Tugas Kampus untuk DosenKu Mr. Muhamad Danuri, M.Kom


You are not connected. Please login or register

Thou shalt not snoop around in other people's computer files.

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

[color=#ffffff]Jangan memata-matai data komputer orang lain.
Dapat diartikan bahwa kita tahu itu salah untuk membaca surat-surat pribadi seseorang. Pada baris yang sama, adalah salah untuk membaca pesan email orang lain atau file. Mendapatkan data dari file pribadi orang lain adalah tidak kurang dari membobol ruang seseorang. Mengintai di dalam file orang lain atau membaca pesan pribadi orang lain adalah pelanggaran privasi-nya. Ada pengecualian untuk ini. Misalnya, mata-mata diperlukan dan tidak bisa disebut tidak etis jika dilakukan terhadap penggunaan tidak sah dari komputer. Sebagai contoh, badan-badan intelijen bekerja pada kasus-kasus cybercrime harus memata-matai aktivitas internet tersangka.


sumber :http://en.wikipedia.org/wiki/Ten_Commandments_of_Computer_Ethics

contoh :
Perkembanganga Dunia TI saat ini yang berkembang cepat dan masuk dalam line kehidupan manusia. Informasi dan teknologi yang di ciptakan untuk mempermudah kehidupan kita ,tentu ada dampak negatif yang muncul di celah tersebut. Mungkin tidak asing di telinga kita muncul berbagai macam modus kejahatan yang memanfaatkan dunia IT. Atau lebih di kenal kejahatan dunia maya atau “CyberCrime”. Mereka menggunakan berbagai cara mereka lakukan seperti pencurian kartu kredit, hacking beberapa situs, menyadap transmisi data orang lain, misalnya email, dan memanipulasi data. Dengan munculnya kejahatan tersebut pihak berwajib yaitu kepolisaian membentuk divisi cyber crime yang bertugas sebagai penegak hukum di dunia maya. Perkembangan teknik dan cara yang lebih kompleks membuat para penegak hukum harus bekerja keras.
Contoh kasus Cyber Crime yang pernah terjadi :
1. Pada tahun 1982 telah terjadi penggelapan uang di bank melalui komputer sebagaimana diberitakan “Suara Pembaharuan” edisi 10 Januari 1991 tentang dua orang mahasiswa yang membobol uang dari sebuah bank swasta di Jakarta sebanyak Rp. 372.100.000,00 dengan menggunakan sarana komputer. Perkembangan lebih lanjut dari teknologi komputer adalah berupa computer network yang kemudian melahirkan suatu ruang komunikasi dan informasi global yang dikenal dengan internet.
Pada kasus tersebut, kasus ini modusnya adalah murni criminal, kejahatan jenis ini biasanya menggunakan internet hanya sebagai sarana kejahatan.
Penyelesaiannya, karena kejahatan ini termasuk penggelapan uang pada bank dengan menggunaka komputer sebagai alat melakukan kejahatan. Sesuai dengan undang-undang yang ada di Indonesia maka, orang tersebut diancam dengan pasal 362 KUHP atau Pasal 378 KUHP, tergantung dari modus perbuatan yang dilakukannya.

sumber :http://nu2ges.blogspot.com/p/blog-page_9245.html

Lihat profil user

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik