Tugas Kampus untuk DosenKu Mr. Muhamad Danuri, M.Kom


You are not connected. Please login or register

Lambang PRofesional

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

1 Lambang PRofesional on Mon Mar 11, 2013 11:08 am

admin


Admin
Lambang PRofesional dikumpul disini.........

Lihat profil user http://tugasku.netgoo.org

2 Re: Lambang PRofesional on Tue Mar 12, 2013 10:25 am

Nama = Abdul Ghofur
NIM = 12011049
Progdi= Manajemen Informatika




Polisi Militer AD
Arti dan Lambang
A. Seloka "Satya Wira Wicaksana"
Satya : Taat dan Setia
Wira : Kesatria atau Pahlawan
Wicaksana : Bijaksana

Mengandung makna yang merupakan inti jiwa Keperwiraan dan Kepahlawanan yang dilandasi dengan kebijaksanaan dalam bertindak yang merupakan seloka (Corps Device) Polisi Militer.

B. Arti dan Makna Simbol "GAJAH MADA"

Arti Simbol Gajah Mada.

1. Nama Lambang Polisi Militer ialah Panji Gajah Mada.

2. Nama Gajah Mada adalah diambil dari Nama Kyai Patih Gajah Mada, yaitu Pahlawan Nasional yang terkenal dan terbukti kehebatannya pada jaman Majapahit di dalam Sejarah Indonesia.

3. Panji Gajah Mada dibuat berbentuk segi empat, panjangnya berukuran 60 x 90 cm terbuat dari kain sutra beludru berwarna hijau rumput dengan tepi jumbai-jumbai berwarna kuning emas ukuran 7,5 cm. Pada muka kanan, dilukiskan Lambang Angkatan Darat (Panji Angkatan Darat, Pada Muka kiri dilukiskan Lambang Polisi Militer (Panji Gajah Mada).

4. Perisai, adalah alat yang digunakan untukmelindungi diri terhadap senjata lawan, yang dapat diartikan sebagai alat untuk membatasi / membendung perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum negara dan bertentangan dengan dasar negara Pancasila.

5. Topeng Kencana, melambangkan bahwa dalam melaksanakan tugas menilai pelanggar hukum, disiplin dan tata tertib tidak memandang siapa yang melakukannya, tetapi didasarkan kepada kepentingan hukum, kepentingan TNI, Bangsa dan Negara dengan memberi tindakan yang seadil-adilnya.
Makna Simbol Gajah Mada.
1. Dasar hijau rumput , yaitu sama dengan warna dasar Panji Angkatan Darat yang melambangkan warna Medan.

2. Huruf Gajah Mada dan huruf Satya Wira Wicaksana dilukiskan pada dasar warna kuning dan hijau. Huruf Gajah Mada adalah merupakan Lambang dan Semboyan yang berarti Polisi Militer Angkatan Darat, mengikuti sifat-sifat jejak dan semangat Kiyai Patih Gajah Mada, yang sanggup menantang siapapun yang melanggar kemerdekaan Tanah Air, Nusa dan Bangsa Indonesia. Satya Wira Wicaksana adalah merupakan inti jiwa Keperwiraan dan Kepahlawanan yang menjadi sifat, jejak dan semangat Kiyai Patih Gajah Mada.

3. Ikat pinggang besar berwarna putih, yaitu melambangkan keikhlasan lahir yang tampak dari salah satu tanda-tanda pengenal warga Polisi Militer Angkatan Darat, sedangkan warna putih menggambarkan kebersihan rohani dan keikhlasan hati dalam menunaikan tugas dan kewajiban.

4. Lingkaran bunga kapas dan padi adalah melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan diseluruh Tanah Air Indonesia.

5. Bintang bersudut 5 (lima), berwarna kuning emas yaitu melambangkan Pancasila atas dasar Sumpah Prajurit dan Panca Dharma Corps, warna kuning emas adalah melambangkan cita-cita yang hidup bercahaya (gilang gemilang). Jadi kesimpulan bintang bersudut 5 (lima) berwarna kuning emas adalah mengejar hasil guna yang gilang-gemilang dengan berpedoman kepada Pancasila atas Dasar Sumpah Prajurit dan setiap prajurit Polisi Militer TNI Angkatan Darat harus selalu memiliki :

- Sifat Kesatria.

- Sifat Bijaksana Pantang Mundur Kebesaran Hati Kejujuran.

Yang disebut Panca Dharma Corps dengan makna sebagai berikut :

a. Sifat Kesatria, yang mempunyai makna bahwa sebagai Prajurit Polisi Mliter harus memiliki sifat Kesatria dalam melaksanakan tugas.

b. Sifat Bijaksana, yang mempunyai makna bahwa dilandasi sifat ini Prajurit Polisi Militer harus bijaksan dalam mengambil keputusan.

c. Pantang Mundur, melambangkan sifst pantang mundur di dalam membela dan mempertahankan hak, kebenaran dan keadilan.

d. Kebesaran Hati, melambangkan setiap Prajurit Polisi Militer selalu besar hati di dalam melaksanakan tugas dan kewajiban walaupun dalam suasana bagaimanapun.

e. Kejujuran, dengan makna kejujuran adalah satu dasar dan modal utama yang harus dimiliki setiap Prajurit PolisiMiliter

Sumber : http://tutorial-sorong.blogspot.com






Terakhir diubah oleh A.Ghofurs tanggal Wed Mar 20, 2013 10:56 am, total 4 kali diubah

Lihat profil user

3 Re: Lambang PRofesional on Tue Mar 12, 2013 3:47 pm

Nama : Mitra Fauzan
Nim : 11010865
Progdi : Manajemen informatika

....Lambang Profesional DIKNAS....

Spoiler:



....Latar Blakang....
Spoiler:
A. Latar Belakang

Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen menyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
Guru profesional harus memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV), menguasai kompetensi (pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian), memiliki sertifikat pendidik, sehat
jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga profesional pada jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang diangkat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pengakuan kedudukan guru sebagai tenaga
profesional tersebut dibuktikan dengan sertifikat pendidik. Lebih lanjut Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen tersebut mendefinisikan bahwa profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.
Sebagai tenaga profesional, guru diharapkan dapat berfungsi untuk meningkatkan martabat dan peran guru sebagai agen pembelajaran dan berfungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Sertifikasi guru sebagai upaya peningkatan mutu guru diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan di Indonesia
secara berkelanjutan.
Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 2 Pelaksanaan sertifikasi guru dimulai pada tahun 2007 setelah diterbitkannya Peraturan Mendiknas Nomor 18 Tahun 2007 tentang
Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. Tahun 2011 ini merupakan tahun kelima pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan.
Landasan yang digunakan sebagai dasar penyelenggaraan sertifikasi guru tahun 2011 adalah Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.
Mengacu pada hasil penelaahan terhadap pelaksanaan sertifikasi guru dan didukung dengan adanya beberapa kajian/studi tentang penyelenggaraan sertifikasi guru sebelumnya, maka dilakukan beberapa perubahan mendasar pada pelaksanaan sertifikasi guru, termasuk proses penetapan dan pendaftaran peserta.
Tahapan pelaksanaan sertifikasi guru dimulai dengan pembentukan panitia pelaksanaan sertifikasi guru di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, pemberian kuota kepada dinas pendidikan provinsi dan dinas pendidikan kabupaten/kota, dan penetapan peserta oleh dinas pendidikan provinsi dan dinas pendidikan kabupaten/kota.
Agar seluruh instansi yaitu dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, LPMP dan unsur terkait dengan pelaksanaan sertifikasi guru mempunyai pemahaman yang sama tentang kriteria dan proses penetapan peserta sertifikasi guru, maka perlu disusun Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2011.




lebih lengkap klik alamat di bwah ini:
http://ksmyns.blogspot.com/


Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy










Lihat profil user

4 Lambang Profesional on Wed Mar 13, 2013 6:57 pm

Nama : Winda Rachman
NIM : 11010859



Lambang Profesional :
TREND Institute adalah lembaga profesional yang bergerak dalam bidang pelatihan, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.



Bentuk lambang TREND Institute memiliki arti sebagai berikut :
1. Orang dengan tangan diatas menunjukkan potensi individu yang berkembang sebagai hasil dari program TREND Institute.
2. Elips menujukkan jaringan kerja yang solid dan luas.
3. Tulisan TREND Institute menunjukkan identitas organisasi.

Warna lambang TREND Institute memiliki arti sebagai berikut :
1. Hitam menunjukkan kekuatan yang solid dan profesional.
2. Kuning emas menunjukkan kecemerlangan dan kejayaan.

Arti lambang secara keseluruhan berarti TREND Institute berperan sebagai lembaga profesional yang cemerlang dalam mengembangkan sumber daya manusia.

Sumber

Lihat profil user

5 Re: Lambang PRofesional on Wed Mar 13, 2013 7:49 pm

LAMBANG KOPERASI



Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah meluncurkan lambang baru Koperasi Indonesia dalam “International Year of Cooperatives” Indonesia di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 23-25 Mei 2012.
Perubahan lambang/logo Koperasi Indonesia itu didasarkan pada Surat Keputusan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nomor SKEP/14/Dekopin-A/III/2012 tanggal 30 Maret 2012 tentang Perubahan Lambang/logo Koperasi Indonesia.
Menteri Koperasi dan UKM kemudian menerbitkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 02/Per/M.KUKM/IV/2012 tanggal 17 April 2012 tentang Penggunaan Lambang Koperasi Indonesia.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syarief Hasan mengatakan, lambang Koperasi Indonesia yang baru itu berbentuk gambar bunga yang memberi kesan perkembangan dan kemajuan koperasi di Indonesia.
Gambar bunga itu mengandung makna Koperasi Indonesia selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya, serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi.
Lambang Koperasi Indonesia yang baru itu didominasi oleh warna hijau pastel yang berwibawa dan menimbulkan kesan kalem.
Bentuknya juga lain sama sekali dari yang sebelumnya yang berbentuk pohon beringin yang dikelilingi kapas dan padi, timbangan, bintang dalam perisai, gerigi roda, dan berwarna merah dan putih.
Berikut ini lambang Koperasi Indonesia yang lama dan baru beserta dengan penjelasannya


Arti Gambar dan Penjelasan Lambang Koperasi Lama:
1. Gerigi roda/ gigi roda memiliki makna upaya keras yang ditempuh secara terus menerus. Hanya orang yang pekerja keras yang bisa menjadi calon anggota dengan memenuhi persyaratannya
2. Rantai (disebelah kiri) memiliki makna ikatan kekeluargaan, persatuan dan persahabatan yang kokoh. Bahwa anggota sebuah koperasi adalah pemilik koperasi tersebut, maka semua anggota menjadi bersahabat, bersatu dalam kekeluargaan, dan yang mengikat sesame anggota adalah hukum yang dirancang sebagai Anggaran Dasar (AD)/ Anggaran Rumah Tangga (ART) koperasi. Dengan bersama-sama bersepakat mentaati AD/ART, maka makna Padi dan Kapas akan mudah diperoleh
3. Kapas dan Padi (di sebelah kanan) memiliki makna kemakmuran anggota koperasi secara khusus dan rakyat secara umum yang diusahakan oleh koperasi. Kapas sebagai bahan dasar sandang (pakaian), dan Padi sebagai bahan dasar pangan (makanan).
4. Timbangan memiliki makna keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi. Biasanya menjadi symbol hukum. Semua anggota koperasi harus adil dan seimbang antara “Rantai” dan “Padi-Kapas”, antara “Kewajiban” dan “Hak”. Dan yang menyeimbangkan itu adalah Bintang dalam Perisai
5. Bintang dalam perisai  memiliki makna dalam perisia yang dimaksud adalah Pancasila, yang merupakan landasan idiil koperasi. Anggota koperasi yang baik adalah yang mengindahkan nilai-nilai keyakinan dan kepercayaan, yang mendengarkan suara hatinya. Perisai bisa berarti “tubuh”, dan Bintang bisa diartikan “hati”
6. Pohon Beringin memiliki makna symbol kehidupan sebagaimana pohon dalam gunungan wayang yang dirancang oleh Sunan Kalijaga. Dahan pohon disebut kayu (dari bahasa Arab “Hayyu”/kehidupan). Timbangan dan Bintang menjadi nilai hidup yang harus Bintang dalam Perisai menjadi nilai hidup
7. Koperasi Indonesia memiliki makna koperasi yang dimaksud adalah koperasi rakyat Indonesia, bukan koperasi Negara lain. Tata kelola dan tata kuasa perkoperasian di luar negeri juga baik, namun sebagai Bangsa Indonesia harus punya tata nilai sendiri
8. Warna Merah Putih menjadi background logo yang menggambarkan  sifat nasional Indonesia


Arti Gambar dan Penjelasan Lambang Koperasi Baru:
1. Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk gambar bunga yang memberi kesan akan perkembangan dan kemajuan terhadap perkoperasian di Indonesia, mengandung makna bahwa Koperasi Indonesia harus selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi;
2. Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk gambar 4 (empat) sudut pandang melambangkan arah mata angin yang mempunyai maksud Koperasi Indonesia:
Sebagai gerakan koperasi di Indonesia untuk menyalurkan aspirasi;
Sebagai dasar perekonomian masional yang bersifat kerakyatan;
Sebagai penjunjung tinggi prinsip nilai kebersamaan, kemandirian, keadilan dan demokrasi;
Selalu menuju pada keunggulan dalam persaingan global.
3. Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk Teks Koperasi Indonesia memberi kesan dinamis modern, menyiratkan kemajuan untuk terus berkembang serta mengikuti kemajuan jaman yang bercermin pada perekonomian yang bersemangat tinggi, teks Koperasi Indonesia yang berkesinambungan sejajar rapi mengandung makna adanya ikatan yang kuat, baik didalam lingkungan internal Koperasi Indonesia maupun antara Koperasi Indonesia dan para anggotanya;
4. Lambang Koperasi Indonesia yang berwarna Pastel memberi kesan kalem sekaligus berwibawa, selain Koperasi Indonesia bergerak pada sektor perekonomian, warna pastel melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan, kemauan dan kemajuan serta mempunyai kepribadian yang kuat akan suatu hal terhadap peningkatan rasa bangga dan percaya diri yang tinggi terhadap pelaku ekonomi lainnya;
5. Lambang Koperasi Indonesia dapat digunakan pada papan nama kantor, pataka, umbul-umbul, atribut yang terdiri dari pin, tanda pengenal pegawai dan emblem untuk seluruh kegiatan ketatalaksanaan administratif oleh Gerakan Koperasi di Seluruh Indonesia;
6. Lambang Koperasi Indonesia menggambarkan falsafah hidup berkoperasi yang memuat :
Tulisan : Koperasi Indonesia yang merupakan identitas lambang;
Gambar : 4 (empat) kuncup bunga yang saling bertaut dihubungkan bentuk sebuah lingkaran yang menghubungkan satu kuncup dengan kuncup lainnya, menggambarkan seluruh pemangku kepentingan saling bekerja sama secara terpadu dan berkoordinasi secara harmonis dalam membangun Koperasi Indonesia;
Tata Warna:
1. Warna hijau muda dengan kode warna C:10,M:3,Y:22,K:9;
2. Warna hijau tua dengan kode warna C:20,M:0,Y:30,K:25;
3. Warna merah tua dengan kode warna C:5,M:56,Y:76,K:21;
4. Perbandingan skala 1 : 20.


sumber

Lihat profil user

6 Lambang Profesional on Wed Mar 13, 2013 8:16 pm

Nama: Virdiani Adriyatna
Nim : 11010854


Lambang Profesional:
ISMCode ( International Safety Management Code )




Keterangan:


ISMCode ( International safety management code ) merupakan suatu standar internasional yang mengatur sistem manajemen keselamatan ( Safety ) dalam pengoperasian kapal termasuk SDM yang menanganinya serta upaya pencegahan dan pengendalian pencemaran lingkungan. ISMCode merupakan produk IMO (International Maritime Organization) yang akhirnya diadopsi oleh SOLAS (Safety of Life at Sea ) pada tahun 1994. ISMCode merupakan persyaratan wajib bagi perusahaan pelayaran dan perkapalan karna sebelum suatu perusahaan dan kapalnya beroperasi maka harus mempunyai sertifikasi ISMCode terlebih dahulu, tanpa sertifikasi ISMCode maka tidak bisa untuk beroperasi, karna memang ISMCode merupakan license untuk menjadi Ship operator.

Sumber

Lihat profil user

7 Re: Lambang PRofesional on Wed Mar 13, 2013 8:49 pm

Nama : nofiyanto
NIM : 11010857

lambang:



sejarah

Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya perawat Indonesia memiliki suatu wadah/organisasi profesi yang disebut Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Sebelum organisasi ini berdiri, sebenarnya Indonesia telah lebih dulu memiliki sebuah organisasi keperawatan yang disebut dengan Perkoempoelan Kaoem Verpleger Boemi Batera (PKVB). Organisasi ini berdiri pada masa kolonial Belanda, tepatnya pada tahun 1928. Selanjutnya organisasi ini berubah nama menjadi Perkoempoelan Kaoem Verpleger Indonesia (PKVI). Perubahan Boemi Batera Menjadi Indonesia ini dilandasi oleh semangat nasionalisme perawat indonesia yang membuktikan bahwa verpleger (perawat) turut peran aktif dalam perjuangan bangsa melawan kolonialisme Belanda. Setelah Belanda kalah dan menyerah pada Jepang, Indonesia kemudian masuk kedalam cengkeraman Jepang. Pendudukan jepang yang kejam dan tidak manusiawi membuat penderitaan rakyat Indonesia semakin lama semakin berat. Kondisi ini berdampak pada seluruh aspek kehidupan bangsa, termasuk organisasi perawat. Pada masa penjajahan Jepang, organisasi perawat dapat dikatakan mengalami stagnasi, bahkan dapat dikatakan mundur.


Setelah Indonesia merdeka, angin segar pun berhembus bagi perkembangan organisasi perawat indonesia. Sayangnya, iklim yang kondusif ini tidak membuat perawat menyatu dalam satu wadah, melainkan terpecah-pecah kedalam beberapa kelompok berdasarkan daerah dan agama. Saat itulah banyak bermunculan organisasi perawat, diantaranya Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI) di ujung padang, Serikat Buruh Kesehatan (SBK) di Yogyakarta, dan Persatuan Djuru Rawat Islam (Perdjurais) di Jakarta. Perkembangan seperti ini sesungguhnya tidak menguntungkan bagi keperawatan nasional, terlebih dengan keterlibatan SBK dalam pemberontakan PKI (Depkes RI, 1989). Akhirnya, pada 1951, timbul kesadaran dari diri perawat indonesia untuk menyatu dalam satu wadah. Seluruh organisasi perawat diatas kecuali SBK, bergabung menjadi satu dengan nama Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI). Organisasi ini berdiri di bogor dan berkedudukan disana. Selanjutnya, berdasarkan hasil keputusan kongres di Bandung, PDKI berubah nama menjadi Persatuan Pegawai Dalam Kesehatan Indonesia. Perubahan ini juga terkait dengan keanggotaan PDKI semula hanya perawat dan bidan, kemudian bertambah dengan masuknya dokter dan pegawai lain yang bekerja di bidang kesehatan.


Selama periode tahun 1959-1974, terjadi perubahan pada organisasi perawat Indonesia yang ditandai dengan terbentuknya kelompok-kelompok organisasi perawat. Di kota Bandung misalnya, terbentuk sejumlah organisasi perawat yang mencakup Ikatan Perawat Wanita Indonesia (1960), Ikatan Guru Perawat Indonesia (1960), dan Ikatan Perawat Indonesia (1969). Lama kelamaan kondisi ini menjadi ancaman bagi eksistensi perawat. Padahal, disaat yang sama, profesi perawat dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman dan kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi yang terus maju. Akhirnya, pada tanggal 7 Maret 1974, timbul kesadaran dalam diri perawat untuk menyatu dalam satu wadah organisasi, yaitu Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Saat ini PPNI merupakan satu-satunya organisasi profesi perawat yang resmi secara nasional.


Kiprah PPNI kian nyata dalam upayanya meningkatkan profesionalisme keperawatan. Salah satu prestasi PPNI yang cukup gemilang adalah masuknya kata “keperawatan” dan “ilmu Keperawatan” ke dalam Undang-undang No 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Keberhasilan PPNI lainnya dapat dilihat dari meningkatnya jenjang pendidikan keperawatan. Mulanya, pendidikan keperawatan hanya diperoleh di Sekolah Perawat Kesehatan (setingkat SLTA). Seiring perkembangannya, pendidikan keperawatan kini telah mencapai jenjang perguruan tinggi, mulai dari tingkat akademi (Ahli Madya Keperawatan) sampai tingkat sarjana keperawatan (S1), bahkan sampai tingkat pascasarjana. Meski demikian, keberhasilan ini masih tergolong lamban bila dibandingkan dengan negara lain.


Organisasi PPNI sendiri berkewajiban membina dan mendorong anggotanya untuk meningkatkan profesionalisme mereka melalui peningkatan kualitas pendidikan, pengetahuan, keterampilan, serta keahlian. Karnanya, PPNI dituntut untuk terlibat secara langsung didalam upaya pembinaan dan pengawasan profesi keperawatan. Upaya pembinaan dan pengawasan ini antara lain terkait dengan kode etik keperawatan, standar profesi keperawatan, rekomendasi perizinan praktik keperawatan, pencapaian angka kredit bagi anggotanya, dan sebagainya.


arti lambang


I. Bentuk :

Lingkaran yang berisi segilima dan sebuah lampu yang berlidah api lima cabang dengan tulisan pinggir berbunyi “ PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONESIA “ PPNI

II. Warna:

1. Lingkaran berwarna merah
2. Dasar kuning emas dalam lingkaran
3. Dasar segilima berwarna hijau
4. Sisi segilima berwarna putih
5. Badan lampu berwarna putih
6. Lidah api berwarna merah
7. Huruf berwarna putih

III. MAKNA LAMBANG

1.Lingkaran warna merah menunjukkan semangat persatuan
2.Dasar Kuning emas dalam lingkaran : Keluhuran jiwa dan cinta kasih
3.Segi lima : Berkepribadian Pancasila
4.Warna Hijau tua dalam segi lima : Kesejahteraan
5.Lampu Warna putih : Identintas Perawat
6.Lidah Api Lima : Menunjukan semangat pengabdian dilandasi / Dijiwai Pancasila
7.Huruf warna putih : melambangkan Kesucian




lambang:
http://theadityarizka.blogspot.com/2012/11/perkembangan-dan-kiprah-organisasi.html
http://ppni-klaten.com/index.php?option=com_content&view=article&id=50&Itemid=65



Terakhir diubah oleh nofiyanto tanggal Mon Mar 18, 2013 7:56 pm, total 3 kali diubah

Lihat profil user

8 Re: Lambang PRofesional on Wed Mar 13, 2013 11:06 pm


NAMA : Muhammad Muaffan IqbalulWahid
NIM : 11010853


Lambang TNI AU:



Arti Lambang TNI AU:
Lambang TNI AU berwujud burung Garuda yang sedang merentangkan kedua sayapnya dengan gagah perkasa dan mencengkram lima buah anak panah di atas perisai yang berlukiskan peta Indonesia. Posisi kepala Burung Garuda menoleh ke arah timur (arah peta dalam perisai) menyandang pita horisontal yang bertuliskan motto “Swa Bhuwana Paksa”. Burung Garuda tersebut dilingkari oleh dua untai manggar atau bunga kelapa yang kedua pangkalnya bertemu di bawah perisai di mana pada kiri dan kanan perisai terdapat jilatan api atau lidah api, selanjutnya akan diuraikan secara berturut-turut sebagai berikut :

1. Figur Burung Garuda. Burung Garuda adalah seekor burung atau mahluk udara yang kondisi maupun struktur tubuhnya kuat, gagah, anggun dan memiliki keberanian yang melebihi burung-burung lainnya bahkan sering dikatakan sebagai rajanya burung. Sifat yang demikian sering digunakan sebagai lambang keperwiraan, kejantanan, keberanian, kegagahan, dan sebagainya, atau dengan kata lain sebagai lambang kekuatan di udara. Sifat-sifat tersebut tidaklah meleset sedikitpun dari sifat-sifat yang demikian oleh TNI AU dalam hubungannya dengan tugas dan fungsinya sebagai penegak kedaulatan di udara yang memiliki ciri khas yaitu kecepatan, jarak capai dan kemampuan manuver.
Di samping itu dari segi sejarah maupun warisan budaya nenek moyang kita burung garuda dengan kondisi dan struktur tubuh seperti tersebut di atas telah diagungkan dan digunakan pula sebagai lambang keperkasaan, yaitu pada jaman Raja Airlangga di mana identitas pemerintahannya menggunakan lambang Garuda dalam bentuk Cap Garuda Muka. Oleh karena itu pilihan Burunq Garuda sangatlah tepat sebagai lambang TNI AU dengan tulisan motto “Swa Bhuwana Paksa”.
Aspek selanjutnya dari Burung Garuda lambang TNI AU dapat dijelaskan sebagai berikut :

- Sayap Burung. Garuda. Garuda pada lambang TNI AU tertera sedang merentangkan sayapnya, menunjukan bahwa Burung Garuda tersebut dalam keadaan siap siaga menghadapi segala tugas. Dengan kata lain Burung Garuda yang sedang merentangkan sayap, rnelambangkan kewaspadaan, kesiapsiagaan melaksanakan tugas, dalam hal ini sebagai perwujudan bahwa TNI AU senantiasa waspada dan siap siaga melaksanakan tugas.
- Bulu Sayap. Bulu Sayap Burung Garuda tersebut disusun dalam 3 kelompok/ baris, yaitu kelompok bagian luar 8 helai, bagian tengah 5 helai dan bagian dalam 4 helai.

Jadi jumlah bulu seluruhnya 17 helai, angka-angka tersebut mengandung makna sebagai berikut :

+ Jumlah seluruh bulu 17 helai menunjukan tanggal hari proklamasi.
+ Jumlah bulu kelompok bagian luar sejumlah 8 helai menunjukan bulan hari proklamasi.
+ Jumlah bulu kelompok bagian dalam 4 helai bila digabungkan dengan jumlah bulu kelompok bagian tengah 5 helai akan membentuk angka 45 (di baca dari arah dalam ke arah luar). Apabila angka-angka tersebut digabungkan akan membentuk angka keramat 17-8-45.

- Posisi Kepala. Dalam.sejarah lahirnya lambang TNI AU, pada rancangan awal lambang TNI AU dengan motto “Alae Patriae” posisi kepala burung menoleh ke kanan. Kondisi yang demikian baik menoleh ke kanan maupun ke kiri sama sekali tidak mengandung maksud/ arti/ makna apa-apa, kecuali pengaruh estetika dan artistika saja. Dalam perkembangan selanjutnya sesudah lambang TNI AU “Swa Bhuwana Paksa” yang disahkan bersamaan dengan pengesahan panji-panji angkatan, posisi kepala Burung Garuda menoleh ke arah timur (arah peta pada Perisai) yang mempunyai arti dan makna filosofis atau filsafati. Secara filsafati, dalam nilai-nilai kebudayaan timur warisan budaya nenek moyang, timur adalah menunjukkan daerah hidup atau lahir di mana sang surya mulai menampakkan wajahnya.
Dengan demikian posisi kepala Burunq Garuda menoleh ke arah timur berarti menyongsong kehidupan baru. Yang dimaksudkan kehidupan baru bagi TNI AU adalah perkembangan teknologi yang cepat, dari hal-hal yang sangat sederhana sampai yang super canggih. Jadi posisi kepala Burung Garuda yang menoleh ke arah timur melambangkan bahwa TNI AU dihadapkan pada tantangan kehidupan teknologi canggih yang berkembang terus secara pesat. Untuk itu TNI AU yang merupakan suatu sistem senjata udara yang berbobot teknologi padat materiil senantiasa harus siap sedia untuk menyongsong perkembangan teknologi canggih tersebut.
Secara teknis, bahwa kepala Burung Garuda mengarah ke timur (arah peta pada perisai) atau ke arah sayap kiri melambangkan manusia Indonesia yang sedang terbang, dalam hal ini penerbang TNI AU yang sedang dalam melaksanakan tugas penerbangan lebih banyak melepaskan pandangannya ke arah kiri sesuai dengan ketentuan dalam dunia penerbangan, seperti halnya bagi pesawat yang berkemudi dua, Captain Pilot yang bertanggung jawab berada/ duduk di sebelah kiri, sebagai perbandingan Angkatan Udara dan India juga mengunakan lambang Garuda dengan kepala menoleh ke kiri. Meski bagaimanapun juga lambang TNI AU bermotto “Swa Bhuwana Paksa” hanya mempunyai makna secara filosofis saja.

2. Pita. Pita bertulisan motto “Swa Bhuwana Paksa” berasal dari Bahasa Sansekerta yang berarti sayap tanah air. Kata sayap disitu diartikan pula sebagi pelindung, jadi semboyan sayap tanah air atau “Swa Bhuwana Paksa” dalam Bahasa Sansekerta merupakan proyeksi dari pada tugas TNI AU, yaltu mewujudkan pertahanan nasional di udara untuk melindungl keamanan, kemerdekaan, kedaulatan, integritas maupun kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Anak Panah. Burung Garuda pada lambang TNI AU digambarkan sedang mencengkeram lima buah anak panah, dalam warisan budaya nenek moyang, panah merupakan salah satu senjata utama bagi seorang ksatria dan tidak pernah Iepas dari yang tangannya di saat melaksanakan tugas di medan perang. Secara analog, lima anak panah di sini melambangkan lima tiang negara atau dasar Negara Pancasila. Kondisi ini menunjukkan adanya suatu perpaduan erat antara sistem senjata TNI AU dengan lima dasar negara kita. Dengan demikian tersiratlah bahwa Garuda mencengkram lima buah anak panah tersebut adalah melambangkan keterkaitan/ keterpaduan TNI AU serta alut sista udaranya dengan Pancasila. Gambaran Burung Garuda mencengkeram lima buah anak panah tersebut melambangkan atau mempunyai makna bahwa TNI AU dengan alut sista udaranya, dalam melaksanakan tugas selalu berpegang teguh pada lima dasar negara yaitu Pancasila.
Perisai. Pada masa yang silam perisai merupakan alat pelindung diri bagi setiap prajurit/ksatria dalam melaksanakan tugas pertempuran di medan perang. Perisai bergambarkan peta Negara Kasatuan Republik Indonesia dalam lambang TNI AU menggambarkan/ mengandung makna TNI-AU sebagai pelindung pertahanan negara. Pada rancangan awal lambang TNI AU perisai berlukisan Sang Dwi Warna adalah Negara Republik Indonesia yang berbenderakan Merah Putih. Untuk mempertegas bahwa yang dilindungi adalah Negara Kesatuan RI maka gambar Sang Dwi Warna diganti dengan peta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan demikian perisai bergambarkan Peta Indonesia melambangkan bahwa TNI AU adalah sebagai perisai negara yang mempunyai tugas mempertahankan keamanan nasional di udara Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Lidah Api. Api melambangkan semangat, sedang lidah api melambangkan kobaran semangat. Lidah api berjumlah 4 dan 5 di sebelah kanan dan kiri perisai melambangkan angka keramat tahun 45 yang melambangkan dan mempunyai makna arti bahwa negara yang dilindungi adalah negara Kesatuan RI yang lahir di dalam kancahnya api perjuangan (revolusi) 45 yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45.

4. Manggar (Bunga Kelapa). Dalam kehidupan sehari-hari, pohon kelapa yang merupakan pohon yang serba guna dari daun sampai akarnya. Misalnya dalam aspek warisan budaya nenek moyang, daun dan bunga kelapa berperan penting dalam segala upacara adat. Dalam upacara adat ini kedudukan manggar atau bunga kelapa dianggap sebagai pengganti atau sama dengan bunga pinang yang disebut mayang. Kata mayang biasa dihubungkan dengan kata “bejo kemayangan” kondisi yang menunjukkan keberuntungan. Atas dasar ini bunga kelapa (manggar) maupun mayang biasa dimaksudkan sebagai lambang keberuntungan atau kesejahteraan. Dalam lambang Swa Bhuwana Paksa ini yang dimaksud dengan manggar adalah sebagai perlambang kemakmuran, kesejahteraan bangsa Negara Republik Indonesia.



SUMBER



Terakhir diubah oleh Iqbal Mohammed tanggal Tue Mar 19, 2013 8:22 pm, total 1 kali diubah

Lihat profil user

9 Re: Lambang PRofesional on Wed Mar 13, 2013 11:53 pm

NAMA : Sugito
NIM : 11010855
REG.PAGI





ARTI LAMBANG PGRI



Bentuk:
Cakra/Lingkaran melambangkan cita-cita luhur dan daya upaya menunaikan pengabdian terus-menerus.



Ukuran, corak, dan warna:


Bidang : bagian pinggir Lingkaran berwarna merah melambangkan pengabdian yang dilandasi kemurnian dan kebernian bagi kepentingan rakyar. Warna putih dengan tulisan "Persatuan Guru Republik Indonesia" melambangkan pengabdian yang dilandasi kesucian dan kasih sayang. Panduan warna pinggir merah-putih melambangkan pengabdian kepada negara, bangsa dan tanah air Indonesia.




Suluh berdiri tegak bercorak 4 garis tegak dan datar berwarna kuning melambangkan fungsi guru (pada pendidikan pra-sekolah, dasar, menengah dan perguruan tinggi) dengan hakikat tugas pengabdian guru sebagai pendidik yang besar dan luhur.




Nyala Api dengan 5 sinar warna merah melambangkan arti ideologo Pancasila dan arti teknis yaknisasaran budi pekerti, cipta, rasa, karsa dan karya generasi.




Empat buku mengapit suluh


dengan posisi 2 datar dan 2 tegak (simetris) dengan warna corak putih melambangkan sumber ilmu yang menyangkut nilai-nilai moral, pengetahuan, keterampilan dan ahlak bagi tingkatan lembaga-lembaga pendidikan pra-sekolah, dasar, menengah dan tingi.




Warna dasar tengah hijau,


melambangkan kemakmuran generasi.



SUMBER

Lihat profil user

10 Re: Lambang PRofesional on Thu Mar 14, 2013 12:38 am

Nama: Rome Citra Sejati
NIM: 11010856


Lambang profesi:
Persatuan Wartawan Indonesia



Makna Lambang PWI:




sumber



Terakhir diubah oleh EmorCS tanggal Mon Mar 18, 2013 11:50 am, total 2 kali diubah

Lihat profil user http://romecs.comze.com

11 Re: Lambang PRofesional on Thu Mar 14, 2013 9:18 am

LOGO ASURANSI BUMIPUTERA MUDA





Logo baru Bumiputera melambangkan kedaulatan, martabat, dan kekuatan dalam arti yang modern, inklusif, dan mencerminkan karakter tradisional Indonesia yang menyimbolkan pertumbuhan dan pembaharuan. Angga Bratadharma
Jakarta–AJB Bumiputera 1912 melakukan terobosan melalui peluncuran logo dan layanan baru AJB Bumiputera 1912. Hal ini dilakukan untuk memantapkan AJB Bumiputera dalam menyongsong tantangan ke depan.
“Untuk memberikan performa terbaik, kami selalu berusaha melakukan perubahan secara terus-menerus untuk menyesuaikan diri dengan dinamika perusahaan asuransi di Indonesia dengan falsafah semangat, yaitu sinergi, empati, moral, aktif, nasionalis, gigih, apresiatif dan teladan”, tukas Direktur Utama Bumiputera 1912 Dirman Pardosi, kepada wartawan, dalam launcing logo baru Bumiputera, di Jakarta, Rabu, 1 Feberuari 2012.
Menurutnya, logo baru Bumiputera melambangkan kedaulatan, martabat, dan kekuatan dalam arti yang modern, inklusif, dan mencerminkan karakter tradisional Indonesia yang menyimbolkan pertumbuhan dan pembaharuan.
“Logo ini juga mereprenstasikan konsep mutualis antara tiga pemangku kepentingan AJB Bumiputera 1912, yaitu Pemegang Polis, Karyawan dan Negara”, tandasnya.
Selain logo, Bumiputera juga akan mengenalkan layanan baru Bumiputera yang diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Bumiputera, dan semakin mengokohkan posisi Bumiputera sebagai satu-satunya perusahaan asuransi mutual di Indonesia.

SUMBER : http://www.infobanknews.com/2012/02/ajb-bumiputera-kenalkan-logo-dan-layanan-baru/

Lihat profil user http://www.facebook.com/Hereraverry#!/

12 Re: Lambang PRofesional on Thu Mar 14, 2013 10:23 am





ICDL (International Computer Driving Licence):

ICDL adalah kualifikasi Computing Literacy yang amat terkenal di Dunia

Menjadikan pemegang sertifikatnya mampu menunjukkan kapabilitasnya dalam olah komputer.Di design untuk mereka yang akan mempelajari dasar dasar komputer untuk kepentingan pekerjaannya.Mengeluarkan kualifikasi berstandar International untuk para pelajar/mahasiswa dan pencari kerja.

ICDL adalah terbuka untuk umum, tidak terbatas pada ras dan agama tertentu, dan tidak ada batasan umur bagi mereka yang akan mendaftar untuk mendapatkan sertifikat ICDL.

Mengapa ICDL?


Benar benar international.

Kantor pusat regional dan Lokal disediakan di setiap negara untuk membantu terselenggaranya test dengan baik.
Kebijakan harga test yang sesuai dengan daya beli masyarakat.
Terbebas dari Vendor apapun – kandidat bisa di uji dengan berbagai software platform yang ada di dunia.
Ketersediaan gudang test dan test center network.
Syllabus yang selalu diupdate sesuai dengan derap kemajuan ICT dan dipandu oleh professional professional dibidangnya. State-of-the-art Automated atas evaluasi system test dan solusi business system yang sempurna untuk administrasi sertifikasi.

Proses internal quality control yang handal sehingga dapat dipertanggung jawabkan :
Identifikasi kandidat dengan seksama,
Ketersediaan Invigilator saat melaksanakan ujian, dan
Ketersediaan data test yang akan dipergunakan untuk melakukan ujian ulangan, sehingga kandidat tidak mendapatkan pertanyaan yang sama.
Ketersediaan approved courseware berdasar pada syllabi terkini.

Manfaat IT Skills Certification
Untuk perorangan (Pemegang sertifikat)

Kualifikasi yang diakui secara International untuk kepentingan melanjutkan study atau bekerja, dan meningkatkan kemampuan dasar IT dan olah Komputer bagi para peserta didik dan seluruh staff serta guru/trainer yang ada.
Memberikan prospek yang baik dan mobilitas kerja yang tinggi, bagi alumni SKB atau Lembaga Kursus Swasta.
Sebagai passport menuju jenjang pendidikan IT yang lebih tinggi, dan luasnya kesempatan kerja bagi alumni SKB dan atau lembaga Kursus swasta.
Meningkatkan Personal development dan motivasi, bahwa alumni SKB atau Lembaga Kursus juga mempunyai kemahiran olah komputer yang tinggi.

Untuk Perusahaan

Bisa membuktikan kemampuan karyawan dan calon karyawannya
Persyaratan yang jelas atas kemampuan ICT yang diinginkan untuk calon karyawannya;
Meringankan biaya
Mempercepat payback atas Investasinya dibidang IT
Bisa meng-efisiensikan prosesi pekerjaan sehari hari.

Untuk ATC
Sebagai Test center SKB atau Lembaga Kursus bisa menyelenggarakan diversifikasi pembelajaran untuk masyarakat:

Memberikan Kualifikasi IT international kepada para peserta didik, sehingga mereka tidak lagi dianggap sebagai anggota masyarakat kelas dua
Meningkatkan effektifitas pembelajaran dan administrasi
Meringankan biaya operasional IT karena ketersediaan sumberdaya dan mempercepat kembalinya investasi SKB / Lembaga Kursus swasta di bidang IT
Mempunyai andalan kualifikasi IT bagi para peserta didiknya, sehingga mereka mampu bersaing ditengah pasar kerja, atau mampu berdiri sendiri sebagai wira usaha yang tangguh.
Mempunyai produk unggulan berstandar Internasional yang bisa ditawarkan di tengah masyarakat

Sumber:http://www.icdlindonesia.com/detail.php?id=16



Terakhir diubah oleh DwiFitria tanggal Mon Mar 18, 2013 6:44 am, total 1 kali diubah

Lihat profil user http://uiqaelahh.blogspot.com/

13 Re: Lambang PRofesional on Thu Mar 14, 2013 12:59 pm

Nama : Fina Rosiyanti
NIM : 11010863

Lambang Profesional:

Bidang Pendidikan




Keterangan:

Pada bulan Desember 1994 dibentuk BAN-PT untuk membantu pemerintah dalam upaya melakukan tugas dan kewajiban melaksanakan pengawasan mutu dan efisiensi pendidikan tinggi. Pembentukan BAN-PT ini menunjukkan bahwa akreditasi perguruan tinggi di Indonesia pada dasarnya adalah tanggung jawab pemerintah dan berlaku bagi semua perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Hal ini sekaligus menunjukkan niat dan kepedulian pemerintah dalam pembinaan penyelenggaraan perguruan tinggi, melayani kepentingan masyarakat, dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.
Karena tidak lagi membedakan negeri dan swasta, pengertian akreditasi dalam dunia pendidikan tinggi adalah pengakuan atas suatu lembaga pendidikan yang menjamin standar minimal sehingga lulusannya memenuhi kualifikasi untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi atau memasuki pendidikan spesialisasi, atau untuk dapat menjalankan praktek profesinya (to recognize an educational institution as maintaining standards that qualify the graduates for admission to higher or more specialized institutions or for professional practice).
Akreditasi perguruan tinggi yang diterapkan dalam sistem pendidikan nasional dimaksudkan untuk menilai penyelenggaraan pendidikan tinggi. Penilaian itu diarahkan pada tujuan ganda, yaitu:

1. menginformasikan kinerja perguruan tinggi kepada masyarakat
2. mengemukakan langkah pembinaan yang perlu ditempuh terutama oleh perguruan tinggi dan pemerintah, serta partisipasi masyarakat.

Peringkat pengakuan yang diberikan oleh pemerintah pada perguruan tinggi didasarkan atas hasil akreditasi perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh BAN-PT, dengan melakukan akreditasi yang meliputi akreditasi lembaga dan akreditasi program studi.

Kriteria penilaian untuk akreditasi lembaga terdiri atas:

1. Izin penyelenggaraan pendidikan tinggi
2. Persyaratan dan kelayakan penyelenggaraan pendidikan tinggi
3. Relevansi penyelenggaraan program pendidikan dengan pembangunan
4. Kinerja perguruan tinggi
5. Efisiensi pengelolaan perguruan tinggi.

Kriteria penilaian untuk akreditasi program studi terdiri atas:

1. Identitas
2. Izin penyelenggaraan program studi
3. Kesesuaian penyelenggaraan program studi dengan peraturan perundang-udangan
4. Relevansi penyelenggaraan program studi
5. Sarana dan prasarana
6. Efisiensi penyelenggaraan program studi
7. Produktivitas program studi
8. Mutu lulusan.

Klasifikasi penilaian untuk semua kriteria tersebut ditentukan oleh 3 aspek, yaitu mutu (bobot 50%), efisiensi (25%), dan relevansi (25%).

Sesudah melalui penghitungan semua nilai kriteria, didapat peringkat akreditasi perguruan tinggi sebagai berikut:

Nilai dan Peringkat Akreditasi Perguruan Tinggi

Nilai

Peringkat =

0-400 : NA

401-500 : C

501-600 : B

601-700 : A

Mengingat jumlah perguruan tinggi yang menjadi sasaran saat ini lebih dari 1400, serta bentuk dan ragam program pendidikan yang diselenggarakan, akreditasi perguruan tinggi dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan. Pelaksanaan akreditasi perguruan tinggi oleh BAN-PT diawali dengan melakukan uji coba pada beberapa perguruan tinggi yang menyelenggarakan satu program studi. Selanjutnya dilaksanakan secara berkala dan bertahap serta terus menerus.




sumber



Terakhir diubah oleh fina yan tanggal Sun Mar 17, 2013 11:26 am, total 1 kali diubah

Lihat profil user

14 Tugas Lambang Profesional on Thu Mar 14, 2013 6:53 pm

Lambang Densus 88


Lambang:




Arti dan filosofi lambang Densus 88:


ARTI LAMBANG:
Burung Hantu;
Burung hantu merujuk pada spesies burung “nocturnal” (aktif waktu malam) dan mempunyai bentuk muka yang berbeda dengan burung biasa. Muka burung hantu berbentuk rata seperti muka manusia dengan kedua belah matanya menghadap ke depan. Burung hantu juga mempunyai paruh bengkok kebawah yang tajam, dan mempunyai bulu jambul yang lembut.
Burung hantu adalah binatang pemangsa yang efisien karena dilengkapii perlengkapan yang memadai sebagai predator. Matanya yang terletak dibagian depan memberi kesan burung ini pandangan “menyatu” yang hebat. Dimana seekor burung hantu mempunyai kemampuan penglihatan secara binokuler (melihat sebuah obyek dengan kedua mata secara bersamaan), sehingga burung hantu dapat melihat obyek secara tiga dimensi dengan wilayah penglihatan 110 derajat, 70 derajat diantaranya dapat dilihat secara binokuler. Namun ia bisa memutar kepalanya 270 derajat sehingga bisa melihat ke belakang dengan mudah.
Karena sering berburu dimalam hari, burung hantu dilengkapi dengan sistem pendengaran yang sagat baik. Telinga terletak di dekat mata dan dilingkupi oleh wajah yang lebar. Wajah yang lebar ini berfungsi seperti radar menangkap suara yang menyalurkan gelombang suara melaui otot-otot wajah ke telinga. Daya penglihatannya dan pendengarannya pada malam hari sangat tajam, mampu mendengar cicitan tikus pada jarak 500 m. Cakarnya yang tajam akan keluar memanjang saat menyerang sehingga meningkatkan keberhasilan serangan.
Burung hantu juga dilengkapi sepasang sayap yang cukup spesial karena mampu meredam gerakan udara yang membuatnya tidak bersuara saat terbang dan menangkap mangsanya dengan kejutan. Itu juga membuatnya mampu mendengar pergerakan buruannya dengan jelas sambil terbang.
Semuanya itu membuat Burung Hantu memiliki kemampuan berburu yang sangat tinggi, tangkas, cekatan dan disamping menyambar juga mengejar mangsanya di atas tanah. Penelitian pada jenis tertentu, kotoranya menunjukkan 99% memangsa tikus sedangkan 1% memangsa serangga. Mengkonsumsi tikus lebih banyak 2-3 ekor per hari namun daya membunuh lebih dari yang dimakannya.


FILOSOFI:
Burung hantu dengan kemampuan penglihatan yang tajam, pendengaran yang kuat karena “radar” yang ada pada wajahnya, kemampuan bergerak tanpa bersuara di malam hari, dan kecepatan terbang yang tinggi akan memburu tikus (yang dimanapun selalu mengganggu dan merusak) kemanapun bersembunyi secara cepat dan akurat. Tikus dapat diartikan sebagai teroris yang selalu mengganggu umat manusia. Kemampuan burung hantu tersebut dapat melambangkan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dapat bergerak dengan sangat rahasia digunakan sebagai logo Detasemen Khusus 88 Anti Teror untuk memburu teroris kemanapun berada.


Arti angka 88 pada tulisan Detasemen Khusus 88 ini menyerupai dua buah borgol. Angka 88 merupakan representasi dari korban peristiwa bom Bali pada tahun 2002 dari warga asing yang mengalami korban terbanyak yaitu Australia. Makna "88" berikutnya adalah, angka "88" tidak terputus dan terus menyambung. Ini artinya bahwa pekerjaan Detasemen 88 Antiteror ini terus berlangsung dan tidak kenal berhenti. Angka "88" juga menyerupai borgol yang maknanya polisi serius menangani kasus ini.

sumber



Terakhir diubah oleh Aditya Wahyu W tanggal Mon Mar 18, 2013 8:25 pm, total 2 kali diubah

Lihat profil user

15 Re: Lambang PRofesional on Fri Mar 15, 2013 1:13 pm

Nama : Darmawan
NIM : 11010864

Lambang:



Keterangan:
SEKILAS MENGENAI IKATAN AKUNTAN INDONESIA

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI adalah asosiasi profesi yang menaungi seluruh Akuntan Indonesia yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1957 di Jakarta.

IAI merupakan anggota International Federation of Accountants (AFA).

Susunan pengurus pertama terdiri dari :

Ketua : Prof. Dr. Soemardjo Tjitrosidojo
Panitera : Drs. Mr. Go Tie Siem
Bendahara : Drs. Sie Bing Tat (Basuki Siddharta)
Komisaris : Dr. Tan Tong Djoe


Drs. Oey Kwie tek (Hendra Darmawan)
Keenam akuntan lainnya sebagai pendiri IAI adalah :

1.Prof. Dr.Abuari
2.Tio Po Tjiang
3.Tan Eng Oen
4.Tang Siu Tjhan
5.Liem Kwie Liang
6.The Tik Him

Konsep Angaran Dasar IAI yang pertama diselesaikan pada 15 Mei 1958 dan naskah finalnya selesai pada 19 Oktober 1958. Menteri Keakiman mengesahkannya pada 11 Pebuari 1959 No. J.A.5/13/6, dan dimuat dala, Berita Negara Republik Indonesi No. 24, hari Selasa tanggal 24 Maret 1959.

VISI IAI

Visi IAI adalah menjadi organisasi profesi terdepan dalam pengembangan pengetahuan dan praktek akuntansi, manajemen bisnis dan publik, yang berorientasi pada etika dan tanggungjawab sosial, serta lingkungan hidup dala perspektif nasional dan internasional.

MISI IAI

1. Memelihara integritas. Komitmen, dan kompetensi anggota dalam pengembangan manajemen bisnis danpublik yang berorientasi pada etika, tanggungjawab, dan lingkungan hidup;

2. Mengembangkan pengetahuan dan praktek bisnis, keungan, aestasi, non-atestasi, dan akuntansi bagi masyarakat; dan

3. Berpartisipasi aktif di dalam mewujudkan good governance melalui upaya organisasi yang sah dan dala, perspektif nasional dan internasional.

Sumber : http://www.iaiglobal.or.id/tentang_iai.php?id=1



Terakhir diubah oleh Dharmawan tanggal Mon Mar 18, 2013 1:25 pm, total 1 kali diubah

Lihat profil user

16 Re: Lambang PRofesional on Fri Mar 15, 2013 1:52 pm

Nama : M Nafiez Abrory
NIM : 11010851


PERADI:




keterangan ::
Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) mulai diperkenalkan ke masyarakat, khususnya kalangan penegak hukum, pada 7 April 2005 di Balai Sudirman, Jakarta Selatan. Acara perkenalan PERADI, selain dihadiri oleh tidak kurang dari 600 advokat se-Indonesia, juga diikuti oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Jaksa Agung Republik Indonesia, dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

VISI

MEMBANGUN PERADI SEBAGAI ORGANISASI ADVOKAT YANG SOLID, MANDIRI, DIPERCAYA DAN BERMARTABAT




MISI

Mewujudkan PERADI sebagai organisasi advokat yang bebas dan independen, melayani untuk melindungi kepentingan pencari keadilan dan menjalankan tugas sebaik-baiknya untuk melayani para anggotanya;
Demokratisasi di tubuh PERADI dengan cara melibatkan peran aktif setiap anggota dalam setiap pengambilan keputusan organisasi;
Meningkatkan kapasitas setiap anggota PERADI;
Menjadi organisasi yang berbasis program;
Transparan dalam pengelolaan keuangan;
Menjalin kerjasama yang lebih erat lagi dengan aparat penegak hukum lainnya, serta instansi-instansi terkait;
Melakukan perlindungan hukum kepada setiap anggota PERADI;
Mewujudkan PERADI sebagai organisasi yang profesional secara administrasi;
Mengaktifkan kembali komunikasi dengan organisasi pendiri PERADI.


Sumber



Terakhir diubah oleh Nafiez screamo tanggal Sun Mar 24, 2013 1:02 pm, total 1 kali diubah

Lihat profil user

17 Re: Lambang PRofesional on Sat Mar 16, 2013 11:42 am





explanation:
Fédération Internationale de Football Association (FIFA) atau Federasi Internasional Sepak Bola adalah badan pengatur internasional sepak bola. FIFA bermarkas di Zürich, Swiss.

FIFA didirikan di Paris pada 21 Mei 1904 dan merayakan hari jadinya yang ke-100 pada 2004. Pada April 2004, FIFA mengumumkan bahwa mereka memperkirakan akan meraup keuntungan sebesar $144 juta dari $1,64 miliar dalam pendapatan antara tahun 2003 dan 2006.
Peta pembagian konfederasi anggota FIFA.

FIFA juga mempromosikan sepak bola, mengatur transfer pemain antar tim, memberikan gelar Pemain Terbaik Dunia FIFA, dan menerbitkan daftar Peringkat Dunia FIFA setiap bulannya.

Peraturan sepak bola ditetapkan oleh IFAB (International Football Association Board), yang terdiri dari empat wakil dari FIFA dan masing-masing satu wakil dari The Football Association, Asosiasi Sepak Bola Skotlandia, Asosiasi Sepak Bola Wales, dan Asosiasi Sepak Bola Irlandia Utara.

Badan ini berfungsi bersama dengan asosiasi-asosiasi regional yang memantau perkembangan sepak bola di berbagai belahan dunia. Keenam konfederasi yang membentuk FIFA (dan wilayah yang di bawah pengawasan mereka) adalah:

1. AFC - (Asia)
2. CAF - (Afrika)
3. CONMEBOL - (Amerika Selatan)
4. CONCACAF - (Amerika Utara, Tengah dan Karibia)
5. OFC - (Oseania)
6. UEFA - (Eropa)


Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep Sleep



Terakhir diubah oleh M.Hardian tanggal Tue Mar 19, 2013 7:10 pm, total 1 kali diubah

Lihat profil user

18 Re: Lambang PRofesional on Sat Mar 16, 2013 11:54 am

nama : viva suhartiningsih
nim : 10010891


Arrow Arrow Arrow Arrow Lambang OSIS Arrow Arrow Arrow Arrow





santa santa santa santa ARTI LAMBANG OSIS santa santa santa santa

·Bunga Bintang Sudut Lima dan Lima Kelopak Daun Bunga
Bunga berwarna putih menunjukkan jiwa murni yang berisikan Pancasila, dilukiskan dalam bentuk bintang bersudut lima. Lima kelopak daun bunga melambangkan para siswa yang berdaya upaya dan berusaha untuk menjalankan kelima jalan yang dilukiskan dalam Abai, Adab, Ajar, Aktif, dan Amal

·Buku Terbuka
Dalam berorganisasi kita harus tetap mengutamakan kewajiban kita sebagai pelajar, yaitu belajar dengan rajin, keras, dan giat.

·Kunci Pas
OSIS merupakan suatu wadah yang dapat membuka dan memecahkan masalah yang ada dalam organisasi tersebut.

·Tangan Terbuka
Aktivitas yang ada di dalam kerganisasian OSIS selalu berusaha untuk saling bekerja sama dalam segala kegiatan yang dikerjakan, serta siap sedia untuk selalu menolong sesama.

·Biduk/Perahu
Usaha OSIS dilambangkan dalam bentuk sebuah perahu yang melaju di lautan kehidupan menuju masa depan yang lebih baik, berlandaskan tujuan nasional yang dicita-citakan.

·Pelangi Merah Putih
Tujuan nasinal yang dicita-citakan digambarkan dalam bentuk jembatan pelangi merah putih yang berarti masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera.

·17 Butir Padi, 8 Lipatan Pita, 4 Buah Kapas, dan 5 Buah Daun Kapas
17-08-45 adalah tanggal, bulan, dan tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Maksudnya adalah agar siswa dapat menghayati nilai-nilai perjuangan 45 dan mengamalkannya sebagai kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional.

·Warna Kuning
Melambangkan warna keagungan karena siswa diberi kepercayaan untuk berorganisasi demi kepentingan diri dan sesama dan sebagai sumbangsih kepada tanah air dan bangsa.

·Warna Cokelat
Merupakan warna tanah Indonesia, berpijak pada kepribadian dan budaya sendiri serta rasa nasional Indonesia.




sumber

Lihat profil user

19 Re: Lambang PRofesional on Mon Mar 18, 2013 9:44 am

Linux


Spoiler:

DASAR. Warna kuning hijau adalah warna "pare anom" yang menurut sejarah dan tradisi bangsa Indonesia Menandakan kesuburan Tanah Air kita yang diperuntukkan kesejahteraan rakyat. Wilayah Indonesia dari Sabang hingga Merauke terdiri dari 13.677 pulau/ kepulauan pada posisi silang antara dua benua dan dua samudra, dengan mengandung kekayaan bumi dan air.
BINTANG. Jumlah bintang sebanyak 5 buah menggambarkan bahwa Pancasila merupakan falsafah Negara Republik Indonesia dan sebagai pandangan hidup dari bangsa kita, yang mana pada sila kedua ialah "Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab" merupakan ciri khas tugas SAR Nasional yang selalu berkaitan dengan keempat sila lainnya.
SAR NASIONAL. Tulisan SAR Nasional dengan warna merah sebagai ketegasan dalam melaksanakan tugas kemanusiaan yang meliputi seluruh wilayah dengan tekad para petugasnya untuk bertindak dengan cepat, tepat dan berani setiap saat diperlukan.
AVIGNAM JAGAT SAMAGRAM. Namun demikian, sila pertama dari Pancasila sebagai suatu keyakinan dari setiap petugas SAR bahwa segala tugas ini diridhoi Tuhan Yang Maha Esa dengan tetap berdoa "Semoga Selamatlah Alam Semesta".
sumber:http://www.balikpapan.basarnas.go.id/index.php/halaman/42/arti-lambang-dan-logo-basarnas

Lihat profil user

20 Re: Lambang PRofesional Today at 1:27 am

Sponsored content


Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik