda melambangkan kebajikan, pengetahuan, kekuatan, keberanian, kesetiaan, dan disiplin. Sebagai kendaraan Wishnu, Garuda juga memiliki sifat Wishnu sebagai pemelihara dan penjaga tatanan alam semesta. Dalam tradisi Bali, Garuda dimuliakan sebagai "Tuan segala makhluk yang dapat terbang" dan "Raja agung para burung". Di Bali ia biasanya digambarkan sebagai makhluk yang memiliki kepala, paruh, sayap, dan cakar elang, tetapi memiliki tubuh dan lengan manusia. Biasanya digambarkan dalam ukiran yang halus dan rumit dengan warna cerah keemasan, digambarkan dalam posisi sebagai kendaraan Wishnu, atau dalam adegan pertempuran melawan Naga. Posisi mulia Garuda dalam tradisi Indonesia sejak zaman kuna telah menjadikan Garuda sebagai simbol nasional Indonesia, sebagai perwujudan ideologi Pancasila. Garuda juga dipilih sebagai nama maskapai penerbangan nasional Indonesia Garuda Indonesia. Selain Indonesia, Thailand juga menggunakan Garuda sebagai lambang negara.
Setelah Perang Kemerdekaan Indonesia 1945-1949, disusul pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda melalui Konferensi Meja Bundar pada tahun 1949, dirasakan perlunya Indonesia (saat itu Republik Indonesia Serikat) memiliki lambang negara. Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M A Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Poerbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah

Lambang Garuda juga digunakan di jersey Tim Nasional Sepak Bola Indonesia
Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M Yamin. Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M. Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari yang menampakkan pengaruh Jepang.
Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Mereka bertiga sepakat mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan "Bhineka Tunggal Ika".Tanggal 8 Februari 1950, rancangan lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan kembali, karena adanya keberatan terhadap gambar burung Garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap terlalu bersifat mitologis. [2]


Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali-Garuda Pancasila. Disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri. AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Dep Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS pada tanggal 11 Februari 1950.[3] Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih "gundul" dan tidak berjambul seperti bentuk sekarang ini. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes Jakarta pada 15 Februari 1950.
Soekarno terus memperbaiki bentuk Garuda Pancasila. Pada tanggal 20 Maret 1950 Soekarno memerintahkan pelukis istana, Dullah, melukis kembali rancangan tersebut; setelah sebelumnya diperbaiki antara lain penambahan "jambul" pada kepala Garuda Pancasila, serta mengubah posisi cakar kaki yang mencengkram pita dari semula di belakang pita menjadi di depan pita, atas masukan Presiden Soekarno. Dipercaya bahwa alasan Soekarno menambahkan jambul karena kepala Garuda gundul dianggap terlalu mirip dengan Bald Eagle, Lambang Amerika Serikat.[4] Untuk terakhir kalinya, Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara. Rancangan Garuda Pancasila terakhir ini dibuatkan patung besar dari bahan perunggu berlapis emas yang disimpan dalam Ruang Kemerdekaan Monumen Nasional sebagai acuan, ditetapkan sebagai lambang negara Republik Indonesia, dan desainnya tidak berubah hingga kini.




Deskripsi dan arti filosofi










Garuda
• Garuda Pancasila sendiri adalah burung Garuda yang sudah dikenal melalui mitologi kuno dalam sejarah bangsa Indonesia, yaitu kendaraan Wishnu yang menyerupai burung elang rajawali. Garuda digunakan sebagai Lambang Negara untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan negara yang kuat.
• Warna keemasan pada burung Garuda melambangkan keagungan dan kejayaan.
• Garuda memiliki paruh, sayap, ekor, dan cakar yang melambangkan kekuatan dan tenaga pembangunan.
• Jumlah bulu Garuda Pancasila melambangkan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, antara lain:
o 17 helai bulu pada masing-masing sayap
o 8 helai bulu pada ekor
o 19 helai bulu di bawah perisai atau pada pangkal ekor
o 45 helai bulu di leher
Perisai
• Perisai adalah tameng yang telah lama dikenal dalam kebudayaan dan peradaban Indonesia sebagai bagian senjata yang melambangkan perjuangan, pertahanan, dan perlindungan diri untuk mencapai tujuan.
• Di tengah-tengah perisai terdapat sebuah garis hitam tebal yang melukiskan garis khatulistiwa yang menggambarkan lokasi Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu negara tropis yang dilintasi garis khatulistiwa membentang dari timur ke barat.
• Warna dasar pada ruang perisai adalah warna bendera kebangsaan Indonesia "merah-putih". Sedangkan pada bagian tengahnya berwarna dasar hitam.
• Pada perisai terdapat lima buah ruang yang mewujudkan dasar negara Pancasila. Pengaturan lambang pada ruang perisai adalah sebagai berikut[5]:
1. Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa dilambangkan dengan cahaya di bagian tengah perisai berbentuk bintang yang bersudut lima berlatar hitam[6];
2. Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dilambangkan dengan tali rantai bermata bulatan dan persegi di bagian kiri bawah perisai berlatar merah[7];
3. Sila Ketiga: Persatuan Indonesia dilambangkan dengan pohon beringin di bagian kiri atas perisai berlatar putih[8];
4. Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dilambangkan dengan kepala banteng[9] di bagian kanan atas perisai berlatar merah [10]; dan
5. Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dilambangkan dengan kapas dan padi di bagian kanan bawah perisai berlatar putih.
Pita bertuliskan semboyan Bhinneka Tunggal Ika
• Kedua cakar Garuda Pancasila mencengkeram sehelai pita putih bertuliskan "Bhinneka Tunggal Ika" berwarna hitam.
• Semboyan Bhinneka Tunggal Ika adalah kutipan dari Kakawin Sutasoma karya Mpu Tantular. Kata "bhinneka" berarti beraneka ragam atau berbeda-beda, kata "tunggal" berarti satu, kata "ika" berarti itu. Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan "Beraneka Satu Itu", yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya tetap adalah satu kesatuan, bahwa di antara pusparagam bangsa Indonesia adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.
Beberapa aturan

Patung besar Garuda Pancasila, terpasang di Ruang Kemerdekaan Monas, Jakarta.
Penggunaan lambang negara diatur dalam UUD 1945 pasal 36A dan UU No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. (LN 2009 Nmr 109, TLN 5035). Sebelumnya lambang negara diatur dalam Konstitusi RIS, UUD Sementara 1950, dan Peraturan Pemerintah No. 43/1958 [11]
Lambang Negara menggunakan warna pokok yang terdiri atas:
1. warna merah di bagian kanan atas dan kiri bawah perisai;
2. warna putih di bagian kiri atas dan kanan bawah perisai;
3. warna kuning emas untuk seluruh burung Garuda;
4. warna hitam di tengah-tengah perisai yang berbentuk jantung; dan
5. warna alam untuk seluruh gambar lambang.
Lambang Negara wajib digunakan di:
1. dalam gedung, kantor, atau ruang kelas satuan pendidikan;
2. luar gedung atau kantor;
3. lembaran negara, tambahan lembaran negara, berita negara, dan tambahan berita negara;
4. paspor, ijazah, dan dokumen resmi yang diterbitkan pemerintah;
5. uang logam dan uang kertas; atau
6. meterai.
Dalam hal Lambang Negara ditempatkan bersama-sama dengan Bendera Negara, gambar Presiden dan/atau gambar Wakil Presiden, penggunaannya diatur dengan ketentuan:
1. Lambang Negara ditempatkan di sebelah kiri dan lebih tinggi daripada Bendera Negara; dan
2. gambar resmi Presiden dan/atau gambar Wakil Presiden ditempatkan sejajar dan dipasang lebih rendah daripada Lambang Negara.
Setiap orang dilarang:
1. mencoret, menulisi, menggambari, atau membuat rusak Lambang Negara dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Lambang Negara;
2. menggunakan Lambang Negara yang rusak dan tidak sesuai dengan bentuk, warna, dan perbandingan ukuran;
3. membuat lambang untuk perseorangan, partai politik, perkumpulan, organisasi dan/atau perusahaan yang sama atau menyerupai Lambang Negara; dan
4. menggunakan Lambang Negara untuk keperluan selain yang diatur dalam Undang-Undang ini.




Sumber

Ukuran/dimensi resmi lambang negara.
• UU No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. (LN 2009 Nmr 109, TLN 5035)
• Artikel Garuda Pancasila (materi yang dipindahkan)
• Artikel Lambang Indonesia (awal)
Lagu Garuda Pancasila
Garuda Pancasila juga merupakan dan nama sebuah lagu nasional Indonesia yang diciptakan lagu dan liriknya oleh Sudharnoto.
Garuda Pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentausa
Pribadi bangsaku
Ayo maju maju
Ayo maju maju
Ayo maju maju




Galeri

Desain awal yang digunakan sebagai simbol RIS
•http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/0/0a/Garuda_RIS_Desain_2.jpg/120px-Garuda_RIS_Desain_2.jpg
Desain awal lain untuk RIS

sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Lambang_Negara_Indonesia

Lihat profil user

10 LAMBANG POLANTAS on Sun Apr 05, 2015 5:25 pm

1.Lambang Profesional kepolisian

Gambar Roda : Lambang “Kecepatan Bergerak” atau MobileKesiapsiagaan dan ketanggapsegeraan setiap anggota Polantas didalam pengabdian sebagai aparat penegak hukum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dalam rangka terbinanya ketentraman masyarakat guna terwujudnya keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
Gambar Tameng : Lambang ‘Perlindungan”Setiap anggota Polantas wajib memiliki kemampuan dan keterampilan sert ilmu pengetahuan yang dilandasi dengan mental kepribadian yang berjiwa Tri Brata dan Catur Parasetya dalam rangka tugas melindungi masyarakat dari setiap gangguan kamtibmas.
Jari –Jari Tameng : Berjumlah 22 diartikan sebagai tanggal lahirnya Polantas.
Garis Marka : Berjumlah 9 diartikan sebagai bulan September yang merupakan bulan lahirnya Polantas.
Gambar Sayap : Adalah lambang inisiatif, melindungi dan mempermudah gerakan pelaksanaan  tugas dari Polantas untuk melindungi setiap pemakai jalan dan member rasa aman dan nyaman dalam berlalu lintas.Gambar sayap terdiri dari tiga bagian yang menjadi jiwa dan semangat pengabdian bagi setiap anggota Polantas.

–   Sayap dengan lima helai berarti Pancasila

–   Sayap dengan tiga helai berarti Tri Brata

–   Sayap dengan empat helai berarti Catur Prasetya

Penjumlahan makna gambar pada lambing = 55 diartikan sebagai tahun kelahiran Lalu Lintas Bhayangkara, yaitu tahun 1955.

Seloka bertuliskan         : “DHARMA KERTA MARGA RAKSYAKA”

Dharma Kerta  : Sebagai sasaran pengabdian.

Marga              : Jalan Raya dan setiap pengguna jalan.

Raksyaka         : Memberikan perlindungan dan pelayanan terhadap pengguna Jalan.


https://anggadwiprasetyo.wordpress.com/2011/09/30/polantas/lambang/

2.Lambang produk

Menunjukkan posisi jika barang ingin diangkat.
3.Lambang instansi


   Memiliki pengetahuan, keterampilan dan pengalaman di bidang Kesehatan  

   Mampu dan mau menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya mengenai :

       kesehatan lingkungan
       kesehatan keluarga
       penaggulangan berbagai penyakit
       gizi
       manfaat dan bahaya obat.

   Mampu memberikan latihan tentang kesehatan kepada para Pramuka di gugus depan.
   Dapat menjadi contoh hidup sehat bagi masyarakat di lingkungannya
   Memiliki sikap dan perilaku hidup sehat yang lebih mantap



Terakhir diubah oleh Santi Retno W tanggal Sun Apr 12, 2015 10:13 am, total 2 kali diubah

Lihat profil user

11 TUGAS 3-LAMBANG PROFESIONAL on Mon Apr 06, 2015 8:58 pm

1.LAMBANG PRODUCT


Coca-Cola adalah minuman ringan berkarbonasi yang dijual di toko, restoran, dan mesin penjual di lebih dari 200 negara. Minuman ini diproduksi oleh The Coca-Cola Company asal Atlanta, Georgia, dan sering disebut Coke saja (merek dagang terdaftar The Coca-Cola Company di Amerika Serikat sejak 27 Maret 1944). Awalnya dibuat sebagai obat paten saat ditemukan pada akhir abad ke-19 oleh John Pemberton, Coca-Cola akhirnya dibeli oleh pebisnis Asa Griggs Candler yang taktik pemasarannya berhasil membuat Coke mendominasi pasar minuman ringan dunia sepanjang abad ke-20.

Perusahaan ini memproduksi konsentrat yang kemudian dijual ke pabrik Coca-Cola berlisensi di seluruh dunia. Pabrik botol yang memegang kontrak ekskulsif dengan perusahaan ini memproduksi produk akhir dalam bentuk kaleng dan botol dari konsentrat tersebut, dicampur dengan air yang telah disaring dan pemanis. Pabrik-pabrik tersebut kemudian menjual, mendistribusikan, dan memasarkan Coca-Cola ke toko-toko eceran dan mesin penjaja. Coca-Cola Enterprises adalah contoh pabrik Coca-Cola, yang merupakan pabrik Coca-Cola terbesar di Amerika Utara dan Eropa Barat. The Coca-Cola Company juga menjual konsentrat untuk air mancur soda di sejumlah restoran besar dan distributor jasa makanan.
sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Coca-Cola_logo.svg

2.LAMBANG PROFESI


Persatuan Guru Republik Indonesia (disingkat PGRI) adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya berprofesi sebagai guru. Organisasi ini didirikan dengan semangat perjuangan para guru pribumi pada zaman Belanda, pada tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).
Berikut ini penjelasan tentang arti pada lambang PGRI:
Bentuk: cakra/lingkaran melambangkan cita-cita luhur dan daya upaya menunaikan pengabdian terus-menerus.
Ukuran, corak, dan warna bidang: bagian pinggir lingkaran berwarna merah melambangkan pengabdian yang dilandasi kemurnian dan keberanian bagi kepentingan rakyat. Warna putih dengan tulisan "Persatuan Guru Republik Indonesia" melambangkan pengabdian yang dilandasi kesucian dan kasih sayang. Panduan warna pinggir merah-putih melambangkan pengabdian kepada negara, bangsa, dan tanah air Indonesia.
Suluh berdiri tegak bercorak 4 garis tegak dan datar berwarna kuning: Simbol yang melambangkan fungsi guru (pada pendidikan prasekolah, dasar, menengah, dan perguruan tinggi) dengan hakikat tugas pengabdian guru sebagai pendidik yang besar dan luhur.
Nyala api dengan 5 sinar warna merah: Simbol yang melambangkan arti ideologi Pancasila, dan arti teknis yakni sasaran budi pekerti, cipta, rasa, karsa, dan karya generasi.
Empat buku mengapit suluh: Posisi 2 datar dan 2 tegak (simetris) dengan warna corak putih melambangkan sumber ilmu yang menyangkut nilai-nilai moral, pengetahuan, keterampilan dan akhlak bagi tingkatan lembaga-lembaga pendidikan prasekolah, dasar, menengah, dan tinggi.
Warna dasar tengah hijau: Simbol yang melambangkan kemakmuran generasi.
sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Persatuan_Guru_Republik_Indonesia


3.LAMBANG INSTANSI

Kota Salatiga (bahasa Jawa: Hanacaraka ꦑꦸꦛꦯꦭꦠꦶꦒ), adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Tengah. Kota ini berbatasan sepenuhnya dengan Kabupaten Semarang. Salatiga terletak 49 km sebelah selatan Kota Semarang atau 52 km sebelah utara Kota Surakarta, dan berada di jalan negara yang menghubungan Semarang-Surakarta. Salatiga terdiri atas 4 kecamatan, yakni Argomulyo, Tingkir, Sidomukti, dan Sidorejo. Kota ini berada di lereng timur Gunung Merbabu, sehingga membuat kota ini berudara cukup sejuk. Mulai tahun 2014 direncanakan pemekaran wilayah di dalam kota Salatiga segera terwujud, yaitu membagi kelurahan Kutowinangun menjadi 2 wilayah sehingga menjadi kelurahan Kutowinangun Lor (utara) dan Kelurahan Kutowinangun Kidul (selatan) mengingat wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang padat serta permintaan dari warga sebagai latar belakang pemekaran wilayah dan sudah diajukan kepada pemerintah negara Republik Indonesia [2]. Dari letak administratif yang ada menjadikan kota Salatiga menduduki peringkat luas wilayah ke-18 kotamadya terkecil di Indonesia.

sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Salatiga

Lihat profil user
Lambang product


Canon Inc. (dibaca ké-nèn, IPA:ˈkænən, dalam Bahasa Jepang: キヤノン株式会社), bermarkas di Tokyo, adalah sebuah perusahaan Jepang yang mengkhususkan dalam produk gambar dan optik, termasuk kamera, mesin fotokopi dan printer komputer.
Perusahaan ini didirikan pada 1933 dengan nama 精機光学研究所 (Seiki-kougaku-kenkyuujo atau Laboratorium Peralatan Optik Presisi) oleh Yoshida Goro dan adik iparnya Uchida Saburo dan didanai oleh Takeshi Mitarai, teman dekat Uchida. Tujuan awalnya adalah untuk mengadakan riset dalam pengembangan kamera berkualitas. Pada Juni 1934 mereka mengeluarkan kamera pertamanya, Kwanon, dinamakan atas Dewi welas asih Buddha. Pada tahun berikutnya perusahaan ini mengubah namanya menjadi Canon karena dilihat lebih modern daripada nama sebelumnya

SUMBER : http://id.wikipedia.org/wiki/Canon_%28perusahaan%29


Lambang instansi


Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (biasa disingkat KPK) adalah lembaga negara yang dibentuk dengan tujuan meningkatkan daya guna dan hasil guna terhadap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. KPK bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan manapun dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya.[1] Komisi ini didirikan berdasarkan kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.[2] Dalam pelaksanaan tugasnya, KPK berpedoman kepada lima asas, yaitu: kepastian hukum, keterbukaan, akuntabilitas, kepentingan umum, dan proporsionalitas. KPK bertanggung jawab kepada publik dan menyampaikan laporannya secara terbuka dan berkala kepada Presiden, DPR, dan BPK.[1]
KPK dipimpin oleh Pimpinan KPK yang terdiri atas lima orang, seorang ketua merangkap anggota dan empat orang wakil ketua merangkap anggota. Pimpinan KPK memegang jabatan selama empat tahun dan dapat dipilih kembali hanya untuk sekali masa jabatan. Dalam pengambilan keputusan, pimpinan KPK bersifat kolektif kolegial.[1] Pada periode 2011-2015 KPK dipimpin oleh Ketua KPK Abraham Samad, bersama 4 orang wakil ketuanya, yakni Zulkarnaen, Bambang Widjojanto, Busyro Muqoddas, dan Adnan Pandu Praja.[3]
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Komisi_Pemberantasan_Korupsi_Republik_Indonesia




Lambang profesi





Sejarah IKABI
SEJARAH PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS BEDAH INDONESIA”IKABI”
1955 :
Perhimpunan Ahli Bedah Indonesesia “(PABI)” Ketua M Sukaryo & Wakil Ketua Prof. Salim, Penulis Kol.AD Azis Saleh.
1 Juni 1967 :
Oleh 9 Dokter Spesialis Bedah mempelopori berdirinya IKABI (Ikatan Ahli Bedah Indonesia) sekarang IKABI (Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia).
Ketua I : Dr. R. Soeharso (Solo).
Menghimpun seluruh Dokter Spesialis Bedah Indonesia.
Kemudian muncul OPLB-OPLB secara bertahap.
DAFTAR OPLB YANG TERGABUNG DALAM IKABI :
No. Nama Tahun Berdiri Anggota (Mei 2012) %
1. PABI 2002 1600 50,14
2. PABOI 1969 551 17,27
3. IAUI 1973 251 7,87
4. PERSPEBSI 1982 205 6,42
5. PERAPI 1982 115 3,6
6. HBTKVI 1978 77 2,41
7. PERBANI 1976 82 2,57
8. IKABDI 1979 175 5,48
9. PERABOI 1984 114 3,57
10. PESBEVI 1994 21 0,66
Jumlah 3191 100
Lambang IKABI Ropanasuri : Pisau Medis yang tajam
Sutikna Husada, Sudharma Marga : Senjata tajam,untuk kebajikan, untuk perikemanusiaan
Tahun 2002 :
Bentuk organisasi IKABI  berubah menjadi Federasi yang membawahi 10 OPLB yang diputuskan di Muhtamar IKABI Denpasar Bali. Pengurus Presidium PP-IKABI 2012 – 2014 (Daftar pengurus lengkap )
Visi & Misi
VISI & MISI
PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS BEDAH INDONESIA
IKABI
VISI :
Menjadikan IKABI menjadi organisasi profesi kedokteran Indonesia yang terdepan & terkemuka baik di tingkat Nasional maupun Internasional tahun 2014.

MISI :
1. Pendidikan Pelatihan & Penelitian
• Mendukung tercapainya hasil pendidikan pelatihan dan penelitian Dokter Spesialis Bedah Indonesia yang memenuhi standar/kesetaraan Internasional dan dapat bersaing terutama dalam menghadapi pelaksanaan MRA 2015
• Menghidupkan publikasi ilmiah nasioal maupun internasional
2. Pelayanan & Pengabdian Masyarakat
• Menjalankan kebajikan-perikemanusiaan dengan pelayanan bedah paripurna demi kesejahteraan para anggota IKABI dan rakyat Indonesia
• Mempertahankan eksistensi profesi dokter spesialis bedah sesuai dengan orientasi organ berdasarkan kompetensi masing-masing

SUMBER: http://www.ikabi.org/



Terakhir diubah oleh A antomi tanggal Sun Apr 12, 2015 9:55 am, total 2 kali diubah

Lihat profil user

13 TUGAS 3 - LAMBANG PROFESIONAL on Thu Apr 09, 2015 1:29 am

Arrow Contoh Lambang Profesional
     Click dibawah ini :



study
LAMBANG PRODUCT:

DAIHATSU
Daihatsu Motor Co., Ltd. (ダイハツ工業株式会社 Daihatsu Kōgyō Kabushiki-gaisha ?, TYO: 7262, OSE: 7262) adalah perusahaan mobil Jepang tertua, yang dikenal dengan produk mobil-mobilnya yang berukuran kecil/kompak. Daihatsu berkantor pusat di Ikeda, Prefektur Osaka



Daihatsu Indonesia
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengawali sejarahnya pada tahun 1973. Pada tahun 1973, Astra mendapatkan hak untuk mengimpor kendaraan Daihatsu ke Indonesia. Pada tahun 1976, PT Astra International ditunjuk menjadi agen tunggal, importir dan distributor tunggal kendaraan Daihatsu di Indonesia.

  • PT Astra International, Daihatsu Motor Co., Ltd. dan Nichimen Corporation bersama-sama mendirikan pabrik pengepresan plat baja, PT Daihatsu Indonesia pada tahun 1978.
  • Kemudian pada tahun 1983, pabrik mesin PT Daihatsu Engine Manufacturing Indonesia (DEMI) didirikan.
  • Pada tahun 1987, PT Nasional Astra Motor didirikan sebagai agen tunggal dan pengimpor kendaraan Daihatsu menggantikan posisi PT Astra International.
  • Kemudian pada tahun 1992, PT Astra Daihatsu Motor didirikan melalui penggabungan 3 perusahaan yaitu PT Daihatsu Indonesia, PT Daihatsu Engine Manufacturing Indonesia dan PT National Astra Motor.

Sumber :
http://237desain.blogspot.com/2013/11/daihatsu-logo.html

study
LAMBANG PROFESI:

Roda = Lambang "Kecepatan Bergerak" atau Mobile
Kesiapsiagaan & ketanggapsegeraan setiap anggota Polantas di dalam pengabdian sebagai aparat penegak hukum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dalam rangka terbinanya ketentraman masyarakat guna terwujudnya keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Tameng = Lambang "Perlindungan"
Setiap anggota Polantas wajib memiliki kemampuan dan keterampilan serta ilmu pengetahun yang dilandasi dengan mental kepribadian yang berjiwa Tri Brata dan Catur Prasetya dalam rangka tugas melindungi masyarakat dari setiap gangguan kamtibmas.

Jari - jari Temeng
Berjumlah 22 diartikan sebagai tanggal lahirnya  Polantas

Garis Marka
Berjumlah 9 diartikan bulan September yang merupakan bulan lahirnya Polantas

Gambar Sayap
Adalah lambang inisiatif melindungi dan mempermudah gerakan pelaksanaan tugas Polantas untuk melindungi setiap pemakai jalan dan memberi rasa aman dan nyaman dalam berlalu lintas.
Gambar sayap terdiri dari tiga bagian yang menjadi jiwa dan semangat pengabdian bagi setiap anggota Polantas.


  • Sayap dengan lima  helai berarti Pancasila

  • Sayap dengan tiga helai berarti Tri Brata

  • Sayap dengan empat helai berarti Catur Prasetya


Penjumlahan makna gambar pada lambang = 5 diartikan sebagai tahun kelahiran Lalu Lintas Bhayangkara yaitu tahun 1955.

Seloka bertuliskan :
"DHARMA KERTA MARGA RAKSYAKA"

  • Dharma Kerta sebagai sasaran pengabdian

  • Marga sebagai jalan raya dan semua pengguna jalan

  • Raksyaka sebagai memberi perlindungan dan pelayanan terhadap pengguna jalan.


Sumber :
http://satlantasmataram.blogspot.com/2010/09/arti-lambang.html


study
LAMBANG INSTANSI:


Bentuk Dasar 

  1. Berbentuk perisai.
  2. Warna kuning sebagai back ground dimaknai masyarakat Kendal mempunyai kerukunan,kemuliaan akhlaq dengan bertuliskan “NGESTI WIDDHI” menandakan bahwa niat usaha dilandasi karena mencari Ridlo-Nya.
  3. Warna merah di dalam roda bergerigi dikandung maksud masyarakat Kendal mempunyai makna keberanian dan ketegasan dalam menghadapi tantangan yang menghadang.
  4. Warna putih di tengah lingkaran merah adalah cahaya kemuliaan, dan keagungan.
  5. Warna biru pada bagian bawah perisai dimaknai sebagai jiwa masyarakat Kendal suka damai, optimis mencapai harapan, warna biru juga melambangkan bahwa Kendal adalah termasuk daerah maritim yang kaya dengan hasil laut dan memiliki pelabuhan yang strategis.


Bintang

  1. Melambangkan masyarakat Kendal memiliki jiwa religius dan taat menjalankan agamanya.
  2. Bintang bersudut lima juga melambangkan Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.


Pita Merah Putih
Menggambarkan bahwa Kabupaten Kendal adalah bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Selendang Hijau
Menggambarkan Kendal sebagai kota seni budaya, juga dimaknai Kendal memiliki wilayah dataran tinggi dan dataran rendah dengan beraneka hasil alamnya baik tanaman pangan maupun perkebunan.


Keris
Keris memiliki maksud sifat-sifat perjuangan Tumenggung Bahurekso yang lihai, ulet, pemberani, dan pantang menyerah. Keris dengan memiliki bengkok (jawa : luk) berjumlah 9 (sembilan) merupakan perwujudan angka sembilan sebagai  angka tertinggi dalam hitungan yang didalamnya memiliki arti kesempurnaan, utama, tertinggi, cita-cita luhur yang menjadi tujuan hidup seluruh masyarakat Kendal.

Padi Kapas

  1. Bermakna masyarakat Kendal yang makmur sejahtera berkecukupan sandang dan pangan.
  2. Makna padi, kapas, dan angka 1605 :  Bila dirangkaikan antara gambar padi, kapas, dan angka 1605, maka akan memiliki arti bahwa hari jadi Kendal yaitu pada tanggal 28 Juli 1605.


    1. Padi berjumlah 28 butir, merupakan simbol dari tanggal 28.

    2. Kapas berjumlah 7 buah, memiliki maksud simbol dari bulan ke 7 (juli) dalam kalender Masehi.

    3. Angka bertuliskan 1605, merupakan tahun 1605 masehi.

    4. Warna putih diantara padi dan kapas juga menggambarkan pohon Kendal yang bermakna cahaya kemuliaan dan keagu




Bentuk Roda Bergerigi
Menggambarkan roda pembangunan di segala bidang berjalan terus. Bermakna Kendal mempunyai jalur transportasi darat dan laut serta sebagai penghubung lintas Pantura.Mengandung arti silaturahmi yang terjalin erat antara masyarakat Kendal.

Perahu Bermotif Batik
melambangkan Kabupaten Kendal sebagai kota pelabuhan yang mempunyai peran penting di Jawa Tengah dalam dunia transportasi dan perdagangan. melambangkan mata pencaharian sebagian warga masyarakat Kabupaten Kendal sebagai nelayan. Perahu bermotif batik bermakna Kendal punya seni batik yang khas dengan nilai budaya yang tinggi.

Sumber:
http://www.kendalkab.go.id/weblama/index.php/2012-09-11-01-57-51/tentang-kendal/lambang-daerah
lol!



Terakhir diubah oleh Muhammad Hidayatullah tanggal Sat Apr 11, 2015 8:18 pm, total 2 kali diubah

Lihat profil user

14 tugas3_SRI WAHYUNI_13011132 on Thu Apr 09, 2015 3:01 pm

1.lambang internasional produk
http://www.wayantulus.com/wp-content/uploads/2011/09/logo-motor-Yamaha.jpg
DEFINISI:
"Logo baru ini akan mengawali langkah sukses Yamaha di tahun ini dan mewakili semangat kami. Kami (Yamaha) sangat optimis melewati penjualan tahun ini dan menjuarai perlombaan MotoGP untuk musim depan," kata Wakil Presiden Eksekutif Pemasaran PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Dyonisius Beti.

Direktur Pemasaran PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Sutarya mengatakan logo Yamaha yang lama sudah bertahan cukup lama selama lima tahun dari 2007 hingga 2012.

Logo baru itu memiliki filosofi yang mendalam dan warna biru mewakili simbol kebanggaan Yamaha, biru bisa mewakili warna langit yang berarti Yamaha selalu mengeksplor teknologi baru, biru juga mewakili warna laut yang merefleksikan kejernihan dan percaya diri.

"Biru adalah warna favorit saya dan saya sangat suka logo ini," katanya.

Ada goresan merah yang membangkitkan semangat baru, keberanian dan energi baru. Bentuk huruf lebih mengesankan citra sporty dan menciptakan inovasi-inovasi baru serta trendy. Huruf A dalam logo "Semakin Di Depan" dibuat berbeda.

Hal itu menggambarkan Yamaha yang selalu berpikir positif dan memiliki keinginan mencapai tujuan.






2.Lambang internasional profesi

http://www.hpji.or.id/izCFiles/uploads/Logo_HPJI_STr.gif
DEFINISI :
Dari penjelasan ringkas mengenai bagaimana pembangunan jalan di Indonesia khususnya dikaitkan dengan pengembangan sistem jaringan dan teknologinya ada beberapa titik awal (milestone) yang mewarnai kebangkitan spektakuler pengembangan jalan di Indonesia. Di antara yang sangat jelas menunjukkan kemampuan bangsa Indonesia adalah pembangunan Jembatan Semanggi di Jakarta, yang direncanakan oleh tenaga akhli bangsa Indonesia. Ir. Sutami yang bertindak sebagai perencana adalah akhli teknik sipil yang membidani pembangunan jembayan tersebut dimulai pada tahun 1964, dan menjadi jembatan satu satunya yang bertingkat dengan bentuk daun semanggi.
Sejalan dengan pemikiran tersebut dan dikaitkan dengan ide pembentukan suatu wadah profesi yang selalu terkait dengan pengembangan jalan, maka para pendiri menggunakan titik bangkit pengembangan ilmu konstruksi jalan dan jembatan tersebut sebagai alat untuk selalu mengingatkan profesional pengembang jalan untuk selalu bertindak inovatif dan kreatif Lambang jembatan semanggi yang kemudian digunakan sebagai lambang himpunan dianggap dapat mewakili keinginan para pendiri dan para anggota untuk bekerja selalu dalam semangat tinggi (Gambar 2. Lambang HPJI).
Secara makro dapat dikatakan bahwa penggunaan gambar jembatan berbentuk semanggi dan dibangun di Jakarta tersebut dapat diartikan sebagai berikut :


a). bentuk gambar semanggi : adalah lambang dari kemampuan para pengembang jalan di Indonesia dalam membangun sarana dan prasarana jalan dengan teknologi yang selalu mutakhir.

b). Jembatan semanggi : jembatan ini digambarkan mempunyai banyak jaringan yang mengarah ke berbagai jurusan yang menggambarkan bahwa himpunan sangat terbuka bagi semua masyarakat yang berkepentingan dan mempunyai dedikasi dalam upaya pengambangan jariangan jalan di Indonesia.

c). Jembatan semanggi dengan daun kecil di tengahnya dapat diartikan bahwa himpunan selalu berusaha untuk melakukan iterasi dalam berbagai perkembangan pengembangan jalan sehingga dapat menemukan suatu penyelesaian yang dapat memenuhi berbagai kriteria.

d). Bentuk eleptik yang membatasi jembatan semanggi diartikan bahwa himpunan sangat lentur dalam berbagai langkah kebijakannya, dalam menyesuaikan dengan kondisi yang dihadapi dan perkembangan teknologi pengembangan jalan.

e). Warna hitam dan abu abu yang mendominasi lambang ini dapat diartikan bahwa himpunan dan anggotannya adalah komponen-komponen profesional yang selalu teguh pada prinsip-prinsip ilmu dan kebenaran ilmU


3.lambang internasional instansi
http://www.kemenkeu.go.id/kemenkeu/sites/default/files/LOGO%20KEMENKEU%20icon.png
DEFINISI:
Lambang pada kementrian keuangan indonesia
Memiliki motto “NEGARA DANA RAKCA”
- Padi dan kapas melambangkan cita-cita upaya kita untuk mengisi kesejahteraan Bangsa dan sekaligus diberi arti sebagai tanggal lahirnya Negara Republik Indonesia;
- Sayap melambangkan ketagkasan dalam menjalankan tugas;
- Gada melambangkan daya upaya menghimpun, mengerahkan, mengamankan keuangan negara;
- Ruang segi lima melambangkan dasar negara Pancasila.

Arti Keseluruhan:
Makna dari lambang tersebut adalah ungkapan sesuatu daya yang mempersatukan dan menyerasikan dalam gerak kerja, untuk melaksanakan tugas Kementerian Keuangan.

http://www.kemenkeu.go.id/
Copyright © 2013 HPJI. All Rights Reserved

Lihat profil user

15 Lambang Profesional on Thu Apr 09, 2015 5:19 pm

1. Lambang Profesional product



Nama Danone berasal dari sebuah perusahaan kecil yang didirikan pada tahun 1915 oleh Isaac Carasso di Barcelona (Spanyol). Perusahaan ini memproduksi yogurt dan diberi nama berdasarkan anak pertama Carasso, Daniel Carasso.

Sepuluh tahun kemudian, pabrik pertama di Perancis dibangun. Selama masa pendudukan Jerman di Perancis pada Perang Dunia 2, Daniel memindahkan perusahaan ke New York untuk menghindari penyitaan akibat kepercayaan Yahudi yang dianutnya. Di Amerika Serikat, Daniel berpartner dengan Joe Metzger dan mengubah mereknya menjadi Dannon agar lebih cocok dengan orang Amerika.

Pada tahun 1953, Daniel Carasso menjual bisnisnya di Amerika Serikat dan kembali pulang ke Paris untuk mengelola bisnis keluarga di Perancis dan Spanyol. Di Eropa, pada 1961, Danone melakukan merger dengan Gervais, produsen keju, dan mengubah nama menjadi Gervais Danone.

Pada tahun 1976, Gervais Danone melakukan merger dengan Boussois-Souchon-Neuvesel (BSN). BSN didirikan oleh keluarga Antone Riboud, yang mengubahnya dari perusahaan besar menjadi perusahaan makanan terbesar di Eropa melalui merger dan akusisi pada tahun era 70-an.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Groupe_Danone

2. Lambang Profesi



Persatuan Wartawan Indonesia yang biasa disingkat PWI adalah organisasi wartawan pertama di Indonesia. Sebagai organisasi profesi, PWI didirikan pada 9 Februari 1946 di Solo. Munculnya PWI diwarnai aspirasi perjuangan para pejuang kemerdekaan, baik mereka yang ada di era 1908, 1928 maupun klimaksnya 1945. Sebelum lahirnya PWI dibentuk sebuah panitia persiapan pada awal Januari 1946. Sebagai organisasi profesi, PWI menjadi wahana perjuangan bersama para wartawan.

Bertempat digedung musium pers Solo (saat ini), pada tanggal 9 Februari 1946, diadakan pertemuan untuk membentuk Persatuan Wartawan Indonesia. Tidak pada saat itu tanggal 9 Februari ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional (HPN). Gagasan ini baru muncul pada Kongres Ke-16 PWI di Padang. Ketika itu, bulan Desember 1978, PWI Pusat masih dipimpin Harmoko. Salah satu keputusan Kongres adalah mengusulkan kepada pemerintah agar menetapkan tanggal 9 Februari sebagai HPN. Ternyata semua ini harus menunggu tujuh tahun lagi untuk dapat disetujui. Melalui Surat Keputusan Presiden No. 5/1985, maka hari lahir PWI itu resmi menjadi HPN. Boleh jadi ini merupakan usaha lobi tingkat tinggi Harmoko, yang sejak 1983 menjadi Menteri Penerangan. Sebenarnya 9 Februari 1946 memang punya nilai historis bagi komunitas pers di Indonesia. Sebab, pada hari itulah diselenggarakan pertemuan wartawan nasional yang melahirkan PWI, sebagai organisasi wartawan pertama pasca kemerdekaan Indonesia dan menetapkan Sumanang sebagai ketuanya.

sumber :

3. Lambang Instansi



Lambang Kementerian Perhubungan adalah gambar atau tanda sebagai pengikat batin dan kesatuan jiwa seluruh aparatur serta merupakan pengejawantahan keluhuran missi KEMENHUB dalam keikutsertaan mewujudkan cita-cita bangsa dan negara. Lambang terdiri dari bentuk lingkaran dan pita bertuliskan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang menggambarkan satu kesatuan, kekompakan dan keterpaduan dalam melaksanakan tugas yang diemban Kementerian Perhubungan untuk mencapai cita-cita Bangsa dan Negara.

Logo Kementerian Perhubungan adalah suatu bentuk simbolis yang menggambarkan keluarga besar Perhubungan. Logo terdiri dari bentuk lingkaran mempunyai unsur-unsur roda bergigi, jangkar, burung Garuda, dan bulatan bumi

Arti dari unsur Logo ialah :

   Roda bergigi berarti matra Perhubungan Darat
   Jangkar berarti matra Perhubungan Laut
   Burung Garuda berarti matra Perhubungan Udara
   Bulatan bumi berarti lingkup pelayanan jasa Perhubungan

Warna logo terdiri dari warna biru langit (cerulean blue) berarti kedamaian dan kuning berarti keagungan.

sumber : http://m.dephub.go.id/read/profil/lambang/lambang-departemen-perhubungan-dan-logo-perhubungan-154

Lihat profil user

16 Untuk dosenku M. Danuri S.Kom., M.Kom. on Fri Apr 10, 2015 11:26 am

1. product


Penandaan CE (juga dikenal sebagai tanda CE) adalah perintah penyesuaian tanda yang terdapat pada banyak produk yang ditempatkan pada pasar tunggal dalam Kawasan Ekonomi Eropa (EEA) dan barang-barang ekspor dari luar negeri. Tanda CE digunakan untuk meyakinkan bahwa produk tersebut aman untuk dipakai.

2. profesi



3. Instansi
logo pemkot pekalongan



pada logo daerah yang baru mencakup tiga unsur penting, yakni canting, ikan, orang bekerja, serta beribadah. Simbol ikan dan canting menurutnya sebagai lambang sumber daya alam andalan, serta potensi unggulan.

Lihat profil user

17 Re: TUGAS 3 - Lambang Profesional on Fri Apr 10, 2015 6:46 pm

by fadrik alfan 13011165

produk profesional

1.Toblerone - Beruang

http://tahupedia.com/img/uploaded/post/post_2/toblerone.jpg
image

Anda penggemar coklat? Mungkin Anda pernah melihat coklat ternama dar Swiss ini. Jika Anda hanya melihat sekilas, maka Anda akan melihat logo ini menggambarkan gunung, tepatnya gunung antara perbatasan Swiss dan Italia. Tapi sadarkah Anda bahwa ada beruang di sana? Itu karena Toblerone pada awalnya diproduksi di kota Bern, dimana beruang merupakan simbol dari ktoa tersebut. Nama Toblerone sendiri berasal dari pembuatnya, "Tobler" dan kata "Torrone" (kata italia untuk madu dan nougat).

sumber.
http://www.tahupedia.com/content/show/205/10-Logo-Terkenal-Dunia-dengan-Simbol-dan-Makna-Tersembunyi

profesi profesional

logopropam1_1.png
2. MAKNA LOGO PROPAM


A. Bentuk perisai pada logo, melambangkan PROPAM POLRI mempunyai tugas dan fungsi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat serta bertanggung jawab terhadap penegakkan disiplin dan ketertiban dilingkungan polri dan senantiasa bekerja didalam koridor hukum.

B. List warna merah darah yang melingkari perisai, menggambarkan semangat, ketegasan, keberanian, bahwa PROPAM POLRI dalam setiap pelaksanaan tugasnya senantiasa bersemangat serta berani dan tegas dalam menegakkan kebenaran dan hukum, tanpa dapat dipengaruhi/diinterfensi oleh pihak manapun.

C. Warna dasar perisai hitam, merah marun dan biru mempunyai makna:
- Warna hitam, melambangkan ketegasan, bahwa dalam setiap pelaksanaan tugas,
PROPAM senantiasa tegas dan tidak berpihak, serta menjauhkan sifat keragu-raguan.
- Warna merah marun, melambangkan kesuksesan, bahwa dalam setiap rencana kerja
PROPAM harus senantiasa berorientasi pada keberhasilan dalam mencapai tujuan
program kerja yang telah ditetapkan.
- Warna Biru, melambangkan ketenangan dan kebenaran yang menjadi dasar dalam
melaksanakan tugas.

D. Gambar Tiga Bintang berwarna Kuning Keemasan , melambangkan Tri Brata sebagai pedoman hidup POLRI yang senantiasa harus dijunjung tinggi oleh setiap personil PROPAM POLRI.

E. Anak panah berwarna keemasan menghadap keatas, bermakna ketajaman penyidik PROPAM dalam mencari dan menemukan fakta hukum untuk mengungkap kebenaran yang nyata.

F. Timbangan berwarna kuning keemasan, mempunyai makna tentang keadilan yang senantiasa menjadi pedoman bagi anggota PROPAM POLRI dalam menjaga objektifitas dalam menangani setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota POLRI.

g. Dua buah pistol yang saling menyilang dengan warna keemasan, adalah perwujudan dari persatuan dan kesatuan dalam menegakkan hukum demi mewujudkan POLRI yang proporsional, profesional dan dicintai masyarakat.

h. Buku berwarna putih dalam posisi terbuka, menggambarkan hukum sebagai dasar pelaksanaan tugas dimana setiap anggota PROPAM dalam bertindak harus berdasarkan norma yang ada, baik itu norma hukum, agama maupun norma-norma lain yang berkembang di masyarakat. Posisi buku yang terbuka bermakna bahwa setiap anggota PROPAM harus senantiasa belajar untuk meningkatkan kemampuan dan keahliannya sehingga profesionalisme kinerja PROPAM dapat terwujud.

sumber.
http://propam.polri.go.id/index.php?mnu=6

instansi profesional

3.Lembaga sandi negara

http://www.lemsaneg.go.id/wp-content/uploads/2012/11/Logo-Lembaga-Sandi-Negara-300x229.png


Bola dunia berwarna biru dengan garis khatulistiwa dan 4 (empat) buah garis lintang berwarna putih, mengandung arti bahwa lingkup penugasan, kewenangan dan pertanggungjawaban Lembaga Sandi Negara dalam mengatur dan menyelenggarakan Sistem Persandian Negara (SISDINA) meliputi seluruh Unit Teknis Persandian Instansi Pemerintah baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri, selaras dengan jaring komunikasi persandian yang tergelar di seluruh dunia.
Cabai (rawit) berwarna merah, diartikan sebagai sesuatu yang meskipun wujudnya kecil, namun sangat penting kegunaan dan manfaatnya. Disamping itu, rasanya yang sangat pedas diartikan sebagai sesuatu yang harus diwaspadai dan ditangani secara khusus karena dapat mengakibatkan bahaya. Pada bagian tepi kanan cabai terdapat 4 (empat) lekukan, dimaksudkan bahwa Persandian RI lahir pada tanggal 4.
Bulu angsa berwarna putih dengan tulangnya berwarna kuning dan pangkalnya berbentuk ujung pena, diartikan bahwa persandian selain sebagai kegiatan tulis menulis (paper and pencil) juga sebagai ilmu, yaitu ilmu kripto (kriptologi). Penyerapan berbagai disiplin ilmu serta penerapannya dalam bidang kriptologi, diharapkan akan dapat mengembangkan Persandian RI sesuai dengan kemajuan teknologi komunikasi, informasi dan elektronika. Pada bagian tepi kiri terdapat 4 (empat) lekukan dan pada bagian tepi kanan terdapat 6 (enam) lekukan, hal ini dimaksudkan bahwa Persandian RI lahir pada tahun 46 (1946).
Pita berwarna kuning emas dengan tulisan : “STHANA PAROKSHARTA BHAKTI”.
Warna kuning emas melambangkan kebesaran, keagungan, kewibawaan dan kearifan serta keteguhan hati dalam mengabdi pada negara sesuai sumpah profesi sandi yang telah diikrarkan. STHANA PAROKSHARTA BHAKTI artinya :
STHANA: tempat
PAROKSHARTA: hal-hal yang tidak tampak (rahasia)
BHAKTI: pengabdian
Secara keseluruhan berarti tempat untuk pengabdian berkenan dengan hal-hal yang bersifat rahasia.

Makna logo Lembaga Sandi Negara secara keseluruhan adalah : Suatu instansi Pemerintah yang lahir pada tanggal 4 April 1946, yang bertugas mengatur dan menyelenggarakan Sistem Persandian Negara dengan tujuan untuk mengamankan berita-berita rahasia Negara yang dikirimkan melalui sarana komunikasi, dalam lingkup jaring komunikasi sandi yang tergelar di lingkungan Instansi Pemerintah baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

sumber.
http://www.lemsaneg.go.id/?page_id=51

Lihat profil user

18 Re: TUGAS 3 - Lambang Profesional on Fri Apr 10, 2015 8:29 pm

1. Lambang Profesional Product
Visa Inc.



Jenis
Publik
Simbol saham
NYSE: V
S&P 500 Component

Industri/jasa Layanan keuangan

Didirikan Fresno, California, AS. (1958) sebagai BankAmericard
Kantor pusat Foster City, California[1], AS

Daerah layanan Seluruh dunia
Tokoh penting Joseph Saunders
(Ketua Eksekutif)
Charles Scharf
(CEO)
John Partridge
(Presiden)
Produk Kartu kredit, sistem pembayaran
Pendapatan ▲ AS$ 10,421 miliar (2012)[2]

Laba usaha
▼ AS$ 2,139 miliar (2012)[2]

Laba bersih
▼ AS$ 2,144 miliar (2012)[2]

Jumlah aset
▲ AS$ 40,013 miliar (2012)[2]

Jumlah ekuitas
▲ AS$ 27,630 miliar (2012)[2]

Karyawan 8.500 (2012)[2]

Situs web visa.com

The Visa International Service Association atau biasanya dipanggil VISA adalah perusahaan kartu kredit yang didirikan tahun 1958. Perusahaan ini merupakan perusahaan kartu kredit terbesar di dunia. Saat ini, VISA merupakan bagian dari Citibank, suatu unit bisnis dari Citigroup. Perusahaan ini dimiliki oleh lebih dari 21.000 institusi keuangan yang menerbitkan kartunya. Markasnya terletak di San Francisco, California, Amerika Serikat.

http://id.wikipedia.org/wiki/Visa_Inc.


2. Lambang Profesional Instansi





BAN-PT adalah singkatan dari kata Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.  Istilah Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi apabila disingkat yaitu menjadi BAN-PT. Akronim  BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) merupakan singkatan/akronim tidak resmi dalam Bahasa Indonesia.

Penjelasan / Informasi Lebih Rinci (Detil) :

Akronim / Singkatan : BAN-PT
Nama Diri / Kepanjangan : Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi
Kependekan Alternatif : -
Kepanjangan Alternatif : -
Kesimpulan 1 : BAN-PT adalah singkatan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi
Kesimpulan 2 : Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi adalah kepanjangan dari BAN-PT
Kesimpulan 3 : Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi apabila disingkat menjadi BAN-PT
Kesimpulan 4 : BAN-PT apabila dipanjangkan menjadi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi
Bahasa : Bahasa Indonesia tidak resmi
Sumber informasi singkatan BAN-PT : Berbagai sumber
Huruf Awal Akronim : B
Keterangan : -

http://www.organisasi.org/1970/01/arti-singkatan-ban-pt-kepanjangan-dari-ban-pt-kamus-akronim-bahasa-indonesia.html


3. Lambang Profesional Profesi



Perisai Diri merupakan salah satu organisasi olahraga beladiri yang menjadi anggota IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), induk organisasi resmi pencak silat di Indonesia di bawah KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia). Perisai Diri menjadi salah satu dari sepuluh perguruan silat yang mendapat predikat Perguruan Historis karena mempunyai peran besar dalam sejarah terbentuk dan berkembangnya IPSI.



Perisai Diri didirikan secara resmi pada tanggal 2 Juli 1955 di Surabaya, Jawa Timur. Pendirinya adalah almarhum RM Soebandiman Dirdjoatmodjo, putra bangsawan Keraton Paku Alam. Sebelum mendirikan Perisai Diri secara resmi, beliau melatih silat di lingkungan Perguruan Taman Siswa atas permintaan pamannya, Ki Hajar Dewantoro.
Teknik silat Perisai Diri mengandung unsur 156 aliran silat dari berbagai daerah di Indonesia ditambah dengan aliran Shaolin (Siauw Liem) dari negeri Tiongkok. Pesilat diajarkan teknik beladiri yang efektif dan efisien, baik tangan kosong maupun dengan senjata. Metode praktis dalam Perisai Diri adalah latihan Serang Hindar yang mana menghasilkan motto “Pandai Silat Tanpa Cedera”.
________________________________________
Pak Dirdjo (panggilan akrab RM Soebandiman Dirdjoatmodjo) lahir di Yogyakarta pada tanggal 8 Januari 1913 di lingkungan Keraton Paku Alam. Beliau adalah putra pertama dari RM Pakoe Soedirdjo, buyut dari Paku Alam II. Sejak berusia 9 tahun beliau telah dapat menguasai ilmu pencak silat yang ada di lingkungan keraton sehingga mendapat kepercayaan untuk melatih teman-temannya di lingkungan daerah Paku Alaman. Di samping pencak silat beliau juga belajar menari di Istana Paku Alam sehingga berteman dengan Wasi dan Bagong Kusudiardjo.
Pak Dirdjo yang pada masa kecilnya dipanggil dengan nama Soebandiman atau Bandiman oleh teman-temannya ini, merasa belum puas dengan ilmu silat yang telah didapatkannya di lingkungan istana Paku Alaman itu. Karena ingin meningkatkan kemampuan ilmu silatnya, setamat HIK (Hollands Inlandsche Kweekschool) atau sekolah menengah pendidikan guru setingkat SMP, beliau meninggalkan Yogyakarta untuk merantau tanpa membawa bekal apapun dengan berjalan kaki. Tempat yang dikunjunginya pertama adalah Jombang, Jawa Timur.
Di sana beliau belajar silat pada KH Hasan Basri, sedangkan pengetahuan agama dan lainnya diperoleh dari Pondok Pesantren Tebuireng. Di samping belajar, beliau juga bekerja di Pabrik Gula Peterongan untuk membiayai keperluan hidupnya. Setelah menjalani gemblengan keras dengan lancar dan dirasa cukup, beliau kembali ke barat. Sampai di Solo beliau belajar silat pada Sayid Sahab. Beliau juga belajar kanuragan pada kakeknya, Ki Jogosurasmo.
Beliau masih belum merasa puas untuk menambah ilmu silatnya. Tujuan berikutnya adalah Semarang, di sini beliau belajar silat pada Soegito dari aliran Setia Saudara. Dilanjutkan dengan mempelajari ilmu kanuragan di Pondok Randu Gunting Semarang. Rasa keingintahuan yang besar pada ilmu beladiri menjadikan Pak Dirdjo masih belum merasa puas dengan apa yang telah beliau miliki. Dari sana beliau menuju Cirebon setelah singgah terlebih dahulu di Kuningan. Di sini beliau belajar lagi ilmu silat dan kanuragan dengan tidak bosan-bosannya selalu menimba ilmu dari berbagai guru. Selain itu beliau juga belajar silat Minangkabau dan silat Aceh.
Tekadnya untuk menggabungkan dan mengolah berbagai ilmu yang dipelajarinya membuat beliau tidak bosan-bosan menimba ilmu. Berpindah guru baginya berarti mempelajari hal yang baru dan menambah ilmu yang dirasakannya kurang. Beliau yakin, bila segala sesuatu dikerjakan dengan baik dan didasari niat yang baik, maka Tuhan akan menuntun untuk mencapai cita-citanya. Beliau pun mulai meramu ilmu silat sendiri. Pak Dirdjo lalu menetap di Parakan, Banyumas, dan membuka perguruan silat dengan nama Eko Kalbu, yang berarti satu hati.
Di tengah kesibukan melatih, beliau bertemu dengan seorang pendekar Tionghoa yang beraliran beladiri Siauw Liem Sie (Shaolinshi), Yap Kie San namanya. Yap Kie San adalah salah seorang cucu murid Louw Djing Tie dari Hoo Tik Tjay. Menurut catatan sejarah, Louw Djing Tie merupakan seorang pendekar legendaris dalam dunia persilatan, baik di Tiongkok maupun di Indonesia, dan salah satu tokoh utama pembawa beladiri kungfu dari Tiongkok ke Indonesia. Dalam dunia persilatan, Louw Djing Tie dijuluki sebagai Si Garuda Emas dari Siauw Liem Pay. Saat ini murid-murid penerus Louw Djing Tie di Indonesia mendirikan perguruan kungfu Garuda Emas.
Pak Dirdjo yang untuk menuntut suatu ilmu tidak memandang usia dan suku bangsa lalu mempelajari ilmu beladiri yang berasal dari biara Siauw Liem (Shaolin) ini dari Yap Kie San selama 14 tahun. Beliau diterima sebagai murid bukan dengan cara biasa tetapi melalui pertarungan persahabatan dengan murid Yap Kie San. Melihat bakat Pak Dirdjo, Yap Kie San tergerak hatinya untuk menerimanya sebagai murid.
Berbagai cobaan dan gemblengan beliau jalani dengan tekun sampai akhirnya berhasil mencapai puncak latihan ilmu silat dari Yap Kie San. Murid Yap Kie San yang sanggup bertahan hanya enam orang, di antaranya ada dua orang yang bukan orang Tionghoa, yaitu Pak Dirdjo dan R Brotosoetarjo yang di kemudian hari mendirikan perguruan silat Bima (Budaya Indonesia Mataram). Dengan bekal yang diperoleh selama merantau dan digabung dengan ilmu beladiri Siauw Liem Sie yang diterima dari Yap Kie San, Pak Dirdjo mulai merumuskan ilmu yang telah dikuasainya itu.
Setelah puas merantau, beliau kembali ke tanah kelahirannya, Yogyakarta. Ki Hajar Dewantoro (Bapak Pendidikan) yang masih Pakde-nya, meminta Pak Dirdjo mengajar silat di lingkungan Perguruan Taman Siswa di Wirogunan. Di tengah kesibukannya mengajar silat di Taman Siswa, Pak Dirdjo mendapatkan pekerjaan sebagai Magazijn Meester di Pabrik Gula Plered.
Pada tahun 1947 di Yogyakarta, Pak Dirdjo diangkat menjadi Pegawai Negeri pada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Seksi Pencak Silat, yang dikepalai oleh Mochammad Djoemali. Berdasarkan misi yang diembannya untuk mengembangkan pencak silat, Pak Dirdjo membuka kursus silat melalui dinas untuk umum. Beliau juga diminta untuk mengajar di Himpunan Siswa Budaya, sebuah unit kegiatan mahasiswa UGM (Universitas Gadjah Mada). Murid-muridnya adalah para mahasiswa UGM pada awal-awal berdirinya kampus tersebut. Pak Dirdjo juga membuka kursus silat di kantornya. Beberapa murid Pak Dirdjo saat itu di antaranya adalah Ir Dalmono yang saat ini berada di Rusia, Prof Dr Suyono Hadi (dosen Universitas Padjadjaran Bandung), dan Bambang Mujiono Probokusumo yang di kalangan pencak silat dikenal dengan nama panggilan Mas Wuk.
Tahun 1954 Pak Dirdjo diperbantukan ke Kantor Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, Urusan Pencak Silat. Murid-murid beliau di Yogyakarta, baik yang berlatih di UGM maupun di luar UGM, bergabung menjadi satu dalam wadah HPPSI (Himpunan Penggemar Pencak Silat Indonesia) yang diketuai oleh Ir Dalmono.
Tahun 1955 beliau resmi pindah dinas ke Kota Surabaya. Dengan tugas yang sama, yakni mengembangkan dan menyebarluaskan pencak silat sebagai budaya bangsa Indonesia, Pak Dirdjo membuka kursus silat yang diadakan di Kantor Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, Surabaya. Dengan dibantu oleh Imam Romelan, beliau mendirikan kursus silat PERISAI DIRI pada tanggal 2 Juli 1955.
Para muridnya di Yogyakarta pun kemudian menyesuaikan diri menamakan himpunan mereka sebagai silat Perisai Diri. Di sisi lain, murid-murid perguruan silat Eko Kalbu yang pernah didirikan oleh Pak Dirdjo masih berhubungan dengan beliau. Mereka tersebar di kawasan Banyumas, Purworejo dan Yogyakarta. Hanya saja perguruan ini kemudian memang tidak berkembang, namun melebur dengan sendirinya ke Perisai Diri, sama seperti HPPSI di Yogyakarta. Satu guru menjadikan peleburan perguruan ini menjadi mudah.
Pengalaman yang diperoleh selama merantau dan ilmu silat Siauw Liem Sie yang dikuasainya kemudian dicurahkannya dalam bentuk teknik yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anatomi tubuh manusia, tanpa ada unsur memperkosa gerak. Semuanya berjalan secara alami dan dapat dibuktikan secara ilmiah. Dengan motto “Pandai Silat Tanpa Cedera”, Perisai Diri diterima oleh berbagai lapisan masyarakat untuk dipelajari sebagai ilmu beladiri.
Pada tahun 1969, Dr Suparjono, SH, MSi (Ketua Dewan Pendekar periode yang lalu) menjadi staf Bidang Musyawarah PB PON VII di Surabaya. Dengan inspirasi dari AD/ART organisasi-organisasi di KONI Pusat yang sudah ada, Suparjono bersama Bambang Mujiono Probokusumo, Totok Sumantoro, Mondo Satrio dan anggota Dewan Pendekar lainnya pada tahun 1970 menyusun AD/ART Perisai Diri dan nama lengkap organisasi Perisai Diri disetujui menjadi Keluarga Silat Nasional Indonesia PERISAI DIRI yang disingkat Kelatnas Indonesia PERISAI DIRI. Dimusyawarahkan juga mengenai pakaian seragam silat Perisai Diri yang baku, yang mana sebelumnya berwarna hitam dirubah menjadi putih dengan atribut tingkatan yang berubah beberapa kali hingga terakhir seperti yang dipakai saat ini. Lambang Perisai Diri juga dibuat dari hasil usulan Suparjono, Both Sudargo dan Bambang Priyokuncoro, yang kemudian disempurnakan dan dilengkapi oleh Pak Dirdjo.
Tanggal 9 Mei 1983, RM Soebandiman Dirdjoatmodjo berpulang menghadap Sang Pencipta. Tanggung jawab untuk melanjutkan teknik dan pelatihan silat Perisai Diri beralih kepada para murid-muridnya yang kini telah menyebar ke seluruh pelosok tanah air dan beberapa negara di Eropa, Amerika dan Australia. Dengan di bawah koordinasi Ir Nanang Soemindarto sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat, saat ini Kelatnas Indonesia Perisai Diri memiliki cabang hampir di setiap provinsi di Indonesia serta memiliki komisariat di 10 negara lain. Untuk menghargai jasanya, pada tahun 1986 pemerintah Republik Indonesia menganugerahkan gelar Pendekar Purna Utama bagi RM Soebandiman Dirdjoatmodjo.

http://perisaidiri.ub.ac.id/pd/sejarah



Terakhir diubah oleh Hassan tanggal Sat Apr 11, 2015 8:05 pm, total 1 kali diubah

Lihat profil user

19 Lambang instansi, product , dan profesi on Fri Apr 10, 2015 10:22 pm

lambang profesi:


           
           

      Bunga Melati merupakan bunga suci melambangkan kemurnian, keanggunan, keluhuran, wibawa dan kesetiaan pada cita-cita. Pada lambang digambarkan lima mahkota bunga (corolla) dengan warna kuning muda. Lima mahkota bunga melambangkan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia, sedangkan warna kuning muda melambangkan warna Universitas.
Bunga Seruni sebagai lambang yang paling tua ditemukan dalam sejarah Sriwijaya. Pada lambang digambarkan mahkota bunga (corolla) dari bunga yang terpilin (marginal flower), berjumlah 31, berwarna kuning emas yang terpilin. Jumlah 31 melambangkan tanggal lahir Unsri pada tanggal 31 Oktober 1960 dan warna kuning emas melambangkan keagungan Sriwijaya. Mahkota bunga yang terpilin ke kanan yang mengakibatkan ujung kelopaknya mengarah ke kiri dimaksudkan bahwa Universitas ini berjalan seirama dengan perputaran zaman.
Cahaya melambangkan ilmu pengetahuan, yang menerangi jagad, menunjukan bahwa hanya dengan ILMU ketidaktahuan dapat ditiadakan. Ilmu digambarkan dengan cahaya (nur) sebanyak 60 pancaran sinar dengan 10 sinar besar, berarti bulan Oktober 1960.
Kata-kata "UNIVERSITAS SRIWIJAYA" ditulis dengan huruf putih di atas dasar hitam yang melingkar di dalam bunga seruni. Hitam melambangkan ketidaktahuan. Dengan adanya cahaya, ketidaktahuan dapat ditiadakan, yang dilambangkan dengan huruf putih pada kata-kata UNIVERSITAS SRIWIJAYA menandakan Unsri sebagai gudang ilmu.
Motto "ILMU ALAT PENGABDIAN" ditulis dengan huruf berwarna emas di atas dasar hitam yang terletak dalam selendang dibagian bawah lambang. Motto ini melambangkan bahwa manusia wajib mengabdi kepada Tuhan, negara, bangsa, masyarakat, dan keluarga. Pengabdian yang tidak disertai dengan ilmu pengetahuan tidaklah sempurna.
Makna Lambang[sunting | sunting sumber]
Unsri sebagai sebuah kebangaan milik bangsa Indonesia yang berfalsafah hidup Pancasila selalu dengan penuh daya dan dinamika meningkatkan ilmu pengetahuan guna memerangi ketidaktahuan yang merupakan penghalang bagi masyarakat bangsa Indonesia untuk mencapai cita-cita masyarakat adil dan makmur serta dalam ridho Tuhan Yang Maha Esa.
          sumber: Artikel bertopik perguruan tinggi di Indonesia ini adalah sebuah rintisan.


 2. Lambang instansi :




           
Deskripsi
1. Bola dunia berwarna biru dengan garis khatulistiwa dan 4 (empat) buah garis lintang berwarna putih, mengandung arti bahwa lingkup penugasan, kewenangan dan pertanggungjawaban Lembaga Sandi Negara dalam mengatur dan menyelenggarakan Sistem Persandian Negara (SISDINA) meliputi seluruh Unit Teknis Persandian Instansi Pemerintah baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri, selaras dengan jaring komunikasi persandian yang tergelar di seluruh dunia.
2. Cabai (rawit) berwarna merah, diartikan sebagai sesuatu yang meskipun wujudnya kecil, namun sangat penting kegunaan dan manfaatnya. Disamping itu, rasanya yang sangat pedas diartikan sebagai sesuatu yang harus diwaspadai dan ditangani secara khusus karena dapat mengakibatkan bahaya. Pada bagian tepi kanan cabai terdapat 4 (empat) lekukan, dimaksudkan bahwa Persandian RI lahir pada tanggal 4.
3. Bulu angsa berwarna putih dengan tulangnya berwarna kuning dan pangkalnya berbentuk ujung pena, diartikan bahwa persandian selain sebagai kegiatan tulis menulis (paper and pencil) juga sebagai ilmu, yaitu ilmu kripto (kriptologi). Penyerapan berbagai disiplin ilmu serta penerapannya dalam bidang kriptologi, diharapkan akan dapat mengembangkan Persandian RI sesuai dengan kemajuan teknologi komunikasi, informasi dan elektronika. Pada bagian tepi kiri terdapat 4 (empat) lekukan dan pada bagian tepi kanan terdapat 6 (enam) lekukan, hal ini dimaksudkan bahwa Persandian RI lahir pada tahun 46 (1946).
4. Pita berwarna kuning emas dengan tulisan : “STHANA PAROKSHARTA BHAKTI”.
Warna kuning emas melambangkan kebesaran, keagungan, kewibawaan dan kearifan serta keteguhan hati dalam mengabdi pada negara sesuai sumpah profesi sandi yang telah diikrarkan. STHANA PAROKSHARTA BHAKTI artinya :
STHANA: tempat
PAROKSHARTA: hal-hal yang tidak tampak (rahasia)
BHAKTI: pengabdian
Secara keseluruhan berarti tempat untuk pengabdian berkenan dengan hal-hal yang bersifat rahasia.
Makna logo Lembaga Sandi Negara secara keseluruhan adalah : Suatu instansi Pemerintah yang lahir pada tanggal 4 April 1946, yang bertugas mengatur dan menyelenggarakan Sistem Persandian Negara dengan tujuan untuk mengamankan berita-berita rahasia Negara yang dikirimkan melalui sarana komunikasi, dalam lingkup jaring komunikasi sandi yang tergelar di lingkungan Instansi Pemerintah baik di dalam negeri maupun di luar negeri
   
  3 .Lambang prodact:



Terakhir diubah oleh TRIWAHYUNI tanggal Sun Apr 12, 2015 1:56 pm, total 3 kali diubah

Lihat profil user

20 Lambang Product,Instansi, on Sat Apr 11, 2015 10:11 am

1. Lambang Product







Eiger merupakan perusahaan manufaktur dan retail peralatan petualangan alam terbuka yang terbesar di Indonesia perusahaan ini didirikan pada tahun 1993 oleh Ronny Lukito di Bandung. Nama perusahaannya, Eiger, terinspirasi dari gunung Eiger, yakni gunung yang terletak di Bernese Alps, Swiss, berketinggian 3.970 m di atas permukaan laut. Berawal dari fasilitas yang sangat terbatas, Eiger meluncurkan produk tas dengan hanya dua mesin jahit. Perusahaan ini memproduksi tas dan peralatan petualangan, yang mana terbagi dalam tiga brand utama, yakni Eiger dengan positioning gaya hidup berpetualang (lifestyle adventure), Bodypack dengan positioning e-lifestyle, dan Nordwand dengan positioning kehidupan alamerbuka (outdoor living).



ttp://www.eigeradventure.com/node/650



2. Lambang Instansi



PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (“TELKOM”, “Perseroan”, atau “Perusahaan”) adalah penyedia layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di Indonesia. TELKOM menyediakan layanan InfoComm, telepon tidak bergerak kabel (fixed wireline) dan telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), layanan telepon seluler, data dan internet, serta jaringan dan interkoneksi, baik secara langsung maupun melalui anak perusahaan.

Pada awalnya di kenal sebagai sebuah badan usaha swasta penyedia layanan pos dan telegrap atau dengan nama “JAWATAN”. Pada tahun 1961 Status jawatan diubah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel),PN Postel dipecah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos & Giro), dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi). Dan pada tahun 1974 PN Telekomunikasi disesuaikan menjadi Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) yang menyelenggarakan jasa telekomunikasi nasional maupun internasional. Pada tanggal 14 November 1995 di resmikan PT. Telekomunikasi Indonesia sebagai nama perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia.
TELKOM menyediakan jasa telepon tetap kabel (fixed wire line), jasa telepon tetap nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (mobile service), data/internet serta jasa multimedia lainnya.



http://putrajatim.blogspot.com/2010/07/sejarah-pt-telekomunikasi-indonesia-tbk.html



3. Lambang Profesi


Lambang organisasi mencerminkan perwujudan dari :


  1. Segilima melambangkan simbol 5 sila Pancasila, berwarna hitam.
  2. Gigi Geraham sebagai simbol profesi, berwarna putih.
  3. Palang Hijau merupakan lambang kesehatan.
  4. Dasar pada segilima berwarna putih lambang kesucian, tulisan PPGI berwarna kuning emas.



https://anekalambang.wordpress.com/2011/06/25/ppgi-persatuan-perawat-gigi-indonesia/

Lihat profil user

21 TUGAS 3_RIRIN SETYOWATI on Sat Apr 11, 2015 5:40 pm


Pada prinsipnya semua bahan makanan dan minuman adalah halal, kecuali yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Bahan yang diharamkan Allah adalah bangkai, darah, babi dan hewan yang disembelih dengan nama selain Allah (QS. Al-Baqarah : 173). Sedangkan minuman yang diharamkan Allah adalah semua bentuk khamar (minuman beralkohol) (QS. Al-Baqarah : 219). Hewan yang dihalalkan akan berubah statusnya menjadi haram apabila mati karena tercekik, terbentur, jatuh ditanduk, diterkam binatang buas dan yang disembelih untuk berhala (QS. Al-Maidah : 3). Jika hewan-hewan ini sempat disembelih dengan menyebut nama Allah sebelum mati, maka akan tetap halal kecuali diperuntukkan bagi berhala. Bahan-bahan yang termasuk ke dalam kategori halal seperti diuraikan di atas dan dipersiapkan  serta diolah menurut ketentuan halal menurut syari’at Islam produknya dapat diajukan untuk  mendapat Sertifikat Halal MUI.  Tujuan pelaksanaan Sertifikat Halal pada produk pangan, obat-obat dan kosmetika adalah untuk memberikan kepastian kehalalan suatu produk, sehingga dapat menentramkan batin yang mengkonsumsinya.   <br /><br /><br /><img src=[/img]




ISO 9000 adalah kumpulan standar untuk sistem manajemen mutu (SMM). ISO 9000 yang dirumuskan oleh TC 176 ISO, yaitu organisasi internasional di bidang standardisasi. ISO 9000 pertama kali dikeluarkan pada tahun 1987 oleh International Organization for Standardization Technical Committee (ISO/TC) 176.[1] ISO/TC inilah yang bertanggungjawab untuk standar-standar sistem manajemen mutu.[1] ISO/TC 176 menetapkan siklus peninjauan ulang setiap lima tahun, guna menjamin bahwa standar-standar ISO 9000 akan menjadi up to date dan relevan untuk organisasi.[1] Revisi terhadap standar ISO 9000 telah dilakukan pada tahun 1994 dan tahun 2000.[1] • adanya satu set prosedur yang mencakup semua proses penting dalam bisnis; • adanya pengawasan dalam proses pembuatan untuk memastikan bahwa sistem menghasilkan produk-produk berkualitas; • tersimpannya data dan arsip penting dengan baik; • adanya pemeriksaan barang-barang yang telah diproduksi untuk mencari unit-unit yang rusak, dengan disertai tindakan perbaikan yang benar apabila dibutuhkan; • secara teratur meninjau keefektifan tiap-tiap proses dan sistem kualitas itu sendiri. Sebuah perusahaan atau organisasi yang telah diaudit dan disertifikasi sebagai perusahaan yang memenuhi syarat-syarat dalam ISO 9001 berhak mencantumkan label "ISO 9001 Certified" atau "ISO 9001 Registered". Sertifikasi terhadap salah satu ISO 9000 standar tidak menjamin kualitas dari barang dan jasa yang dihasilkan. Sertifikasi hanya menyatakan bahwa bisnis proses yang berkualitas dan konsisten dilaksanakan di perusahaan atau organisasi tersebut. Walaupan standar-standar ini pada mulanya untuk pabrik-pabrik, saat ini mereka telah diaplikasikan ke berbagai perusahaan dan organisasi, termasuk perguruan tinggi dan universitas




Ada banyak sertifikasi kompetensi IT dengan skala internasional untuk pelbagai bidang teknologi informasi. Salah satu yang cukup terkenal adalah sertifikasi internasional yang biasa disebut sebagai Cisco Certified. Sertifikasi ini dikeluarkan oleh vendor teknologi jaringan komputer ternama Cisco System sebagai bukti keahlian si pemiliknya dalam menangani jaringan komputer sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan oleh sertifikasi tsb.

Secara umum Cisco Certified terbagi menjadi 3 jenjang kualifikasi, yaitu : Associate, Professional, dan Expert. Associate adalah jenjang awal seseorang SDM IT dalam menapaki karir sebagai Network Engineer berbasiskan perangkat jaringan Cisco System. Professional adalah tingkat lanjutan (advanced) bagi seorang Network Engineer dalam menguasai keahlian jaringan komputer. Sedangkan Expert adalah tingkatan paling tinggi dalam jenjang sertifikasi Cisco yang menyatakan bahwa pemiliknya memiliki keahlian jaringan komputer dengan kualifikasi pakar.

Untuk jenjang Associate, sertifikasi Cisco yang dapat dimiliki adalah CCNA (Cisco Certified Network Associate) yang kemudian dilanjutkan dengan sertifikasi CCNA berikutnya yang mengarah pada salah satu spesialisasi jaringan komputer yaitu : CCNA Voice, CCNA Security, dan CCNA Wireless. Untuk mendapatkan CCNA Anda dapat mengikuti terlebih dahulu training yang diselenggarakan oleh Cisco Networking Academy atau Cisco Learning Partner dan melanjutkannya dengan ujian sertifikasi. Selain CCNA sertifikasi lain yang masuk dalam jenjang ini adalah CCDA (Cisco Certified Design Associate).

Pada jenjang berikutnya yaitu Professional, sertifikasi yang paling populer dimiliki adalah CCNP (Cisco Certified Network Professional). Sertifikasi ini menyatakaan bahwa pemiliknya memiliki pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk menginstalasi, mengkonfigurasi, dan melakukan troubleshooting jaringan LAN / WAN dengan jumlah antara 100 sampai dengan 500 buah perangkat jaringan. Untuk memilikinya disyaratkan yang bersangkutan telah memiliki CCNA.Pada level professional selain CCNP juga ada sertifikasi lain yang memiliki jenjang yang sama yaitu : CCDP, CCIP, CCSP, dan CCVP.

Jenjang paling puncak adalah Expert, pada jenjang ini pemiliki sertifikat dinyatakan sebagai pakat dalam teknologi jaringan sesuai dengan kualifikasi yang tertera dalam sertifikat tsb. Nama sertifikatnya adalah CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert). Berbeda dengan sertifikat sebelumnya yang diperoleh dengan basis tes yang sifatnya tertulis maka pada ujian sertifikasi CCIE selain tertulis (written) juga praktek langsung (lab) sehingga tingkat kesulitannya lebih tinggi.



Terakhir diubah oleh ririn tanggal Sat Apr 25, 2015 5:19 pm, total 2 kali diubah

Lihat profil user

22 tugas 3 on Sat Apr 11, 2015 6:05 pm

. A. LAMBANG INSTANSI
 
a.Indonesia dalam bentuk gambar bunga yang memberi kesan akan perkembangan dan kemajuan terhadap perkoperasian di Indonesia, mengandung makna bahwa Koperasi Indonesia harus selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi.
dalam bentuk gambar 4 (empat) sudut pandang melambangkan arah mata angin yang mempunyai maksud Koperasi Indonesia:
1. Sebagai gerakan koperasi di Indonesia untuk menyalurkan aspirasi;
2. Sebagai dasar perekonomian masional yang bersifat kerakyatan;
3. Sebagai penjunjung tinggi prinsip nilai kebersamaan, kemandirian, keadilan dan 4. demokrasi;
4. Selalu menuju pada keunggulan dalam persaingan global.
2.LAMBANG PROFESI

PROPAM adalah singkatan dari Profesi dan Pengamanan yang dipakai oleh organisasi POLRI pada salah satu struktur organisasinya sejak 27 Oktober 2002 ( Kep KAPOLRI Nomor : Kep/54/X/2002), sebelumnya dikenal Dinas Provos atau Satuan Provos POLRI yang organisasinya masih bersatu dengan TNI/Militer sebagai ABRI, dimana Provost POLRI merupakan satuan fungsi pembinaan dari Polisi Organisasi Militer / POM atau istilah Polisi Militer / PM.  
PROPAM adalah salah satu wadah organisasi POLRI berbentuk Divisi yang bertanggung-jawab kepada masalah pembinaan profesi dan pengamanan dilingkungan internal organisasi POLRIPropam Polri sebagai salah satu unsur pelaksana staf khusus POLRI di tingkat Markas Besar yang berada di bawah KAPOLRI.

Tugas PROPAM secara umum adalah membina dan menyelenggarakan fungsi pertanggung jawaban profesi dan pengamanan internal termasuk penegakan disiplin dan ketertiban di lingkungan POLRI dan pelayanan pengaduan masyarakat tentang adanya penyimpangan tindakan anggota/PNS POLRI, yang dalam struktur organisasi dan tata cara kerjanya PROPAM terdiri dari 3 (tiga) bidang/wadah fungsi dalam bentuk sub organisasi disebut Biro (Biro Paminal, Biro Wabprof dan Biro Provos)

3. LAMBANG PRODUCK

Lifebuoy adalah salah satu merek tertua, suatu merek yang benar-benar mendunia sebelum istilah merek global diciptakan. Sabun Disinfektan Royal Lifebuoy diluncurkan pada tahun 1894 sebagai suatu produk baru yang terjangkau di Inggris, untuk mendukung orang mendapatkan kebersihan diri yang lebih baik. Segera setelah diluncurkan, sabun Lifebuoy berkelana ke seluruh dunia, menjangkau negara-negara seperti India, suatu negara tempat sabun ini masih merupakan merek terkemuka di pasar.



Terakhir diubah oleh YENIK MARLITA tanggal Sun Apr 12, 2015 9:43 am, total 1 kali diubah

Lihat profil user

23 Tugas3_Yuli emilasari/13011141 on Sat Apr 11, 2015 11:42 pm

1. Lambang Profesi






Lambang Korpri diadakan dengan maksud untuk lebih menumbuhkan jati diri dan jiwa karsa anggota Korpri. Ketentuan lambang Korpri diatur dalam Keputusan Musyawarah Nasional VI KORPRI Nomor : KEP- 09/MUNAS/2004 tentang Lambang, Panji, Dan Atribut KORPRI;

Makna lambang/logo KORPRI:

1. Pohon dengan 17 ranting, 8 dahan, dan 45 daun, melambangkan perjuangan sesuai dengan fungsi dan peranan Korpri sebagai Aparatur Negara Republik Indonesia yang dimulai sejak diproklamasikannya Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 agustus 1945;

2. Bangunan berbentuk balairung dengan lima tiang, melambangkan tempat dan wahana sebagai pemersatu seluruh anggota Korpri, perekat bangsa pada umumnya untuk mendukung pemerintahan Republik Indonesia yang stabil dan demokratis dalam upaya mencapai tujuan nasional dengan berdasarkan Pancasila dan Jatidiri, Kode Etik serta paradigma baru Korpri;

3. Sayap yang besar dan kuat ber-elar 4 (empat) ditengah dan 5 lima) ditepi melambangkan pengabdian dan perjuangan Korpri untuk mewujudkan organisasi yang mandiri dan profesional dalam rangka mencapai cita-cita kemerdekaan Bangsa Indonesia yang luhur dan dinamis berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.


Sumber: https://tunas63.wordpress.com/2008/12/27/lambang-korpri-dan-artinya/


2. Lambang Instansi


A.  MAKNA BENTUK

Lingkaran berwarna emas menjelaskan satu kesatuan yang tidak memberikan celah bagi penyalahguna dan pengedar gelap narkoba.
Bintang, merupakan simbolisasi cita-cita luhur BNN  untuk mewujudkan masyarakat Indonesia bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Tulisan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, memberikan pemahaman bahwa Badan Narkotika Nasional adalah Aparat pemerintah RI yang memiliki  tugas khusus dalam menanggulangi permasalahan narkoba.
Garuda melambangkan bahwa komitmen BNN terhadap tekad pemerintah RI dalam upaya menanggulangi permasalahan narkoba.
Huruf  BNN menunjukkan terminologi Badan Narkotika Nasional.
B.  MAKNA WARNA

Warna Hitam, artinya keseriusan dan ketegasan.
Warna Kuning gading, memiliki kreativitas dan inovatif makna kecerdasan, antusiasme
Warna biru tua dan biru muda, artinya lambang universalisme
Warna Putih, artinya keluhuran cita-cita.


3. Lambang Product


Logo Adidas Lama
Logo adidas keluaran lama terdiri dari gambar visual 3 daun terangkai yang yang mengusung trefoil logo yang ditambahkan dengan 3 garis melintang di bawahnya. Logo ini sering disebut dengan The Three Strip.Penggunaan konsep tiga daun ini mempunyai arti semangat olimpiade yang menghubungkan pada 3 benua, Dan sejak saat itulah kemudian Adidas menyumbangkan salah satu produknya, yaitu sepatu untuk didaulat menjadi sepatu resmi yang dipakai di Kejuaraan olimpiade di seluruh dunia. Kadang kita masih bisa menemukan produk adidas dengan logo yang lama ini di pasaran, tentunya bukan produk yang baru.

Logo Adidas Baru
Logo Adidas yang baru adalah logo adidas yang sering kalian saksikan di sepatu para pemain sepakbola jagoan kalian sekarang ini. Itulah logo adidas yang terbaru, yaitu gambar visual tiga balok miring yang kemudian membentuk suatu tanjakan. Pada tahun 1996, Adidas melakukan modernisasi yaitu dengan menerapkan konsep 'We knew then - we know now' yang kurang lebih menggambarkan kesuksesan masa lalu dan kejayaan masa kini. Gambar tanjakan diartikan sebagai rintangan yang akan selalu ada dan akan selalu semakin tinggi, sehingga kita harus pantang menyerah untuk dapat menaklukanya.Sejak itu logo Adidas tidak pernah diubah lagi perubahan dan masih berjaya hingga sekarang.

Sumber :
http://sekedar-tahu.blogspot.com/?m=1



Terakhir diubah oleh Yuli Emilasari tanggal Sun Apr 12, 2015 12:43 am, total 5 kali diubah

Lihat profil user

24 dony13011169 on Sun Apr 12, 2015 12:00 am

Lambang Instansi



1.    Lambang TNI Angkatan Darat

KARTIKA EKA PAKSI
KARTIKA adalah Bintang  |  EKA adalah Satu  |  PAKSI adalah Burung
KARTIKA EKA PAKSI yang berasal dari bahsa sansekerta yang berarti burung gagah perkasa tanpa tanding menjunjung cita-cita tinggi,TNI Angkatan Darat yang kuat senantiasa menjunjung cita-cita yang tinggi, yaitu keluhuran nusa dan bangsa serta keprajuritan sejati.
ARTI DAN MAKNA :
1. GARUDA. Memiliki makna sebagai kekuatan dan kesanggupan mencapai cita-cita sebagai prajurit.
2. 10 HELAI BULU SAYAP. Memiliki makna sebagai Bulan Oktober sebagai bulan bersejarah bagi keberadaan TNI Angkatan Darat.
3. 7 BULU PADA EKOR. Memiliki makna sebagai Sapta Marga.
4. BINTANG SUDUT LIMA. Memiliki makna sebagai kesejatian dan tujuan tertinggi yaitu keprajuritan sejati yang dijiwai oleh Pancasila sebagai dasar negara serta falsafah hidup bangsa.
5. KOMBINASI GAMBAR BINTANG SUDUT LIMA DAN GARUDA. Memiliki makna sebagai kesanggupan, kerelaan, dan ketetapan hati setiap prajurit Indonesia untuk mempertahankan tanah air sampai titik darah penghabisan.






Lambang Profesi


Persatuan Guru Republik Indonesia

Logo Persatuan Guru Republik Indonesia
Singkatan PGRI

Pembentukan 25 November 1945

Kantor pusat Jl. Tanah Abang III No. 24, 10160
Jakarta, Indonesia

Ketua Umum Dr. Sulistiyo, M.Pd.
Situs web www.pgri.or.id


Arti lambang PGRI
Berikut ini penjelasan tentang arti pada lambang PGRI:
• Bentuk: cakra/lingkaran melambangkan cita-cita luhur dan daya upaya menunaikan pengabdian terus-menerus.
• Ukuran, corak, dan warna bidang: bagian pinggir lingkaran berwarna merah melambangkan pengabdian yang dilandasi kemurnian dan keberanian bagi kepentingan rakyat. Warna putih dengan tulisan "Persatuan Guru Republik Indonesia" melambangkan pengabdian yang dilandasi kesucian dan kasih sayang. Panduan warna pinggir merah-putih melambangkan pengabdian kepada negara, bangsa, dan tanah air Indonesia.
• Suluh berdiri tegak bercorak 4 garis tegak dan datar berwarna kuning: Simbol yang melambangkan fungsi guru (pada pendidikan prasekolah, dasar, menengah, dan perguruan tinggi) dengan hakikat tugas pengabdian guru sebagai pendidik yang besar dan luhur.
• Nyala api dengan 5 sinar warna merah: Simbol yang melambangkan arti ideologi Pancasila, dan arti teknis yakni sasaran budi pekerti, cipta, rasa, karsa, dan karya generasi.
• Empat buku mengapit suluh: Posisi 2 datar dan 2 tegak (simetris) dengan warna corak putih melambangkan sumber ilmu yang menyangkut nilai-nilai moral, pengetahuan, keterampilan dan akhlak bagi tingkatan lembaga-lembaga pendidikan prasekolah, dasar, menengah, dan tinggi.
• Warna dasar tengah hijau: Simbol yang melambangkan kemakmuran generasi.

Lambang product.


Arti logo Unilever


Logo Unilever didesain menggunakan elemen gambar kecil-kecil mewakili konsep ratusan brand produk Unilever. Keseluruhan gambar kecil-kecil itu membentuk huruf ‘U’.
Didesain oleh agensi Lowe LDB Sri Lanka tahun 2004. Lilamani Dias Benson, pemimpin Lowe LDB mengatakan, berdasarkan konsep vitality, logo tersebut sekaligus ingin menyimbolkan: ‘U’ can make a difference.
Logo Unilever terdiri dari :

Mangkuk: masakan yang mengundang selera. Juga melambangkan makanan siap saji, minuman panas atau sup.


Cairan: berhubungan dengan air bersih dan kemurnian.


Hati: simbol cinta, perhatian/perawatan dan kesehatan.


Bibir: simbol dunia kecantikan, penampilan yang menarik dan citarasa.


Matahari: simbol utama dari vitalitas. Konsep dasar brand Unilever.



Tangan: simbol sensitivitas, pemeliharaan dan kebutuhan. Melambangkan kulit dan sentuhan.



Bunga: melambangkan wewangian.


Bumbu dan penyedap rasa: melambangkan rasa pedas atau kandungan makanan yang segar.


Wadah penyimpan: simbol packaging – botol krim diasosiasikan dengan perawatan tubuh.


Partikel: berhubungan dengan ilmu pengetahuan, gelembung, suara desisan.


Es krim: hiburan, kesenangan, kenikmatan.



Lebah: melambangkan penciptaan, penyerbukan, kerja keras, keragaman makhluk hidup.


Rambut: simbol kecantikan dan penampilan yang menarik.


Saus/selai: melambangkan pencampuran rasa, penambah rasa.


Ikan: makanan, laut atau air segar.


Pakaian: melambangkan cucian yang bersih dan penampilan yang menarik.


Teh: tumbuhan / sari tumbuh-tumbuhan seperti (contohnya) teh, juga menyimbolkan pertumbuhan, pertanian.


Kilauan: bersih, kesehatan, berkilau.


DNA: double helix, cetak biru kehidupan dan simbol ilmu alam, kunci hidup sehat.


Pohon jenis palem/kelapa: sumber alam, juga menyimbolkan taman firdaus.



Sendok: simbol nutrisi, citarasa dan memasak.



Ombak: menyimbolkan kebersihan, kesegaran dan tenaga.


Tanaman: simbol kesegaran, kristal salju: melambangkan pembekuan (pengawetan). Simbol perubahan bentuk.


Daur ulang: komitmen Unilever dalam menjaga kelangsungan hidup lingkungan.


Burung: simbol kebebasan, keluar dari rutinitas kerja.



Sumber : Buku ‘Mendesain Logo’ karya Surianto Rustan, S.Sn

Lihat profil user

25 ayu diana on Sun Apr 12, 2015 1:00 am

Lambang Instansi
1. .    Lambang TNI Angkatan Udara

SWA BHUWANA PAKSA
Arti Lambang
Wujud. Lambang TNI AU berwujud burung Garuda yang sedang merentangkan kedua sayapnya dengan gagah perkasa dan mencengkram lima buah anak panah di atas perisai yang berlukiskan peta Indonesia. Posisi kepala Burung Garuda menoleh ke arah timur (arah peta dalam perisai) menyandang pita horisontal yang bertuliskan motto "Swa Bhuwana Paksa". Burung Garuda tersebut dilingkari oleh dua untai manggar atau bunga kelapa yang kedua pangkalnya bertemu di bawah perisai di mana pada kiri dan kanan perisai terdapat jilatan api atau lidah api, selanjutnya akan diuraikan secara berturut-turut sebagai berikut :
1.      Figur Burung Garuda. Burung Garuda adalah seekor burung atau mahluk udara yang kondisi maupun struktur tubuhnya kuat, gagah, anggun dan memiliki keberanian yang melebihi burung-burung lainnya bahkan sering dikatakan sebagai rajanya burung. Sifat yang demikian sering digunakan sebagai lambang keperwiraan, kejantanan, keberanian, kegagahan, dan sebagainya, atau dengan kata lain sebagai lambang kekuatan di udara. Sifat-sifat tersebut tidaklah meleset sedikitpun dari sifat-sifat yang demikian oleh TNI AU dalam hubungannya dengan tugas dan fungsinya sebagai penegak kedaulatan di udara yang memiliki ciri khas yaitu kecepatan, jarak capai dan kemampuan manuver.
Di samping itu dari segi sejarah maupun warisan budaya nenek moyang kita burung garuda dengan kondisi dan struktur tubuh seperti tersebut di atas telah diagungkan dan digunakan pula sebagai lambang keperkasaan, yaitu pada jaman Raja Airlangga di mana identitas pemerintahannya menggunakan lambang Garuda dalam bentuk Cap Garuda Muka. Oleh karena itu pilihan Burunq Garuda sangatlah tepat sebagai lambang TNI AU dengan tulisan motto "Swa Bhuwana Paksa".
Aspek selanjutnya dari Burung Garuda lambang TNI AU dapat dijelaskan sebagai berikut :
a.    Sayap Burung. Garuda. Garuda pada lambang TNI AU tertera sedang merentangkan sayapnya, menunjukan bahwa Burung Garuda tersebut dalam keadaan siap siaga menghadapi segala tugas. Dengan kata lain Burung Garuda yang sedang merentangkan sayap, rnelambangkan kewaspadaan, kesiapsiagaan melaksanakan tugas, dalam hal ini sebagai perwujudan bahwa TNI AU senantiasa waspada dan siap siaga melaksanakan tugas.
b.   Bulu Sayap. Bulu Sayap Burung Garuda tersebut disusun dalam 3 kelompok/ baris, yaitu kelompok bagian luar 8 helai, bagian tengah 5 helai dan bagian dalam 4 helai.
Jadi jumlah bulu seluruhnya 17 helai, angka-angka tersebut mengandung makna sebagai berikut :
1)      Jumlah seluruh bulu 17 helai menunjukan tanggal hari proklamasi.
2)      Jumlah bulu kelompok bagian luar sejumlah 8 helai menunjukan bulan hari proklamasi.
3)      Jumlah bulu kelompok bagian dalam 4 helai bila digabungkan dengan jumlah bulu kelompok bagian tengah 5 helai akan membentuk angka 45 (di baca dari arah dalam ke arah luar). Apabila angka-angka tersebut (1, 2, dan 3) digabungkan akan membentuk angka keramat 17-8-45.
c.   Posisi Kepala. Dalam.sejarah lahirnya lambang TNI AU, pada rancangan awal lambang TNI AU dengan motto "Alae Patriae" posisi kepala burung menoleh ke kanan. Kondisi yang demikian baik menoleh ke kanan maupun ke kiri sama sekali tidak mengandung maksud/ arti/ makna apa-apa, kecuali pengaruh estetika dan artistika saja. Dalam perkembangan selanjutnya sesudah lambang TNI AU "Swa Bhuwana Paksa" yang disahkan bersamaan dengan pengesahan panji-panji angkatan, posisi kepala Burung Garuda menoleh ke arah timur (arah peta pada Perisai) yang mempunyai arti dan makna filosofis atau filsafati. Secara filsafati, dalam nilai-nilai kebudayaan timur warisan budaya nenek moyang, timur adalah menunjukkan daerah hidup atau lahir di mana sang surya mulai menampakkan wajahnya.
Dengan demikian posisi kepala Burunq Garuda menoleh ke arah timur berarti menyongsong kehidupan baru. Yang dimaksudkan kehidupan baru bagi TNI AU adalah perkembangan teknologi yang cepat, dari hal-hal yang sangat sederhana sampai yang super canggih. Jadi posisi kepala Burung Garuda yang menoleh ke arah timur melambangkan bahwa TNI AU dihadapkan pada tantangan kehidupan teknologi canggih yang berkembang terus secara pesat. Untuk itu TNI  AU yang merupakan suatu sistem senjata udara yang berbobot teknologi padat materiil senantiasa harus siap sedia untuk menyongsong perkembangan teknologi canggih tersebut.
Secara teknis, bahwa kepala Burung Garuda mengarah ke timur (arah peta pada perisai) atau ke arah sayap kiri melambangkan manusia Indonesia yang sedang terbang, dalam hal ini penerbang TNI AU yang sedang dalam melaksanakan tugas penerbangan lebih banyak melepaskan pandangannya ke arah kiri sesuai dengan ketentuan dalam dunia penerbangan, seperti halnya bagi pesawat yang berkemudi dua, Captain Pilot yang bertanggung jawab berada/ duduk di sebelah kiri, sebagai perbandingan Angkatan Udara dan India juga mengunakan lambang Garuda dengan kepala menoleh ke kiri. Meski bagaimanapun juga lambang TNI AU bermotto "Swa Bhuwana Paksa" hanya mempunyai makna secara filosofis saja.
2.   Pita. Pita bertulisan motto "Swa Bhuwana Paksa" berasal dari Bahasa Sansekerta yang berarti sayap tanah air. Kata sayap disitu diartikan pula sebagi pelindung, jadi semboyan sayap tanah air atau "Swa Bhuwana Paksa" dalam Bahasa Sansekerta merupakan proyeksi dari pada tugas TNI AU, yaltu mewujudkan pertahanan nasional di udara untuk melindungl keamanan, kemerdekaan, kedaulatan, integritas maupun kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3.    Anak Panah. Burung Garuda pada lambang TNI AU digambarkan sedang mencengkeram lima buah anak panah, dalam warisan budaya nenek moyang, panah merupakan salah satu senjata utama bagi seorang ksatria dan tidak pernah Iepas dari yang  tangannya di saat melaksanakan tugas di medan perang. Secara analog, lima anak panah di sini melambangkan lima tiang negara atau dasar Negara Pancasila. Kondisi ini menunjukkan adanya suatu perpaduan erat antara sistem senjata TNI AU dengan lima dasar negara kita. Dengan demikian tersiratlah bahwa Garuda mencengkram lima buah anak panah tersebut adalah melambangkan keterkaitan/ keterpaduan TNI AU serta alut sista udaranya dengan Pancasila. Gambaran Burung Garuda mencengkeram lima buah anak panah tersebut melambangkan atau mempunyai makna bahwa TNI AU dengan alut sista udaranya, dalam melaksanakan tugas selalu berpegang teguh pada lima dasar negara yaitu Pancasila.
4.    Perisai. Pada masa yang silam perisai merupakan alat pelindung diri bagi setiap prajurit/ksatria dalam melaksanakan tugas pertempuran di medan perang. Perisai bergambarkan peta Negara Kasatuan Republik Indonesia dalam lambang TNI AU menggambarkan/ mengandung makna TNI-AU sebagai pelindung pertahanan negara. Pada rancangan awal lambang TNI AU perisai berlukisan Sang Dwi Warna adalah Negara Republik Indonesia yang berbenderakan Merah Putih. Untuk mempertegas bahwa yang dilindungi adalah Negara Kesatuan RI maka gambar Sang Dwi Warna diganti dengan peta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan demikian perisai bergambarkan Peta Indonesia melambangkan bahwa TNI AU adalah sebagai perisai negara yang mempunyai tugas mempertahankan keamanan nasional di udara Negara Kesatuan Republik Indonesia.
5.    Lidah Api. Api melambangkan semangat, sedang lidah api melambangkan kobaran semangat. Lidah api berjumlah 4 dan 5 di sebelah kanan dan kiri perisai melambangkan angka keramat tahun 45 yang melambangkan dan mempunyai makna arti bahwa negara yang dilindungi adalah negara Kesatuan RI yang lahir di dalam kancahnya api perjuangan (revolusi) 45 yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45.
6.    Manggar (Bunga Kelapa). Dalam kehidupan sehari-hari, pohon kelapa yang merupakan pohon yang serba guna dari daun sampai akarnya. Misalnya dalam aspek warisan budaya nenek moyang, daun dan bunga kelapa berperan penting dalam segala upacara adat. Dalam upacara adat ini kedudukan manggar atau bunga kelapa dianggap sebagai pengganti atau sama dengan bunga pinang yang disebut mayang. Kata mayang biasa dihubungkan dengan kata "bejo kemayangan" kondisi yang menunjukkan keberuntungan. Atas dasar ini bunga kelapa (manggar) maupun mayang biasa dimaksudkan sebagai lambang keberuntungan atau kesejahteraan. Dalam lambang Swa Bhuwana Paksa ini yang dimaksud dengan manggar adalah sebagai perlambang kemakmuran, kesejahteraan bangsa Negara Republik Indonesia


Lambang Product



Logo Baru Kacang Dua Kelinci - Menjadi teman di saat santai, kacang adalah makanan favorit bagi masyarakat Indonesia. Selain sebagai camilan, kacang juga menjadi bahan untuk masakan. Dapat dimakan langsung atau diolah lagi menjadi makanan seperti keripik.

Kacang Dua Kelinci, siapa tidak kenal dengan merek ini. Bermula dari kios kecil, Dua Kelinci kini menjadi salah satu merek kacang terkemuka di Indonesia.

Awalnya pada tahun 1972, dimulai dari usaha repacking atau pengemasan kembali kacang garing dengan nama Sari Gurih. Sejak saat itu, perusahaan mulai berkembang dan produknya banyak ditemui di toko-toko. Produk kacang Sari Gurih mendapat respon positif. Masyarakat pun antusias membeli produk tersebut. Mereka tidak menyebut kacang Sari Gurih namun dua kelinci. Karena itulah, kacang Dua Kelinci kini lebih dikenal dan dijadikan nama merek sejak tahun 1985.



Tidak hanya pengemasan, perusahaan pun berkembang dan berganti bidang usaha menjadi pemrosesan kacang dengan peralatan canggih dan modern. Melalui berbagai upaya riset dan pengembangan, produk-produknya pun semakin bervariasi.

Logo kacang Dua Kelinci yang digunakan pada saat itu mempunyai kisah yang unik. Pada suatu ketika, Hadi Sutiono, sang pemilik, pergi memancing. Pada saat memancing, didapati dua ikan melompat dari air. Pertanda baik bagi sang pemilik.

Bermula dari kisah itu, lahirlah desain logo berupa gambar dua ekor kelinci duduk di atas sebuah kacang sedang memancing dengan dua ekor ikan yang melompat dari air. Selama beberapa dekade, logo tersebut menjadi ikon kacang Indonesia.

Kini, logo yang bernilai historis tersebut telah berganti. Kacang Dua Kelinci meluncurkan logo baru. Masih mempertahankan ikon berupa dua ekor kelinci, dengan tampilan desain yang lebih sederhana dan berkesan modern.

Logo baru kacang Dua Kelinci berupa simbol dua ekor kelinci yang menghadap ke arah kanan, dengan bagian atas kelinci berupa ruang positif dan kelinci yang lebih kecil di bawah berupa ruang negatif. Tipografi lama masih tetap dipertahankan.

Perubahan tersebut merupakan sebuah kemajuan. Logo baru kacang Dua Kelinci yang sederhana lebih mudah diaplikasikan pada berbagai media. Ketika logo baru dikecilkan masih terlihat karakter unik dan bentuk spesifiknya. Selain lebih mudah diingat, logo baru juga tidak terlalu banyak elemen grafis yang kurang penting seperti pada logo lama.

LAMBANG HAKIM


LAMBANG HAKIM  Adapun lima perlambang sifat hakim tersebut tercakup di dalam logo hakim sebagai berikut:  1. Sifat Kartika (bintang) melambangkan ketakwaan hakim pada Tuhan Yang Maha Esa dengan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang beradab.  2. Sifat Cakra (senjata ampuh penegak keadilan) melambangkan sifat adil, baik di dalam maupun di luar kedinasan. Dalam kedinasan, hakim bersikap adil, tidak berprasangka atau memihak, bersungguh-sungguh mencari kebenaran dan keadilan, memutuskan berdasarkan keyakinan hati nurani, dan sanggup mempertanggung jawabkan kepada Tuhan. Di luar kedinasan hakim bersifat saling menghargai, tertib dan lugas, berpandangan luas dan mencari saling pengertian.  3. Candra (bulan) melambangkan kebijaksanaan dan kewibawaan. Dalam kedinasan, hakim harus memiliki kepribadian, bijaksana, berilmu, sabar, tegas, disiplin dan penuh pengabdian pada profesinya. Di luar kedinasan, hakim harus dapat dipercaya, penuh rasa tanggung jawab, menimbulkan rasa hormat, anggun, dan berwibawa.  4. Sari (bunga yang harum) menggambarkan hakim yang berbudi luhur dan berperilaku tanpa cela. Dalam kedinasannya ia selalu tawakal, sopan, bermotivasi meningkatkan pengabdiannya, ingin maju, dan bertenggang rasa. Di luar kedinasannya, ia selalu berhati-hati, sopan dan susila, menyenangkan dalam pergaulan, bertenggang rasa, dan berusaha menjadi teladan bagi masyarakat sekitarnya.  5. Tirta (air) melukiskan sifat hakim yang penuh kejujuran (bersih), berdiri di atas semua kepentingan, bebas dari pengaruh siapapun, tanpa pamrih, dan tabah. Sedangkan di luar kedinasan, ia tidak boleh menyalahgunakan kepercayaan dan kedudukannya, tidak berjiwa aji mumpung dan senantiasa waspada.  Diposkan oleh blogiroel@yahoo.com di [/img]

Adapun lima perlambang sifat hakim tersebut tercakup di dalam logo hakim sebagai berikut:

1. Sifat Kartika (bintang) melambangkan ketakwaan hakim pada Tuhan Yang Maha Esa dengan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang beradab.

2. Sifat Cakra (senjata ampuh penegak keadilan) melambangkan sifat adil, baik di dalam maupun di luar kedinasan. Dalam kedinasan, hakim bersikap adil, tidak berprasangka atau memihak, bersungguh-sungguh mencari kebenaran dan keadilan, memutuskan berdasarkan keyakinan hati nurani, dan sanggup mempertanggung jawabkan kepada Tuhan. Di luar kedinasan hakim bersifat saling menghargai, tertib dan lugas, berpandangan luas dan mencari saling pengertian.

3. Candra (bulan) melambangkan kebijaksanaan dan kewibawaan. Dalam kedinasan, hakim harus memiliki kepribadian, bijaksana, berilmu, sabar, tegas, disiplin dan penuh pengabdian pada profesinya. Di luar kedinasan, hakim harus dapat dipercaya, penuh rasa tanggung jawab, menimbulkan rasa hormat, anggun, dan berwibawa.

4. Sari (bunga yang harum) menggambarkan hakim yang berbudi luhur dan berperilaku tanpa cela. Dalam kedinasannya ia selalu tawakal, sopan, bermotivasi meningkatkan pengabdiannya, ingin maju, dan bertenggang rasa. Di luar kedinasannya, ia selalu berhati-hati, sopan dan susila, menyenangkan dalam pergaulan, bertenggang rasa, dan berusaha menjadi teladan bagi masyarakat sekitarnya.

5. Tirta (air) melukiskan sifat hakim yang penuh kejujuran (bersih), berdiri di atas semua kepentingan, bebas dari pengaruh siapapun, tanpa pamrih, dan tabah. Sedangkan di luar kedinasan, ia tidak boleh menyalahgunakan kepercayaan dan kedudukannya, tidak berjiwa aji mumpung dan senantiasa waspada.
sumber oleh blogiroel@yahoo.com di

Lihat profil user

Sponsored content


Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 2]

Pilih halaman : 1, 2  Next

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik